Kesalahan Umum Saat Menyimpan dan Menghangatkan Makanan yang Perlu Dihindari
Liaa - Monday, 15 June 2026 | 09:18 AM


Menyimpan dan menghangatkan makanan memang menjadi cara praktis untuk menghemat waktu dan mengurangi pemborosan. Namun, jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat, kualitas makanan bisa menurun, bahkan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan akibat pertumbuhan bakteri.
Agar makanan tetap aman dan lezat dikonsumsi, berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat menyimpan dan menghangatkan makanan.
Membiarkan Makanan Terlalu Lama di Suhu Ruangan
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah membiarkan makanan matang berada di suhu ruangan selama berjam-jam sebelum disimpan. Suhu ruangan merupakan kondisi yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.
Sebaiknya makanan didinginkan secukupnya, lalu segera disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam lemari pendingin.
Menyimpan Makanan dalam Wadah yang Tidak Rapat
Wadah yang tidak tertutup rapat dapat membuat makanan lebih cepat terkontaminasi oleh udara, kelembapan, atau aroma dari makanan lain di dalam kulkas. Selain itu, makanan juga lebih mudah kehilangan tekstur dan rasa aslinya.
Gunakan wadah kedap udara agar kualitas makanan tetap terjaga lebih lama.
Menumpuk Makanan Panas Langsung di Kulkas
Memasukkan makanan yang masih sangat panas ke dalam kulkas dapat meningkatkan suhu di dalam lemari pendingin dan memengaruhi makanan lain yang tersimpan di sekitarnya.
Biarkan makanan mendingin selama beberapa saat sebelum disimpan, tetapi jangan sampai terlalu lama berada di luar kulkas.
Menghangatkan Makanan Berulang Kali
Banyak orang menghangatkan makanan yang sama berkali-kali karena tidak habis dalam sekali makan. Kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas rasa dan tekstur makanan serta meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri jika proses penyimpanannya tidak tepat.
Sebaiknya hangatkan makanan secukupnya sesuai porsi yang akan dikonsumsi.
Tidak Menghangatkan Makanan Hingga Merata
Saat menggunakan microwave atau kompor, bagian tengah makanan terkadang masih dingin meskipun bagian luarnya sudah panas. Kondisi ini dapat membuat bakteri yang mungkin masih ada tidak mati secara sempurna.
Pastikan makanan diaduk atau dibalik selama proses pemanasan agar panas tersebar merata.
Menyimpan Makanan Terlalu Lama
Meski disimpan dalam kulkas, makanan tidak bisa bertahan selamanya. Banyak orang lupa memberi tanda tanggal penyimpanan sehingga makanan dibiarkan terlalu lama hingga kualitasnya menurun.
Biasakan memeriksa kondisi, aroma, warna, dan masa simpan makanan sebelum mengonsumsinya kembali.
Menggunakan Wadah yang Tidak Aman untuk Dipanaskan
Tidak semua wadah plastik aman digunakan untuk menghangatkan makanan. Beberapa jenis plastik dapat melepaskan zat tertentu ketika terkena suhu tinggi.
Gunakan wadah yang memang dirancang untuk pemanasan atau pilih wadah berbahan kaca dan keramik yang aman digunakan dalam microwave.
Mengabaikan Kebersihan Peralatan
Peralatan makan, wadah penyimpanan, dan alat masak yang kurang bersih dapat menjadi sumber kontaminasi bakteri. Meskipun makanan disimpan dengan benar, kebersihan peralatan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan pangan.
Pastikan semua peralatan dicuci dan dikeringkan dengan baik sebelum digunakan.
Menyimpan dan menghangatkan makanan dengan benar merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan. Hindari kebiasaan seperti membiarkan makanan terlalu lama di suhu ruangan, menghangatkan berulang kali, atau menyimpan makanan tanpa wadah yang tepat. Dengan menerapkan cara penyimpanan yang baik, makanan tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap aman dan nikmat untuk dikonsumsi.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
7 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in 4 hours

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in 4 hours

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
in 3 hours

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
in 3 hours

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
in 3 hours

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
in 3 hours

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
in 2 hours

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
in 2 hours

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
in 2 hours





