Kapan Anak Sebaiknya Mulai Tidur di Kamar Sendiri? Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
RAU - Thursday, 10 September 2026 | 10:08 AM


Tidak sedikit orang tua yang bingung menentukan waktu yang tepat bagi anak untuk mulai tidur di kamar sendiri. Ada keluarga yang memindahkan anak setelah bayi tumbuh lebih besar, sementara lainnya menunggu hingga anak menunjukkan kesiapan.
Sebenarnya, tidak ada batas usia khusus yang mewajibkan setiap anak mulai tidur di kamar sendiri. Keselamatan, kualitas tidur, kenyamanan, dan kesiapan anak menjadi hal yang lebih penting untuk dipertimbangkan.
Bayi sebaiknya tidur sekamar dengan orang tua
Pada masa bayi, pengaturan tempat tidur perlu menjadi perhatian utama. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan bayi tidur di kamar yang sama dengan orang tua, tetapi menggunakan tempat tidur atau permukaan tidur yang berbeda.
Pengaturan tersebut dianjurkan setidaknya selama enam bulan pertama dan, jika memungkinkan, hingga bayi berusia satu tahun. Berbagi kamar tanpa berbagi tempat tidur dapat membantu mengurangi risiko kematian terkait tidur pada bayi.
Karena itu, bayi sebaiknya tidak langsung ditempatkan di kamar terpisah sejak lahir hanya untuk membiasakannya tidur mandiri.
Setelah usia enam bulan, bagaimana?
Setelah melewati usia enam bulan, bayi masih dapat tidur sekamar dengan orang tua untuk mendapatkan perlindungan tambahan. AAP juga menyebut belum terdapat cukup bukti untuk menentukan waktu pasti kapan bayi aman dipindahkan ke kamar terpisah sebelum berusia satu tahun.
Setelah anak berusia lebih dari satu tahun, tidak ada ketentuan medis yang mengharuskan anak tetap tidur sekamar dengan orang tua. Pada tahap ini, keluarga dapat mempertimbangkan kondisi rumah dan kesiapan anak.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain rutinitas tidur anak, kemampuan menenangkan diri ketika terbangun, serta keamanan dan kenyamanan kamar yang akan digunakan.
Tidur di kamar sendiri tidak berarti harus langsung mandiri
Anak yang tidur di kamar sendiri belum tentu harus bisa tertidur tanpa bantuan orang tua. Mereka masih mungkin membutuhkan cerita sebelum tidur, ditemani sebentar, atau menjalani rutinitas tertentu agar merasa nyaman.
Orang tua juga perlu memastikan kebutuhan tidur anak terpenuhi. Anak usia 1–2 tahun umumnya membutuhkan sekitar 11–14 jam tidur dalam sehari, termasuk tidur siang. Sementara anak usia 3–4 tahun membutuhkan sekitar 10–13 jam tidur per hari, termasuk tidur siang.
Tidak perlu terburu-buru memindahkan kamar
Memindahkan anak ke kamar sendiri tidak harus dilakukan secara mendadak. Orang tua dapat mengenalkan kamar tersebut secara bertahap dengan membangun rutinitas tidur yang konsisten dan menciptakan suasana yang aman serta nyaman.
Pada akhirnya, tidak ada satu usia yang berlaku untuk semua anak. Pada bayi, keselamatan tidur menjadi prioritas. Setelah anak lebih besar, kesiapan anak dan kondisi keluarga dapat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu yang tepat untuk mulai tidur di kamar sendiri.
Next News

5 Model Celana yang Bisa Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang Tanpa Sepatu Hak Tinggi
in 5 hours

Wajib Diketahui Pemilik Anabul, 3 Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Kucing di Indonesia
in 5 hours

Tak Sekadar Menulis, Ini 4 Manfaat Menulis Tangan untuk Otak
in 5 hours

7 Cara Membantu Redakan Tenggorokan Teriritasi Akibat Abu Vulkanik
in 5 hours

Jangan Dibuang, Ini 7 Manfaat Cangkang Telur untuk Tanaman dan Tanah
in 5 hours

Fresh Graduate Wajib Tahu, Ini Alasan Kemampuan Beradaptasi Penting di Dunia Kerja
9 hours ago

Apa Itu Silikosis? Kenali Risiko Paparan Silika dari Abu Vulkanik
9 hours ago

7 Tanaman Hias yang Bisa Membantu Rumah Terasa Lebih Sejuk Saat Cuaca Panas
9 hours ago

7 Kebiasaan Unik yang Sering Dikaitkan dengan Orang Cerdas, Bikin Penasaran
9 hours ago

Cara Melindungi Anak dari Paparan Abu Vulkanik, Orang Tua Perlu Waspada
9 hours ago





