Konflik Timur Tengah Memanas, 960 Jemaah Umrah Asal Sumut Masih Berada di Arab Saudi
RAU - Monday, 02 March 2026 | 08:41 AM


MEDAN – Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat menyusul saling serang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi tersebut turut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya keluarga jemaah umrah asal Sumatera Utara yang saat ini tengah menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah wilayah Sumatera Utara, tercatat sebanyak 960 jemaah asal Sumut masih berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
"Sebanyak 960 orang masih berada di Arab Saudi," ujar perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Torang Rambe, Senin (2/3/2026).
Meski kondisi geopolitik kawasan Timur Tengah memanas, laporan yang diterima dari berbagai pihak menyebutkan situasi di Mekkah dan sekitarnya masih dalam keadaan aman dan kondusif.
Sejumlah agen perjalanan umrah di Kota Medan juga memastikan aktivitas ibadah jemaah berjalan normal dan kepulangan jemaah tetap sesuai jadwal.
"Sampai saat ini masih aman. Jemaah juga pulang sesuai jadwal. Semalam sekitar 30 orang baru kembali ke Medan. Ada juga jemaah paket 12 hari yang dijadwalkan tiba tanggal 10, serta paket full Ramadan yang pulang sekitar tanggal 20 atau 21," ujar Afriza, salah satu petugas travel umrah di Medan.
Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
Dalam surat edaran tertanggal 28 Februari 2026, terdapat sejumlah poin penting yang disampaikan, salah satunya terkait potensi gangguan jadwal penerbangan akibat meningkatnya aktivitas militer udara di kawasan tersebut.
Calon jemaah umrah, khususnya yang berangkat secara mandiri, diminta untuk kembali memastikan jadwal penerbangan masing-masing.
Selain itu, jemaah umrah Indonesia diimbau tetap tenang serta mengikuti arahan maskapai penerbangan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan otoritas terkait.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
PPIU diminta terus menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, serta KBRI Riyadh guna memastikan setiap perkembangan situasi dapat ditangani dengan cepat.
Masyarakat yang memiliki keluarga sedang menjalankan ibadah umrah juga diimbau tetap tenang karena hingga saat ini kondisi di Tanah Suci masih terkendali.
Next News

Pemprov Sumut Resmikan WiFi Gratis di 8 Kota, Program Prioritas Bobby Nasution Mulai Direalisasikan
10 hours ago

Ruang Udara Timur Tengah Ditutup Imbas Konflik, Bandara Kualanamu Imbau Penumpang Umrah Koordinasi Ulang dengan Maskapai
13 hours ago

Polda Sumut Amankan Dua Ekskavator Diduga untuk Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal
13 hours ago

Gubsu Bobby Nasution dan Bupati Gus Irawan Buka Puasa Bersama Warga Huntara Simarpinggan, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana
7 hours ago

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026
a day ago

Pemprov Sumut Buka Pendaftaran Mudik Gratis Mulai 2 Maret 2026, Kuota 2.800 Pemudik Disiapkan
a day ago

Bupati Padanglawas Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Masjid Baiturrahman Pasar Binanga
a day ago

Bupati Gus Irawan Pasaribu Awali Safari Ramadhan 1447 H di Mesjid Ar-Ridho Batang Garut
a day ago

Dinkes Medan Belum Tetapkan Target Penemuan Kasus TB 2026, Awal Tahun Sudah Tercatat 1.680 Kasus
2 days ago

Satgas Pangan Awasi Harga Sembako Jelang HBKN 2026 di Padang Lawas Utara, Beras dan Bawang Putih Masih di Atas HET
2 days ago




