Mengapa Leher Juga Perlu Dirawat Seperti Wajah? Ini Alasan yang Sering Terlewat
Liaa - Monday, 20 July 2026 | 11:22 AM


Saat menjalani rutinitas perawatan kulit, sebagian besar orang cenderung memberikan perhatian penuh pada wajah. Mulai dari membersihkan wajah, menggunakan serum, pelembap, hingga tabir surya dilakukan secara rutin. Namun, tidak sedikit yang berhenti di garis rahang dan melupakan area leher.
Padahal, kulit leher juga merupakan bagian tubuh yang setiap hari terpapar berbagai faktor dari lingkungan, seperti sinar ultraviolet (UV), polusi, debu, hingga perubahan cuaca. Jika tidak dirawat dengan baik, leher dapat menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih cepat dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Kulit Leher Memiliki Struktur yang Lebih Tipis
Kulit pada area leher memiliki karakteristik yang relatif tipis dan memiliki jumlah kelenjar minyak yang lebih sedikit dibandingkan beberapa bagian tubuh lainnya. Kondisi tersebut membuat leher lebih mudah mengalami kekeringan dan kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia.
Selain itu, leher juga terus bergerak saat seseorang menoleh, menunduk, maupun menengadah. Gerakan yang berulang dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap munculnya garis-garis halus dan kerutan.
Sama-Sama Terpapar Sinar Matahari
Leher hampir selalu terbuka ketika beraktivitas di luar ruangan. Paparan sinar ultraviolet secara terus-menerus dapat mempercepat proses penuaan kulit atau yang dikenal sebagai photoaging. Dampaknya dapat berupa munculnya kerutan, flek hitam, warna kulit tidak merata, hingga kulit terasa lebih kasar.
Karena itu, penggunaan tabir surya sebaiknya tidak hanya diaplikasikan pada wajah, tetapi juga hingga ke leher dan area belakang leher yang ikut terpapar sinar matahari.
Perawatan Leher Tidak Harus Rumit
Merawat kulit leher sebenarnya dapat dilakukan bersamaan dengan rutinitas perawatan wajah. Produk pembersih wajah, pelembap, maupun tabir surya umumnya juga dapat digunakan pada area leher selama sesuai dengan jenis kulit dan petunjuk pemakaian produk.
Saat mengaplikasikan produk, lakukan dengan gerakan lembut tanpa menggosok terlalu keras agar kulit tidak mengalami iritasi.
Jangan Lupakan Kelembapan Kulit
Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung terasa lebih halus dan tampak sehat. Penggunaan pelembap secara rutin membantu menjaga lapisan pelindung kulit sehingga kelembapan tetap terjaga.
Selain perawatan dari luar, mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, dan menghindari paparan sinar matahari berlebihan juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit leher.
Kesimpulan
Leher merupakan bagian tubuh yang sering kali luput dari perhatian dalam rutinitas perawatan kulit. Padahal, area ini memiliki karakteristik yang membuatnya rentan mengalami tanda-tanda penuaan akibat paparan sinar matahari dan berkurangnya elastisitas kulit.
Dengan memberikan perawatan sederhana seperti membersihkan, melembapkan, serta menggunakan tabir surya hingga ke area leher, kesehatan kulit dapat lebih terjaga sehingga tampak lebih merata dengan kulit wajah.
Next News

Kebiasaan Sederhana untuk Merawat Kecantikan: Tidak Harus Mahal untuk Terlihat Sehat
17 hours ago

Cara Sederhana Menjaga Tubuh Tetap Sehat: Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar
17 hours ago

Memilih Makanan yang Baik untuk Tubuh: Bukan Sekadar Kenyang, Tapi Juga Sehat
17 hours ago

Cantik Bukan Hanya Tentang Penampilan: Ada Hati yang Membuat Seseorang Bersinar
17 hours ago

Tidak Semua Hal Harus Kita Pahami Hari Ini: Belajar Berdamai dengan Ketidakpastian
17 hours ago

Belajar Menikmati Setiap Proses Kehidupan: Tidak Semua Hal Harus Terjadi dengan Cepat
17 hours ago

Belajar Bahagia dengan Apa yang Kita Miliki: Karena Hidup Bukan Perlombaan
17 hours ago

Belajar Pulih dari Pengalaman yang Menyakitkan: Pelan-Pelan Berdamai dengan Masa Lalu
17 hours ago

Santan: Nikmatnya Bikin Nagih, Tapi Benarkah Bisa Jadi Alarm untuk Kesehatan?
11 hours ago

Jangan Cuma Healing Mental, Usus Juga Butuh Self-Care: 6 Buah Ini Bisa Jadi Pilihan
11 hours ago





