Masuk Angin: Apa Yang Sebenarnya Terjadi Pada Tubuh Kita?
Liaa - Thursday, 19 February 2026 | 09:20 AM


Apa Itu Masuk Angin?
Dalam dunia medis, tidak ada penyakit bernama "masuk angin". Istilah ini digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan gejala seperti:
Badan terasa dingin atau meriang,
Perut kembung,
Mual,
Sakit kepala, dan
Pegal-pegal.
Secara medis, gejala ini bisa berkaitan dengan flu ringan, gangguan lambung, atau kelelahan.
Kenapa Bisa Terasa "Masuk Angin"?
Beberapa kemungkinan penyebabnya:
-Infeksi Virus Ringan
-Flu biasa atau common cold menyebabkan meriang dan lemas.
-Gangguan Pencernaan
-Gas berlebih di saluran cerna membuat perut terasa kembung.
-Kelelahan dan Kurang Istirahat
-Sistem imun melemah sehingga tubuh terasa tidak enak.
-Paparan Cuaca Dingin
Cuaca dingin tidak menyebabkan penyakit, tetapi bisa memperburuk gejala pada orang yang sudah kurang fit.
Apakah Kerokan Efektif?
Kerokan dipercaya membantu "mengeluarkan angin". Secara medis, efeknya kemungkinan berasal dari peningkatan aliran darah lokal dan sensasi hangat yang membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Namun, kerokan tidak menyembuhkan infeksi virus.
Kesimpulan
Masuk angin adalah istilah budaya untuk kumpulan gejala ringan. Biasanya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan istirahat, cairan cukup, dan pola makan baik.
Next News

Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Membebani Kesehatan Mata
in 5 hours

Makanan yang Membantu Kenyang Lebih Lama dan Cocok untuk Pola Makan Seimbang
in 5 hours

Otak yang Terlalu Penuh Informasi Bisa Membuat Kita Sulit Berpikir Jernih
in 5 hours

Pekerjaan Sampingan yang Tidak Mengganggu Pekerjaan Utama
in 5 hours

Tanda-Tanda Lingkungan Kerja yang Tidak Sehat
in 5 hours

Lulusan Baru Sering Bingung, Ini Cara Memulai Karier dari Nol
in 5 hours

Skill yang Terlihat Sederhana tetapi Semakin Dicari di Dunia Kerja
in 5 hours

Mengenal Inflasi dengan Contoh yang Mudah Ditemukan dalam Kehidupan Sehari-hari
in 5 hours

Tidak Semua Kesibukan Berarti Produktif, Ini Bedanya
in 5 hours

Seni Menjaga Jarak dari Hal-Hal yang Menguras Emosi
in 5 hours





