Jajanan Zaman Sekarang: Praktis, Unik, Tapi Perlu Bijak Mengonsumsinya
RAU - Friday, 12 June 2026 | 06:31 PM


Perkembangan dunia kuliner membuat berbagai jenis jajanan baru terus bermunculan. Jika dahulu anak-anak akrab dengan jajanan sederhana seperti cilok, kue tradisional, atau es lilin, kini pilihan jajanan semakin beragam dengan tampilan yang menarik dan rasa yang unik.
Tak sedikit jajanan kekinian yang menjadi viral berkat media sosial dan langsung diminati oleh berbagai kalangan.
Mengapa Jajanan Kekinian Sangat Populer?
Salah satu alasan utama adalah kreativitas dalam penyajian. Banyak pelaku usaha menghadirkan makanan dengan bentuk, warna, dan rasa yang berbeda dari biasanya.
Selain itu, promosi melalui media sosial membuat jajanan baru lebih cepat dikenal masyarakat. Semakin unik tampilannya, semakin besar peluang makanan tersebut menarik perhatian.
Contoh Jajanan Kekinian yang Populer
Beberapa jajanan yang sempat atau masih populer antara lain:
- Seblak dengan berbagai topping.
- Minuman boba.
- Corndog ala Korea.
- Croffle.
- Dessert box.
- Basreng pedas.
- Dimsum aneka rasa.
- Es kopi susu kekinian.
Masing-masing menawarkan cita rasa dan pengalaman yang berbeda bagi konsumen.
Sisi Positif Jajanan Zaman Sekarang
1. Menambah Pilihan Kuliner
Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan makanan dan minuman sesuai selera.
2. Mendorong Kreativitas
Banyak pelaku usaha muda berhasil menciptakan produk unik yang membuka peluang bisnis baru.
3. Membuka Lapangan Kerja
Industri kuliner yang berkembang turut menciptakan peluang kerja bagi banyak orang.
4. Menjadi Sarana Sosialisasi
Berburu jajanan baru sering menjadi aktivitas yang menyenangkan bersama keluarga atau teman.
Sisi Negatif yang Perlu Diperhatikan
1. Kandungan Gula dan Garam Tinggi
Beberapa jajanan modern mengandung gula, garam, atau penyedap dalam jumlah cukup tinggi jika dikonsumsi terlalu sering.
2. Kalori Berlebih
Makanan dan minuman kekinian sering kali mengandung kalori yang cukup besar, terutama yang menggunakan banyak krim, keju, atau gula tambahan.
3. Kurang Serat dan Nutrisi
Tidak semua jajanan memberikan nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh. Karena itu, jajanan tidak boleh menggantikan makanan utama.
4. Mudah Terpengaruh Tren
Banyak orang membeli makanan hanya karena sedang viral, bukan karena benar-benar membutuhkannya.
Tips Menikmati Jajanan dengan Bijak
- Jangan menjadikan jajanan sebagai makanan utama.
- Perhatikan kandungan gula, garam, dan lemak.
- Seimbangkan dengan konsumsi buah dan sayur.
- Pilih jajanan yang bersih dan higienis.
- Batasi konsumsi makanan atau minuman yang terlalu manis.
Kesimpulan
Jajanan zaman sekarang menawarkan banyak inovasi dan pilihan menarik yang membuat dunia kuliner semakin berwarna. Namun, di balik kelezatan dan tampilannya yang menggoda, konsumen tetap perlu bijak dalam memilih dan mengonsumsinya.
Menikmati jajanan sesekali tentu tidak masalah, asalkan tetap diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Dengan begitu, kita bisa menikmati tren kuliner tanpa mengorbankan kesehatan. 🍔🧋🍟✨
Next News

Nasi: Sumber Energi Favorit, Apa Saja Sisi Positif dan Negatifnya?
in 4 hours

Anak yang Terlalu Sering Main HP, Apa Dampaknya bagi Tumbuh Kembang?
in 4 hours

Kapan Pelangi Muncul? Ini Waktu dan Kondisi Terbaik untuk Melihatnya
in 4 hours

Senja: Keindahan Langit Saat Matahari Berpamitan
in 4 hours

Baju Coklat Cocok dengan Celana Warna Apa? Ini 15 Inspirasi yang Bisa Dicoba
in 4 hours

6 Zodiak yang Dikenal Paling Pemaaf, Gemini dan Pisces Masuk Daftar
8 hours ago

Manusia Bisa Bertahan Berminggu-Minggu Tanpa Makanan, Tapi Tanpa Air Hanya Beberapa Hari
in an hour

Benarkah Warna Biru Pernah Lebih Mahal dari Emas? Ini Fakta Sejarahnya
in an hour

Kenapa Laut Tidak Pernah Penuh Padahal Terus Kehujanan? Ini Penjelasan Sainsnya
in an hour

Kenapa Indonesia Tidak Kebagian Salju? Ternyata Ini Alasannya
in an hour





