Rabu, 25 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Jus Rambutan: Minuman Lokal yang Segar, Manis Alami, dan Kaya Manfaat

Tata - Wednesday, 25 February 2026 | 06:10 PM

Background
Jus Rambutan: Minuman Lokal yang Segar, Manis Alami, dan Kaya Manfaat

Jus Rambutan: Segar, Manis, dan Kaya Manfaat!

Pernah nggak sih kalian ngerasa kalau dunia kuliner kita itu kadang terlalu "kiblat ke barat" atau malah terlalu terobsesi sama segala hal yang berbau Korea? Jangan salah, gue juga doyan kopi susu literan atau boba yang manisnya sampai ke ginjal. Tapi, ada satu momen di mana gue sadar kalau kita sering banget ngelewatin harta karun yang ada di depan mata. Salah satunya adalah buah rambutan. Iya, si buah merah berambut yang kalau lagi musim, harganya bisa murah banget sampai-sampai penjualnya kayak mau bagi-bagi gratis di pinggir jalan.

Biasanya, kita makan rambutan ya gitu-gitu aja. Dikupas, dimakan dagingnya, terus bijinya dibuang (atau nggak sengaja kegigit yang rasanya sepet-sepet gimana gitu). Tapi, pernah nggak kalian kepikiran buat nyulap buah ini jadi sesuatu yang lebih "fancy" tapi tetap merakyat? Jawabannya adalah jus rambutan. Serius, ini bukan sekadar minuman penghilang haus, tapi ini adalah sebuah pernyataan kalau buah lokal itu bisa naik kelas kalau kita kasih sedikit effort.

Kenapa Harus Jus Rambutan?

Jujurly, jus rambutan itu punya profil rasa yang unik banget. Kalau jus jeruk udah biasa, jus mangga kadang bikin enek kalau kemanisan, nah jus rambutan ini ada di tengah-tengah. Dia punya rasa manis yang elegan, tekstur yang agak kental tapi tetap light, dan ada aroma khas yang nggak bakal kalian temuin di buah lain. Bayangin lagi siang bolong, matahari lagi semangat-semangatnya ngebakar aspal, terus kalian minum jus rambutan dingin yang baru keluar dari blender. Wah, itu sih segernya nampol banget, bener-benar definisi healing yang murah meriah.

Selain soal rasa, ada alasan kenapa jus ini harus masuk ke daftar menu harian kalian, terutama pas lagi musim. Rambutan itu kaya banget sama Vitamin C. Di zaman yang polusinya makin nggak ngotak dan cuaca yang sering bikin tumbang, asupan vitamin C itu wajib banget. Bukan cuma buat daya tahan tubuh biar nggak gampang pilek, tapi juga buat kulit. Buat kalian yang pengen punya skin goal glowing tanpa harus boros skincare, rajin-rajin deh konsumsi buah yang tinggi antioksidan kayak rambutan ini.

Manfaat yang Nggak Kaleng-Kaleng

Kalau kita bedah lebih dalam, manfaat rambutan itu nggak main-main. Selain Vitamin C, dia juga mengandung serat yang cukup tinggi. Jadi, buat kalian yang punya masalah sama pencernaan alias "susah ke belakang", jus rambutan bisa jadi solusinya. Seratnya ngebantu usus kalian kerja lebih santai tapi pasti. Terus, rambutan juga mengandung zat besi yang bagus buat mencegah anemia. Jadi kalau kalian sering ngerasa keliyengan pas lagi berdiri dari posisi rebahan, mungkin kalian kurang asupan zat besi, dan jus rambutan bisa ngebantu itu.



Satu lagi yang sering dilupain: hidrasi. Banyak orang yang bosen minum air putih doang. Jus rambutan yang dasarnya emang mengandung banyak air bisa jadi alternatif buat jaga cairan tubuh. Apalagi rasanya manis alami, jadi kalian nggak perlu tuh nambahin gula pasir banyak-banyak. Ini poin penting banget buat yang lagi diet atau lagi ngurangin konsumsi gula berlebih. Manisnya dapet, sehatnya juga dapet.

Seni Membuat Jus Rambutan: Susah-Susah Gampang

Nah, sekarang kita masuk ke bagian teknis. Bikin jus rambutan itu emang butuh perjuangan dikit, terutama di bagian ngupasin bijinya. Ini sih yang bikin orang males. "PR banget, mending beli jus alpukat yang tinggal kerok," mungkin itu yang ada di pikiran kalian. Tapi percayalah, the effort pays off. Tips dari gue, pilih rambutan yang jenisnya "nglotok" atau yang dagingnya gampang lepas dari bijinya, kayak jenis Binjai atau Rapiah. Jangan yang nempel banget, nanti yang ada kalian malah emosi sendiri pas nyiapinnya.

  • Siapkan sekitar 15-20 butir rambutan segar, kupas dan pisahkan dari bijinya.
  • Masukkan daging rambutan ke blender, tambahin es batu secukupnya.
  • Kalau kalian suka yang ada sensasi asem-asem segernya, peresin dikit jeruk nipis atau lemon. Ini rahasia biar jusnya nggak cuma manis flat doang.
  • Tambahin sedikit madu kalau emang kalian tim "manis banget", tapi kalau rambutannya udah manis, skip aja biar lebih sehat.
  • Blender sampai halus, tapi jangan kelamaan biar teksturnya masih kerasa dikit.

Saran gue, jangan disaring. Serat-serat halus dari daging rambutannya itu justru yang bikin jus ini beda dari jus kemasan di supermarket. Pas diminum, ada tekstur-tekstur lembut yang bikin pengalaman minum jus jadi lebih seru.

Kenapa Belum Viral?

Gue sering heran, kenapa cafe-cafe hits di Jakarta atau Bandung jarang banget yang masukin jus rambutan ke menu mereka. Padahal potensinya gede banget. Mungkin karena rambutan itu musiman, jadi nggak bisa konsisten ada sepanjang tahun. Atau mungkin karena dianggap "kurang estetik" buat difoto? Padahal kalau ditata di gelas cantik dengan garnish daun mint atau potongan buah rambutan utuh di pinggir gelas, wah, itu instagrammable banget parah.

Ada semacam stigma kalau buah lokal itu kelas dua dibanding buah impor kayak strawberry atau blueberry. Padahal dari segi nutrisi dan kesegaran, buah lokal seringkali lebih unggul karena nggak perlu perjalanan jauh buat sampai ke tangan kita. Makan atau minum hasil bumi sendiri itu juga salah satu bentuk support buat petani lokal kita, lho. Jadi, daripada nungguin cafe-cafe itu sadar, mending kita mulai dari diri sendiri di rumah.



Penutup: Yuk, Mumpung Lagi Musim!

Akhir kata, jus rambutan adalah bukti kalau hal-hal sederhana di sekitar kita bisa jadi luar biasa kalau dikelola dengan kreatif. Ini bukan cuma soal rasa manis atau segar, tapi soal mengapresiasi apa yang alam kasih ke kita. Jus ini cocok banget buat nemenin kalian ngerjain tugas, nonton Netflix, atau sekadar nongkrong sore di teras rumah bareng keluarga.

Jadi, mumpung sekarang lagi musim rambutan dan harganya lagi ramah di kantong, nggak ada salahnya kalian coba bikin sendiri di rumah. Eksperimen aja, tambahin chia seeds kek, atau campur sama buah lain. Siapa tahu, jus rambutan buatan kalian malah jadi menu favorit baru di rumah. Ingat, sehat itu nggak harus mahal, dan segar itu nggak harus impor. Selamat mencoba, dan rasakan sensasi "meledak" di mulut dari si merah berambut ini!