Selasa, 10 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Religi

Doa-Doa Penting di Bulan Ramadan Selain Doa Buka Puasa

Fajar - Friday, 06 February 2026 | 04:55 AM

Background
Doa-Doa Penting di Bulan Ramadan Selain Doa Buka Puasa

Bulan Ramadan adalah waktu di mana setiap helaan napas dan ucapan zikir bernilai pahala berlipat ganda. Meskipun fokus utama sering kali tertuju pada doa saat membatalkan puasa, terdapat rangkaian doa harian lainnya yang secara teknis sangat dianjurkan untuk dibaca guna menjaga koneksi spiritual sepanjang hari.

Mengutip berbagai riwayat hadis shahih, Nabi Muhammad SAW memberikan teladan doa-doa khusus yang berkaitan dengan aktivitas spesifik selama bulan suci ini. Menghafal dan mengamalkan doa-doa ini akan membuat ritme ibadah Anda menjadi lebih terstruktur dan bermakna.

1. Doa Niat Puasa (Malam Hari)

Niat adalah rukun utama dalam berpuasa. Secara teknis, niat harus dilakukan di dalam hati pada malam hari sebelum fajar menyingsing. Berikut adalah redaksi yang umum digunakan:

Teks Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Teks Latin: Nawaitu shouma ghadin 'an ada'i fardhi syahri romadhona hadzihis sanati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."

2. Doa Saat Mendapatkan Lailatul Qadar

Waktu sepuluh malam terakhir Ramadan adalah momen pencarian malam kemuliaan. Rasulullah SAW mengajarkan doa singkat namun padat makna kepada Aisyah RA untuk dibaca pada malam-malam tersebut.

Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Teks Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku."

Doa ini sangat relevan dibaca berulang kali, terutama saat Anda memanfaatkan Waktu Paling Mustajab untuk Berdoa di sepertiga malam terakhir.

3. Doa Setelah Salat Witir

Salat witir merupakan penutup rangkaian ibadah malam di bulan Ramadan. Mengutip hadis riwayat Nasai dan Abu Dawud, setelah salam salat witir, disunahkan membaca zikir berikut sebanyak tiga kali:

Teks Arab: سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Teks Latin: Subhaanal malikil qudduus. (Dibaca 3x, pada bacaan ketiga suara sedikit dipanjangkan).

Artinya: "Maha Suci Allah Yang Maha Merajai lagi Maha Suci."

4. Doa Saat Berbuka di Rumah Orang Lain

Jika Anda diundang untuk berbuka puasa bersama, terdapat adab mendoakan tuan rumah yang telah menyediakan makanan. Hal ini merupakan bentuk syukur sosial selain membaca doa buka puasa.

Teks Arab: أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ

Teks Latin: Afthara 'indakumus shaa-imuuna wa akala tha'aamakumul abraaru wa shallat 'alaikumul malaaikatu.

Artinya: "Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa, telah memakan makananmu orang-orang yang baik, dan semoga para malaikat mendoakan kalian."

5. Doa Jika Dicerca Saat Berpuasa

Secara teknis, puasa bukan hanya menahan makan, tetapi juga menahan lisan. Jika seseorang memancing amarah atau mencaci Anda, Nabi mengajarkan untuk menjawab dengan tenang:

Teks: Innii shaa-imun, innii shaa-imun.

Artinya: "Sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedang berpuasa."

Kesimpulan

Kumpulan doa di atas adalah "senjata" bagi seorang muslim untuk meraih kualitas Ramadan yang maksimal. Dengan menghafal doa-doa harian ini, setiap aktivitas transisi, mulai dari niat di malam hari hingga berinteraksi dengan sesama manusia menjadi bernilai ibadah.

Penerapan doa yang tepat sesuai konteksnya menunjukkan kedalaman ilmu seorang hamba dalam beribadah.