Senin, 23 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Serba Serbi Ramadhan

Maghrib Keburu di Kereta? Tenang, Ini 5 Takjil Aman dan Elegan

RAU - Sunday, 22 February 2026 | 11:30 AM

Background
Maghrib Keburu di Kereta? Tenang, Ini 5 Takjil Aman dan Elegan

Maghrib Keburu di Kereta? Tenang, Ini 5 Takjil Aman dan Elegan

Bayangkan skenario ini: Kamu sedang duduk bersandar di kursi KRL atau mungkin berdiri berdesakan di MRT. Di luar jendela, langit Jakarta atau kota besar lainnya mulai berubah warna menjadi jingga keunguan. Perut sudah mulai melilit, tenggorokan rasanya kering seperti padang pasir, dan tiba-tiba suara azan Maghrib berkumandang pelan dari ponsel penumpang di sebelahmu. Masalahnya, kamu masih butuh waktu sekitar tiga puluh menit lagi untuk sampai di rumah. Selamat datang di klub "Musafir Urban", sebuah kasta pejuang Ramadan yang hobi berbuka puasa di tengah riuh rendah deru mesin kereta.

Berbuka di transportasi umum itu ada seninya. Kamu nggak bisa sembarangan mengeluarkan nasi padang dengan aroma rendang yang menusuk hidung, atau makan seblak yang level pedasnya bikin kamu tersedak di depan penumpang lain. Selain urusan etika, kepraktisan adalah kunci utama. Jangan sampai niat hati ingin membatalkan puasa, malah berakhir merepotkan diri sendiri karena bumbu kacang tumpah ke baju kerja yang besok mau dipakai lagi.

Nah, biar momen berbuka di kereta tetap terasa nikmat tanpa harus bikin huru-hara, berikut adalah 5 ide takjil simpel dan anti-repot yang bisa kamu siapkan di dalam tas sebelum naik kereta.

1. Kurma: Si Kecil yang Jadi Penyelamat Nyawa

Oke, mungkin terdengar klise, tapi kurma adalah MVP (Most Valuable Player) dalam urusan berbuka di jalan. Kurma itu ibarat power bank untuk tubuhmu yang dayanya sudah tinggal 1 persen. Kandungan glukosa dan fruktosa alaminya langsung memberikan lonjakan energi instan tanpa bikin perut kaget. Secara estetika dan kepraktisan, kurma nggak ada lawan. Kamu cuma butuh tiga butir, masukkan ke dalam wadah kecil atau plastik klip, dan selesai. Nggak ada remah-remah yang berjatuhan, nggak ada aroma menyengat, dan yang paling penting, kamu menjalankan sunnah. Makan kurma di kereta itu vibes-nya seperti sedang melakukan misi rahasia yang elegan: cepat, efisien, dan berfaedah.

2. Roti Sobek atau Sandwich Tanpa Saus Berlebih

Kalau kurma dirasa belum cukup untuk mengganjal perut yang sudah konser sejak jam dua siang, roti adalah opsi berikutnya. Namun, ada catatannya: pilih roti yang nggak ribet. Roti sobek atau sandwich praktis yang sudah dipotong-potong adalah pilihan bijak. Hindari roti yang isiannya terlalu cair atau sausnya meluap-luap. Kamu nggak mau kan, pas kereta ngerem mendadak, saus mayones di roti kamu malah mendarat manis di tas Louis Vuitton (KW atau ori) milik ibu-ibu di sebelahmu? Roti memberikan rasa kenyang yang cukup lama sampai kamu benar-benar bisa makan berat saat tiba di rumah nanti.



3. Onigiri atau Lemper Modern

Buat kita orang Indonesia, belum makan nasi itu rasanya belum buka puasa. Tapi makan nasi bungkus di kereta saat jam sibuk? Itu namanya cari perkara. Solusi tengahnya adalah onigiri atau lemper. Onigiri yang banyak dijual di minimarket stasiun itu sangat jenius desainnya. Nasi dan isiannya terbungkus rapi oleh rumput laut, dan kemasannya dirancang agar tanganmu tetap bersih saat menyantapnya. Begitu juga dengan lemper. Bentuknya yang kompak dan padat bikin dia mudah dikonsumsi dalam satu atau dua kali gigitan besar. Ini adalah pilihan takjil yang "serius" buat kamu yang punya metabolisme tinggi dan gampang lemas kalau nggak kena asupan karbohidrat berat.

4. Minuman Susu Kotak atau Yogurt Drink

Air mineral itu wajib, tapi terkadang air putih saja nggak cukup untuk menenangkan lambung yang sudah bergejolak. Susu kotak atau minuman yogurt bisa jadi pilihan takjil cair yang cerdas. Kandungan protein dan lemak di dalamnya membantu melapisi dinding lambung, sehingga rasa perih akibat asam lambung bisa sedikit diredam. Selain itu, rasanya yang manis dan dingin (kalau kamu sempat beli yang dari chiller) bakal memberikan efek mood booster seketika. Ingat, pilih kemasan yang ada sedotannya supaya risiko tumpah karena guncangan kereta bisa diminimalisir seminim mungkin.

5. Biskuit Gandum atau Bar Energi

Kalau kamu tipe orang yang nggak suka makan banyak di tempat umum, biskuit gandum atau energy bar adalah sahabat terbaik. Mereka ringan, nggak makan tempat di tas, dan punya tekstur yang memuaskan untuk dikunyah. Biskuit gandum biasanya punya serat tinggi, jadi meskipun kamu cuma makan dua keping, rasa lapar nggak akan menyerang sehebat biasanya. Ini cocok buat kamu yang perjalanan keretanya masih sangat jauh dan harus transit berkali-kali. Tinggal hap, lalu minum air putih, dan kamu siap melanjutkan perjuangan menembus kepadatan komuter.

Etika Adalah Koentji

Membicarakan takjil di kereta nggak lengkap kalau kita nggak bahas soal etikanya. Kita semua tahu, aturan di sebagian besar transportasi publik seperti KRL atau MRT sebenarnya melarang makan dan minum di dalam gerbong demi menjaga kebersihan. Namun, selama bulan Ramadan, biasanya ada diskresi atau kelonggaran saat waktu berbuka tiba. Biasanya petugas akan mengizinkan penumpang membatalkan puasa dengan makanan ringan dan minuman yang tidak berbau menyengat.

Sebagai penumpang yang beradab, jangan sampai kelonggaran ini malah disalahgunakan. Jangan buka durian di dalam kereta hanya karena kamu ngidam. Jangan juga meninggalkan sampah plastik atau bungkus roti di celah kursi. Simpan sampahnya di tas atau kantong baju sampai kamu menemukan tempat sampah di stasiun tujuan. Menjaga kebersihan itu sebagian dari iman, kan? Apalagi di bulan suci begini.



Berbuka di kereta memang bukan skenario ideal. Kita semua pasti lebih suka berbuka di rumah bersama keluarga, atau setidaknya di meja makan yang stabil sambil menonton acara komedi di televisi. Tapi buat kamu yang harus berjuang di jalanan, nikmatilah momen itu. Ada rasa syukur yang berbeda ketika seteguk air menyentuh kerongkongan di tengah deru suara mesin dan pengumuman masinis. Anggap saja perjalanan ini adalah bagian dari ibadahmu. Jadi, sudah siap dengan takjil di tasmu sore ini?

Tags