Keutamaan Waktu Mustajab Saat Berbuka: Momen Emas Bagi Orang Berpuasa
Fajar - Thursday, 05 February 2026 | 11:00 PM


Bulan Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah madrasah spiritual yang penuh dengan rahasia keberkahan. Salah satu rahasia terbesar yang sering kali terlewatkan karena kesibukan menyiapkan hidangan adalah keistimewaan waktu sesaat sebelum dan saat berbuka. Mengutip sabda Rasulullah SAW, doa yang dipanjatkan oleh orang yang berpuasa ketika ia berbuka adalah doa yang "la turaddu" atau tidak akan tertolak.
Secara teknis dan teologis, mengapa momen yang hanya berlangsung beberapa menit ini memiliki kedudukan yang begitu tinggi di hadapan Allah SWT? Memahami alasan di baliknya akan membantu kita lebih fokus dan tidak menyia-nyiakan momen emas ini hanya untuk urusan meja makan.
1. Kondisi Ketundukan Jiwa yang Maksimal
Alasan pertama bersifat psikologis dan spiritual. Sepanjang hari, tubuh orang yang berpuasa mengalami penurunan energi secara fisik. Dalam kondisi lapar dan haus yang mencapai puncaknya menjelang magrib, ego manusia berada pada titik terendahnya.
Secara teknis dalam ilmu tasawuf, saat fisik melemah, jiwa sering kali menjadi lebih murni dan dekat dengan Sang Pencipta. Ketundukan inilah yang menjadi syarat utama dikabulkannya sebuah doa. Ketika seorang hamba merasa sangat membutuhkan (faqir) di hadapan Tuhannya, maka pintu-pintu langit akan terbuka lebih lebar untuk mendengarkan keluh kesah dan permintaannya.
2. Hadiah Atas Kepatuhan Menjalankan Perintah
Mengutip analisis para ulama, waktu berbuka adalah momen "kelulusan" harian bagi orang yang berpuasa. Setelah berhasil menahan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari semata-mata karena perintah Allah, maka Allah memberikan "hadiah" berupa pengabulan doa.
Ini selaras dengan janji Allah dalam hadis qudsi yang menyatakan bahwa puasa adalah ibadah khusus untuk-Nya, dan Dia jugalah yang akan memberikan balasannya secara langsung. Pengabulan doa saat berbuka merupakan bentuk rahmat dan apresiasi instan dari Allah kepada hamba-Nya yang telah membuktikan kesetiaan dan kesabarannya sepanjang hari.
3. Manifestasi Syukur yang Mendalam
Saat waktu magrib tiba, seseorang akan merasakan nikmatnya setetes air dan sebutir kurma dengan kualitas yang tidak bisa dirasakan pada bulan-bulan lainnya. Rasa syukur yang muncul secara spontan saat membatalkan puasa adalah salah satu frekuensi doa yang paling kuat.
Sebagaimana disebutkan dalam artikel sebelumnya mengenai Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan yang Benar Sesuai Sunah Nabi, ucapan syukur dalam doa tersebut mencerminkan pengakuan bahwa segala rezeki berasal dari Allah. Syukur yang tulus merupakan kunci utama bertambahnya nikmat, termasuk nikmat dikabulkannya doa-doa lainnya yang bersifat pribadi.
Cara Memaksimalkan Waktu Mustajab Ini
Agar momen ini tidak terbuang sia-sia, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:
- Sediakan Waktu Khusus: Sisihkan waktu 5-10 menit sebelum adzan magrib berkumandang. Matikan televisi atau gawai, dan duduklah dengan tenang menghadap kiblat.
- Fokus pada Hajat Besar: Selain membaca doa standar berbuka, sampaikan hajat-hajat besar Anda, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.
- Sabar dalam Berbuka: Jangan biarkan nafsu makan mengalihkan fokus komunikasi Anda dengan Allah. Berbukalah dengan tenang sesuai dengan Tata Cara Berbuka Puasa yang Sehat dan Sesuai Tuntunan Syariat.
Kesimpulan
Waktu berbuka puasa adalah momen emas yang disediakan Allah untuk setiap muslim. Keistimewaannya terletak pada perpaduan antara kerendahan hati manusia, kepatuhan dalam beribadah, dan besarnya rahmat Tuhan. Mengetahui bahwa doa kita tidak tertolak pada waktu ini seharusnya membuat kita lebih antusias untuk memanfaatkan detik-detik menjelang magrib dengan zikir dan permintaan yang tulus.
Pastikan Anda telah memahami bacaan yang paling utama agar momen mustajab ini semakin sempurna. Anda dapat merujuk kembali pada ulasan tentang Perbedaan Doa Allahumma Laka Shumtu dan Dzahabaz-zhama'u untuk memastikan pilihan doa Anda didasari oleh ilmu yang tepat.
Next News

Doa-Doa Penting di Bulan Ramadan Selain Doa Buka Puasa
4 days ago

Urutan Berbuka Puasa yang Benar Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan
4 days ago

Perbandingan Doa Buka Puasa: Allahumma Laka Shumtu vs Dzahabaz-zhama'u
4 days ago

Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahannya
4 days ago





