357 Jemaah Kloter 11 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air
Laila - Sunday, 14 June 2026 | 08:21 PM


Sebanyak 357 orang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 Debarkasi Medan telah kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Rombongan yang terdiri atas 351 jemaah haji dan enam petugas kloter itu tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 00.10 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Medan.
Kedatangan para jemaah disambut dalam acara penerimaan yang berlangsung di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan pada dini hari. Suasana penuh rasa syukur dan kebahagiaan tampak menyelimuti acara penyambutan tersebut setelah para jemaah menyelesaikan perjalanan ibadah yang berlangsung lebih dari satu bulan.
Kloter 11 terdiri dari 133 jemaah laki-laki dan 224 jemaah perempuan yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Mayoritas jemaah berasal dari Kota Medan dan Kota Tanjung Balai, sementara sisanya berasal dari Padangsidimpuan, Deli Serdang, Asahan, Simalungun, Mandailing Natal, serta satu jemaah mutasi dari Kota Padang.
Selain itu, kloter ini juga mencatat adanya perpindahan jemaah melalui mekanisme tanazul, yakni perpindahan antar-kloter yang dilakukan sesuai kebutuhan selama penyelenggaraan ibadah haji. Beberapa jemaah bergabung dan kembali bersama Kloter 11, sementara sebagian lainnya pulang melalui kloter yang berbeda menuju daerah asal masing-masing.
Acara penyambutan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan penyelenggara haji, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.
Menurut Zulkifli, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masyarakat. Ia berharap para jemaah dapat menjadi pribadi yang membawa manfaat dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
Zulkifli juga mengungkapkan bahwa dirinya melihat berbagai tanda positif pada para jemaah yang baru tiba dari Arab Saudi. Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah dapat terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap yang lebih baik, semangat berbagi, dan kepedulian terhadap sesama.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PPIH Debarkasi Medan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, serta para jemaah yang telah menjaga kekompakan selama proses pelaksanaan ibadah haji. Kerja sama yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran perjalanan ibadah para jemaah.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi petugas dalam mendampingi dan melayani jemaah selama di Tanah Suci, dilakukan pemberian penghargaan kepada Ketua Kloter dan tenaga kesehatan yang bertugas dalam rombongan tersebut.
Sementara itu, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan mengingatkan seluruh jemaah agar tetap menjaga kesehatan setelah kembali ke Indonesia. Para jemaah diminta menjalani pemantauan kesehatan secara mandiri, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau sesak napas.
Selain itu, jemaah juga diimbau untuk tetap menggunakan masker saat berada di keramaian dan menjaga kondisi tubuh selama masa pemulihan pasca perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, para jemaah menerima paspor, air zamzam, serta barang bawaan sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Suasana haru terlihat ketika para jemaah bersiap meninggalkan Asrama Haji Medan untuk kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Kepulangan Kloter 11 Debarkasi Medan menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual yang penuh makna. Harapan besar pun disematkan kepada para jemaah agar nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pribadi yang membawa kedamaian, manfaat, dan kemaslahatan bagi masyarakat.
Next News

Muslimat NU Tapsel Dilantik, Gus Irawan Dorong Penguatan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat
in 6 hours

Maulid Nabi di Tapsel: Bupati Gus Irawan Ajak Teladani Rasulullah untuk Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat
in 4 hours

Sebaran Asap Terpantau Meluas di Sejumlah Wilayah Sumatera Utara
10 hours ago

Wagub Sumut Surya Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Bawa Pesan Khusus Bobby Nasution
a day ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 14 September 2026: Hampir Semua Wilayah Diguyur Hujan Ringan
19 hours ago

1.583 Warga Sumut Jadi Korban TPPO, Wagub Surya Sebut Masih Membutuhkan Penanganan yang Serius
2 days ago

1.653 Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, BGN Alihkan Layanan ke Wilayah 3T
2 days ago

Dari Medan Hingga Langkat, BULOG Cabang Medan Salurkan Bantuan Pangan Bagi Masyarakat
2 days ago

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik 23 Pejabat, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana
3 days ago

Mayoritas Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 12 September 2026
3 days ago





