Bagaimana Cara Anjing Laut Bernapas dengan Paru-Paru di Dalam Laut? Ini Penjelasannya
Laila - Sunday, 07 June 2026 | 01:04 PM


Bagaimana Cara Anjing Laut Bernapas dengan Paru-Paru di Dalam Laut?
Banyak orang mengira semua hewan yang hidup di laut bernapas menggunakan insang. Namun, hal ini tidak berlaku bagi anjing laut. Hewan yang lucu dan lincah ini sebenarnya termasuk mamalia, sama seperti manusia, paus, dan lumba-lumba.
Artinya, anjing laut bernapas menggunakan paru-paru, bukan insang.
Harus Naik ke Permukaan untuk Bernapas
Karena memiliki paru-paru, anjing laut tidak dapat mengambil oksigen langsung dari air laut. Mereka harus secara berkala naik ke permukaan untuk menghirup udara.
Saat muncul ke permukaan, anjing laut akan menarik napas dengan cepat melalui lubang hidungnya. Setelah paru-parunya terisi oksigen, mereka kembali menyelam untuk mencari makan atau beraktivitas di bawah air.
Bagaimana Anjing Laut Bisa Menahan Napas Lama?
Anjing laut memiliki kemampuan luar biasa untuk menyimpan oksigen di dalam tubuhnya.
Beberapa adaptasi yang membantu mereka antara lain:
1. Cadangan Oksigen yang Besar
Darah dan otot anjing laut mengandung protein pengikat oksigen yang tinggi, sehingga mereka dapat menyimpan lebih banyak oksigen dibandingkan mamalia darat.
2. Detak Jantung Melambat Saat Menyelam
Ketika berada di bawah air, detak jantung anjing laut akan melambat. Kondisi ini membantu menghemat penggunaan oksigen sehingga mereka dapat bertahan lebih lama tanpa bernapas.
3. Aliran Darah Diprioritaskan
Saat menyelam, tubuh anjing laut memfokuskan aliran darah ke organ-organ penting seperti otak dan jantung, sehingga penggunaan oksigen menjadi lebih efisien.
Berapa Lama Anjing Laut Bisa Menahan Napas?
Lama waktu menyelam berbeda-beda tergantung spesiesnya. Sebagian besar anjing laut dapat menahan napas selama 10 hingga 30 menit.
Beberapa spesies tertentu bahkan mampu bertahan lebih lama dan menyelam hingga kedalaman ratusan meter untuk mencari ikan, cumi-cumi, atau makanan lainnya.
Apakah Anjing Laut Bisa Tenggelam?
Ya. Karena bernapas dengan paru-paru, anjing laut tetap bisa tenggelam jika tidak berhasil mencapai permukaan untuk mengambil udara. Oleh karena itu, mereka selalu mengatur waktu penyelaman agar dapat kembali ke permukaan sebelum kehabisan oksigen.
Anjing laut bernapas menggunakan paru-paru, bukan insang. Meski hidup di laut, mereka harus naik ke permukaan secara berkala untuk menghirup udara. Kemampuan menyimpan oksigen dalam jumlah besar, memperlambat detak jantung, dan menghemat penggunaan oksigen memungkinkan anjing laut bertahan lama di bawah air. Adaptasi inilah yang membuat mereka menjadi salah satu mamalia laut yang sangat ahli dalam menyelam.
Next News

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 1.000 Pohon Khas Melayu Ditanam di Bantaran Sungai Deli
in 5 hours

Benarkah Cabut Gigi Bisa Bikin Buta? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
in 5 hours

Sering Dengar Larangan Foto Bertiga? Ini Fakta di Balik Mitos Orang yang Berdiri di Tengah
in 5 hours

Benarkah Sering Minum Obat Bisa Bikin Ginjal Rusak? Ini Faktanya
in 5 hours

Rutin Minum Air Kelapa Muda Bikin Kulit Bayi Putih? Mitos atau Fakta?
in 5 hours

Benarkah Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan Bisa Diseret Nyi Roro Kidul? Mitos atau Fakta?
in 5 hours

Mengenal Radicchio, Sayuran Ungu Kaya Nutrisi dengan Rasa Khas
in 5 hours

Sarapan yang Berminyak, Bolehkah Dikonsumsi Setiap Hari?
in 4 hours

Apakah Nasi Goreng Baik atau Sehat untuk Kesehatan?
in 4 hours

Ketahui 5 Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan
in 4 hours





