Kepercayaan Disalahgunakan: Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar di BNI
Nanda - Tuesday, 21 April 2026 | 09:55 AM


Kasus penipuan perbankan yang melibatkan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, akhirnya menemukan titik terang. Pihak BNI menyatakan komitmennya untuk mengembalikan dana deposito milik Gereja Katolik Paroki Aek Nabara sebesar Rp 28 miliar yang telah disalahgunakan oleh pelaku.
Aksi kejahatan ini berlangsung selama tujuh tahun tanpa terdeteksi sejak 2019. Andi menjalankan modusnya dengan menawarkan bunga tinggi, menerbitkan deposito palsu, membayar bunga secara manual, serta menonaktifkan notifikasi SMS banking agar transaksi mencurigakan tidak diketahui.
Bendahara gereja, Suster Natalia Situmorang, menjelaskan bahwa awalnya mereka tertarik dengan tawaran bunga 8 persen per tahun melalui produk yang disebut "BNI Deposito Investment". Setelah diyakinkan soal keamanan dana, pihak gereja mulai menempatkan dana sebesar Rp 2 miliar, yang kemudian terus bertambah hingga mencapai Rp 28 miliar.
Untuk mendukung aksinya, pelaku mencetak sendiri bilyet deposito palsu dengan tanda tangan yang dipalsukan. Ia juga memanfaatkan layanan pick-up service untuk mengambil dana secara langsung dari koperasi tanpa menyetorkannya ke rekening resmi.
Selain itu, pelaku meminta penandatanganan slip penarikan kosong yang kemudian digunakan untuk menarik dana tanpa sepengetahuan pihak gereja. Dana tersebut dialihkan ke rekening pribadi yang dikuasainya.
Kasus ini mulai terungkap saat pihak gereja mengalami kesulitan mencairkan dana deposito sebesar Rp 10 miliar. Kecurigaan memuncak hingga akhirnya pihak bank mengonfirmasi bahwa deposito tersebut tidak pernah tercatat secara resmi.
BNI kemudian melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Pelaku sempat melarikan diri ke luar negeri sebelum akhirnya menyerahkan diri. BNI menyatakan telah mengembalikan sebagian dana dan berkomitmen untuk menyelesaikan pengembalian seluruhnya.
Next News

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut
in 37 minutes

Produksi Padi Sumut Surplus 674 Ribu Ton Awal 2026, Ketahanan Pangan Tetap Terjaga
in 28 minutes

Bupati Paluta Siapkan Strategi Hadapi Kemarau 2026 Demi Jaga Ketahanan Pangan
in 7 minutes

Bupati Tapanuli Selatan Temui Ketua BAZNAS RI, Dorong Percepatan Hunian Tetap dan Pemberdayaan Ekonomi Korban Bencana
35 minutes ago

Evaluasi Diplomasi 95 Hari Prabowo: Antara Investasi Strategis dan Kritik Efisiensi
18 hours ago

Jakarta Perang Lawan Spesies Invasif: 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan dalam Sehari
19 hours ago

Bupati Tapanuli Selatan Hadiri Rakor Nasional Mitigasi Kekeringan 2026, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian
19 hours ago

Bupati Tapsel Tepung Tawari 130 Calon Jemaah Haji Kloter 5 Tahun 1447 H/2026 M
19 hours ago

Waspada! Musim Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat di Indonesia
19 hours ago

Banjir Genangi Jalan Provinsi, Akses Jembatan Merah-Muarasoma Terancam Putus
2 days ago





