Jumat, 9 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Tapanuli Selatan

Longsor Rusak Ruang Kelas SDN 101303 Batu Godang, Sekolah Butuh Alat Berat

eno - Tuesday, 06 January 2026 | 04:39 AM

Background
Longsor Rusak Ruang Kelas SDN 101303 Batu Godang, Sekolah Butuh Alat Berat

Tapanuli Selatan – Satu ruang belajar di SD Negeri 101303 Batu Godang, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengalami kerusakan akibat tanah longsor yang berasal dari area sekitar sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar 27 Desember 2025, menyusul bencana alam dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Batu Godang dan sekitarnya. Material longsor dilaporkan merusak dinding ruang kelas serta membawa lumpur ke dalam area sekolah.

Kepala SD Negeri 101303 Batu Godang, Sahroyanita Sagala, mengatakan kondisi tersebut membutuhkan penanganan segera. Ia menyebutkan, tumpukan tanah longsor yang masih berada di sekitar bangunan sekolah berpotensi menimbulkan longsor susulan jika tidak segera dibersihkan.

“Kami sangat membutuhkan bantuan satu unit ekskavator mini untuk mengeruk tanah yang longsor dan membersihkannya dari area sekolah,” ujar Sahroyanita saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, keberadaan tanah longsor yang belum dibersihkan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa dan tenaga pendidik, terutama jika kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Selain berharap bantuan dari pemerintah daerah, pihak sekolah juga mengharapkan perhatian dari para pemangku kepentingan dan perusahaan di sekitar wilayah tersebut, termasuk PTPN IV Regional 1 Batang Toru, Perkebunan Hapesong, untuk membantu penyediaan alat berat.

Sahroyanita menambahkan, para guru bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong membersihkan ruang kelas yang terdampak lumpur akibat luapan banjir Sungai Aek Siala Batu Godang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah mengerahkan anggotanya untuk membantu proses pembersihan sekolah.

Sementara itu, perwakilan MPC Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan, Zulkifli Dalimunthe, menyampaikan bahwa organisasi tersebut turut terlibat aktif dalam penanganan bencana alam di wilayah Tapanuli Selatan sejak hari pertama kejadian.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk membersihkan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses pembersihan ruang kelas berlangsung lancar. Dengan menggunakan mesin pompa air, relawan dan masyarakat berhasil membersihkan lumpur yang masuk ke ruang kelas akibat banjir.

Di sisi lain, pihak PTPN IV Regional 1 menyatakan akan meneruskan aspirasi dan permintaan bantuan dari pihak sekolah serta masyarakat kepada pimpinan perusahaan untuk ditindaklanjuti.

Sumber: Harian Tabagsel