Jangan Anggap Sepele, Ikan Sapu-Sapu Bisa Picu Gangguan Otak
Tata - Thursday, 23 April 2026 | 06:25 PM


Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan ikan sapu-sapu menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Di berbagai platform media sosial, beredar kabar bahwa ikan ini digunakan sebagai bahan dalam sejumlah makanan olahan, mulai dari siomay hingga abon.
Kekhawatiran tersebut muncul karena ikan sapu-sapu dikenal hidup di lingkungan perairan yang tercemar, sehingga diduga membawa zat berbahaya. Bahkan, konsumsi ikan ini disebut-sebut dapat berdampak pada penurunan fungsi otak.
Efek terhadap fungsi otak
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy, menjelaskan bahwa dampak dari mengonsumsi ikan sapu-sapu tidak selalu terlihat secara langsung. Justru, yang perlu diwaspadai adalah efek jangka panjang yang berpotensi memicu berbagai penyakit kronis.
Ikan sapu-sapu diketahui dapat mengandung logam berat seperti merkuri, timbal (Pb), arsen, dan kadmium. Zat-zat ini bisa menumpuk dalam tubuh manusia apabila dikonsumsi secara terus-menerus, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius.
Merkuri, misalnya, dapat merusak organ penting seperti ginjal dan paru-paru, serta menyerang sistem saraf dan otak. Sementara itu, timbal berdampak negatif pada sistem saraf pusat yang dapat menyebabkan penurunan kecerdasan dan perubahan perilaku.
Arsen bersifat karsinogenik yang berpotensi memicu kanker, sedangkan kadmium dapat merusak ginjal dan sistem pernapasan. Jika paparan ini terus terjadi, bukan tidak mungkin akan memicu gangguan serius, termasuk penurunan fungsi otak dan penyakit kronis lainnya.
Meski ada anggapan bahwa proses pengolahan tertentu dapat mengurangi risiko, hingga kini belum ada metode yang benar-benar mampu menghilangkan kandungan logam berat secara aman dari ikan tersebut.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk menghindari konsumsi ikan sapu-sapu dan memilih jenis ikan lain yang lebih aman serta memiliki nilai gizi yang baik.
Bahaya lain ikan sapu-sapu
Selain berpotensi memengaruhi fungsi otak, ikan sapu-sapu yang hidup di lingkungan tercemar juga membawa berbagai risiko kesehatan lain, di antaranya:
1.Paparan logam berat
Ikan ini cenderung menyerap logam berat dari lingkungan yang tercemar. Jika dikonsumsi, zat tersebut dapat menyebabkan kerusakan organ dan gangguan kesehatan serius.
2.Kontaminasi bahan kimia dan pestisida
Perairan yang tercemar limbah industri dan pertanian membuat ikan sapu-sapu berisiko menyerap bahan kimia berbahaya yang dapat membahayakan tubuh manusia.
3.Bakteri dan parasit
Lingkungan air yang kotor menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme berbahaya. Jika ikan tidak diolah dengan baik, konsumsi dapat menyebabkan infeksi pencernaan, diare, hingga keracunan makanan.
4.Reaksi alergi
Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan ini, terutama jika telah terkontaminasi zat berbahaya. Gejalanya bisa berupa gatal, ruam, atau gangguan pencernaan.
5.Zat berbahaya tidak hilang saat dimasak
Memasak memang dapat membunuh bakteri, tetapi tidak mampu menghilangkan zat kimia berbahaya seperti logam berat yang sudah terakumulasi dalam daging ikan.
Dengan memahami berbagai risiko tersebut, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih makanan, sehingga kesehatan tetap terjaga.
Next News

English Language Day 23 April: Kenapa Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Global?
5 hours ago

Hari Buku Sedunia 23 April: Mengapa Membaca Tetap Penting di Era Video Pendek Sekarang Ini?
6 hours ago

Benarkah Golongan Darah Tertentu Lebih Disukai Nyamuk?
6 hours ago

Benarkah Kita Sendirian? Menjawab Misteri Kehidupan di Alam Semesta yang Luas
in 6 hours

Tak Hanya Pintar Berhitung, Ini 6 Kebiasaan Unik yang Sering Dimiliki Orang dengan IQ Tinggi
in 6 hours

Sering Dijuluki Generasi Jompo? Waspada, Nyeri Lutut dan Pinggul Bisa Jadi Tanda Masalah Serius
in 6 hours

Fakta dan Mitos tentang Golongan Darah
6 hours ago

Mengenal Filler Wajah: Dari Bibir hingga Dagu, Apa yang Sebenarnya Disuntikkan?
6 hours ago

Alasan Rumah di Amerika Serikat Banyak Memiliki Basement
in 5 hours

Rahasia Kamar Mandi Selalu Bersih Tanpa Ribet
in 5 hours





