Longsor Rusak Ruang Kelas SDN 101303 Batu Godang, Sekolah Butuh Alat Berat
eno - Tuesday, 06 January 2026 | 04:39 AM


Tapanuli Selatan – Satu ruang belajar di SD Negeri 101303 Batu Godang, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengalami kerusakan akibat tanah longsor yang berasal dari area sekitar sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 27 Desember 2025, menyusul bencana alam dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Batu Godang dan sekitarnya. Material longsor dilaporkan merusak dinding ruang kelas serta membawa lumpur ke dalam area sekolah.
Kepala SD Negeri 101303 Batu Godang, Sahroyanita Sagala, mengatakan kondisi tersebut membutuhkan penanganan segera. Ia menyebutkan, tumpukan tanah longsor yang masih berada di sekitar bangunan sekolah berpotensi menimbulkan longsor susulan jika tidak segera dibersihkan.
“Kami sangat membutuhkan bantuan satu unit ekskavator mini untuk mengeruk tanah yang longsor dan membersihkannya dari area sekolah,” ujar Sahroyanita saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, keberadaan tanah longsor yang belum dibersihkan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa dan tenaga pendidik, terutama jika kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Selain berharap bantuan dari pemerintah daerah, pihak sekolah juga mengharapkan perhatian dari para pemangku kepentingan dan perusahaan di sekitar wilayah tersebut, termasuk PTPN IV Regional 1 Batang Toru, Perkebunan Hapesong, untuk membantu penyediaan alat berat.
Sahroyanita menambahkan, para guru bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong membersihkan ruang kelas yang terdampak lumpur akibat luapan banjir Sungai Aek Siala Batu Godang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah mengerahkan anggotanya untuk membantu proses pembersihan sekolah.
Sementara itu, perwakilan MPC Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan, Zulkifli Dalimunthe, menyampaikan bahwa organisasi tersebut turut terlibat aktif dalam penanganan bencana alam di wilayah Tapanuli Selatan sejak hari pertama kejadian.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk membersihkan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan proses pembersihan ruang kelas berlangsung lancar. Dengan menggunakan mesin pompa air, relawan dan masyarakat berhasil membersihkan lumpur yang masuk ke ruang kelas akibat banjir.
Di sisi lain, pihak PTPN IV Regional 1 menyatakan akan meneruskan aspirasi dan permintaan bantuan dari pihak sekolah serta masyarakat kepada pimpinan perusahaan untuk ditindaklanjuti.
Sumber: Harian Tabagsel
Next News

Pemkab Tapsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Batu Godang
a day ago

BPBD Sumut Catat 372 Korban Tewas dan 42 Hilang Akibat Banjir-Longsor
2 days ago

Sekolah di Tapsel Mulai Aktif Pascabencana, Pembelajaran Digelar di Tenda Darurat
2 days ago

Gubernur Sumut Terbitkan SK Rumah Terdampak Banjir dan Longsor, Percepatan Bantuan Warga Digenjot
2 days ago

Wamen ESDM Tinjau Persiapan Huntara Korban Banjir Bandang di Batang Toru
17 days ago

Pisah Sambut Kapolres Tapsel Berlangsung Hangat dan Penuh Keakraban
2 years ago

Sambut HBA Ke-63, Kejari Tapsel Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Ini Syarat dan Ketentuannya
3 years ago

Bupati Dolly : Mari Bergandengan Tangan Dalam Melanjutkan Pembangunan Tapsel
4 years ago




