Kerja Berlebihan, Benarkah Bisa Memicu Serangan Jantung?
Liaa - Saturday, 18 April 2026 | 07:10 PM


Pertanyaan ini sangat relevan dengan gaya hidup sekarang.
Banyak orang bekerja:
•lembur hampir setiap hari
•duduk berjam-jam
•tidur kurang
•makan tidak teratur
•stres target pekerjaan
Jadi secara medis,
Apakah Overwork -Kerja Berlebihan- Bisa
Memicu Serangan Jantung?
Jawabannya adalah:
Ya, overwork bisa meningkatkan risiko serangan jantung.
Bukan dalam arti "langsung karena lembur satu malam", tetapi karena efek kumulatif pada tubuh.
Apa yang Disebut Overwork?
Overwork biasanya mengacu pada:
•jam kerja panjang secara terus-menerus
•beban kerja tinggi
•tekanan mental berat
•kurang waktu istirahat
Dalam banyak studi, _risiko mulai meningkat signifikan pada orang yang bekerja 55 jam atau lebih per minggu._
Bagaimana Overwork Mempengaruhi Jantung?
1. Tekanan Darah Naik
Saat stres kronis, tubuh melepaskan hormon:
•adrenalin
•kortisol
Hormon ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah menyempit.
Akibatnya tekanan darah naik.
Dalam studi di Indonesia, jam kerja berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi.
Padahal hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama serangan jantung.
2. Kurang Tidur
Overwork hampir selalu datang bersama kurang tidur.
Tidur yang pendek dan tidak berkualitas meningkatkan risiko:
•tekanan darah tinggi
•gangguan ritme jantung
•peradangan pembuluh darah
Bahkan tambahan tidur sedikit saja dapat membantu menurunkan risiko jantung.
3. Peradangan dan Pembekuan Darah
Meta-analisis besar menunjukkan orang yang bekerja sangat lama memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.
Salah satu mekanismenya adalah meningkatnya kecenderungan pembekuan darah dan ketidakstabilan elektrik jantung.
Ini berbahaya karena serangan jantung sering terjadi akibat sumbatan mendadak pada pembuluh darah jantung.
4. Gaya Hidup Ikut Memburuk
Ini yang sering jadi "combo".
Saat terlalu sibuk bekerja, orang cenderung:
•makan cepat dan tinggi lemak
•sering kopi dan minuman manis
•kurang olahraga
•merokok lebih banyak
•duduk terlalu lama
Faktor-faktor ini saling memperbesar risiko.
Risiko yang Mungkin Terjadi
Dari data yang ada menunjukkan:
•risiko penyakit jantung koroner meningkat sekitar 40% pada pekerja jam panjang
•risiko stroke meningkat sekitar 20–35%
pada pasien yang pernah serangan jantung, kerja >55 jam/minggu dapat meningkatkan risiko serangan kedua hampir 2 kali lipat
Jadi ini bukan sekadar asumsi.
Tanda Bahaya yang Jangan Diabaikan
Jika sedang dalam fase overwork dan muncul:
•dada terasa berat
•nyeri menjalar ke lengan kiri
•sesak napas
•jantung berdebar
•pusing mendadak
•keringat dingin
jangan tunda periksa.
Ini bisa menjadi tanda serangan jantung.
Apakah Orang Muda Juga Bisa?
Bisa.
Serangan jantung tidak hanya pada usia lanjut.
Stres berat, merokok, hipertensi tersembunyi, dan pola hidup buruk membuat usia muda juga berisiko.
Jadi, waspadalah.
Overwork memang dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Faktor utamanya adalah kombinasi:
•stres kronis
•hipertensi
•kurang tidur
•pola hidup tidak sehat
Kerja keras penting, tetapi tubuh tetap punya batas.
Next News

Bumi Terasa Makin Panas Apa Penyebabnya?
in 6 hours

Anak Tantrum, Bagaimana Cara Menenangkannya?
in 6 hours

Rajin Olahraga dan Makan Sehat, Kok Masih Bisa Kena Serangan Jantung?
in 4 hours

Waspada! 12 Penyakit Keturunan Ini Bisa Turun ke Generasi Berikutnya
in 4 hours

Tak Banyak yang Tahu, Madu Bisa Bantu Atasi Asam Lambung Secara Alami
in 3 hours

Alasan Psikologis Kenapa Kita Suka Belanja Barang Gak Penting
in 3 hours

Kardio yang Aman untuk Usia 50 an
in 3 hours

Kenapa Kita Butuh Tontonan Ringan Saat Sedang Makan?
in 3 hours

Mobil Listrik Tidak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Ini Aturan Barunya
in 2 hours

Mengapa Lahan Sawit Masih Jadi Primadona Investasi Nyata
in 2 hours





