Kemensos Salurkan Santunan untuk 355 Ahli Waris Korban Bencana di Tiga Provinsi


Jakarta – Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan dana santunan kepada 355 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa penyaluran santunan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam membantu proses pemulihan keluarga korban yang terdampak bencana.
"Ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp15 juta per orang, sedangkan korban luka berat memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta," ujar Saifullah.
Menurutnya, penyaluran santunan tersebut dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah. Proses pencairan dilakukan setelah adanya validasi data dari bupati atau wali kota setempat yang kemudian diverifikasi oleh BNPB.
Berdasarkan data Kementerian Sosial, dari total 355 penerima santunan korban meninggal dunia, rinciannya tersebar di tiga provinsi. Di Provinsi Aceh, santunan diberikan kepada ahli waris di Kabupaten Pidie sebanyak dua orang, Kabupaten Pidie Jaya 30 orang, Kabupaten Aceh Tenggara 12 orang, dan Kabupaten Pasaman Barat delapan orang.
Sementara di Provinsi Sumatera Utara, santunan disalurkan kepada ahli waris korban di Kota Sibolga sebanyak 54 orang dan Kabupaten Langkat 16 orang.
Untuk wilayah Sumatera Barat, bantuan santunan diberikan kepada ahli waris korban di Kota Padang Panjang sebanyak 25 orang, Kabupaten Agam 195 orang, dan Kabupaten Padang Pariaman 13 orang.
Saifullah Yusuf menambahkan bahwa jumlah penerima santunan masih berpotensi bertambah seiring proses verifikasi data yang terus berjalan. Saat ini, masih terdapat pengajuan santunan bagi 62 korban di Aceh dan 118 korban di Sumatera Utara yang sedang diproses melalui sistem perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Selain itu, terdapat pula bantuan santunan yang masih dalam tahap pemberkasan oleh dinas sosial daerah, meliputi 439 korban di Aceh, 109 korban meninggal dunia dan 30 korban luka berat di Sumatera Utara, serta 25 korban di Sumatera Barat.
"Santunan akan segera kami salurkan setelah seluruh kelengkapan data ditandatangani oleh bupati atau wali kota setempat," tegasnya.
Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Next News

Pemprov Sumut Pastikan Seluruh SMA/SMK/SLB Negeri Telah Teraliri Listrik dan Internet
5 days ago

Pemprov Sumut Tingkatkan Struktur Jalan Provinsi Hampir 45 Kilometer, Fokus Konektivitas dan Logistik
5 days ago

Pemprov Sumut Alokasikan Rp43 Miliar untuk Program Sekolah Gratis SMA/SMK/SLB Negeri
6 days ago

Dinkes Sumut Tegaskan Sanksi Tegas bagi Faskes yang Tolak Pasien UHC
6 days ago

Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran 2026
6 days ago

Disbudparekraf Simalungun Siapkan Tujuh Event Pariwisata di Parapat Tahun 2026
11 days ago

Bobby Nasution Mulai Program Berkantor di Kabupaten/Kota Sumut Tahun Ini
13 days ago

Jembatan Gantung Putus di Tapsel, Mobilitas Warga Terhambat
4 years ago

Bangunan Ambles, Satpol PP Tersetrum! Banjir Rendam Ratusan Rumah di Padang Sidempuan
4 years ago

Gelar Apel Siaga, PLN Padang Sidimpuan Pastikan Kesiapan Jaga Keandalan Kelistrikan
4 years ago





