Sabtu, 7 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Kemenag Siapkan Ribuan Masjid Ramah Pemudik, 281 Masjid di Sumut Jadi Rest Area 24 Jam

Liaa - Friday, 06 March 2026 | 10:52 AM

Background
Kemenag Siapkan Ribuan Masjid Ramah Pemudik, 281 Masjid di Sumut Jadi Rest Area 24 Jam

Kemenag Siapkan Ribuan Masjid Ramah Pemudik, 281 Masjid di Sumut Jadi Rest Area 24 Jam

Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan ribuan masjid di berbagai daerah di Indonesia sebagai tempat singgah gratis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui kegiatan Ekspedisi Masjid Indonesia 2026.

Secara nasional, sebanyak 6.859 masjid akan difungsikan sebagai lokasi transit bagi pemudik. Program ini dijadwalkan berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri, dengan masjid yang berada di jalur mudik dibuka selama 24 jam untuk melayani para pelintas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Sakoanda Siregar, S.Ag., pada Kamis (4/3) menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh satuan kerja di wilayah Sumatera Utara untuk mendukung program tersebut.

Menurutnya, Kanwil Kemenag Sumut bersama Kemenag kabupaten/kota dan Kantor Urusan Agama (KUA) telah mempersiapkan sejumlah masjid yang berada di jalur mudik agar dapat berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

"Sebanyak 281 masjid di Sumatera Utara kita arahkan untuk mendukung program Masjid Ramah Pemudik. Masjid-masjid ini akan menjadi rest area yang buka 24 jam di jalur mudik," ujar Sakoanda.



Ia menjelaskan, beberapa masjid diperkirakan akan menjadi titik singgah yang cukup ramai selama masa mudik. Salah satunya adalah Masjid Taqwa di Kabupaten Simalungun yang akan dijadikan rest area 24 jam dengan fasilitas yang memadai bagi para pemudik yang melintas.

Wilayah Simalungun sendiri dinilai menjadi jalur strategis bagi pemudik yang bepergian dari Medan menuju kawasan selatan Sumatera maupun sebaliknya.

Selain Masjid Taqwa di Simalungun, terdapat pula Masjid Al Munawwarah di Kabupaten Batubara serta Masjid Al Huda di Kabupaten Asahan yang disiapkan untuk melayani pemudik selama periode mudik.

Sakoanda menegaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik bertujuan untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pelayanan umat, khususnya bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh.

Melalui program ini, pengurus masjid didorong untuk membuka akses masjid selama 24 jam agar para pemudik dapat beristirahat sekaligus menunaikan ibadah dengan nyaman.



Selain itu, pengelola masjid juga diimbau untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar, termasuk area parkir kendaraan, sehingga pemudik merasa aman saat singgah.

Kebersihan fasilitas juga menjadi perhatian penting dalam program ini. Pengurus masjid diminta menjaga kebersihan toilet serta memastikan ketersediaan air wudhu bagi para jamaah yang datang.

Fasilitas yang bersih dan terawat diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus mencerminkan citra positif masjid sebagai rumah ibadah yang ramah bagi semua kalangan.

Untuk memudahkan para pemudik mengenali lokasi masjid yang berpartisipasi, Kemenag akan memasang penanda khusus berupa spanduk di area masjid yang berada di jalur mudik.

"Nanti akan ada spanduk yang dipasang di area masjid sebagai penanda bahwa masjid tersebut buka 24 jam untuk pemudik. Dengan begitu, para pelintas tidak perlu ragu untuk singgah kapan pun," jelas Sakoanda.



Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah guna memastikan seluruh masjid siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.