Jadi Isu Serius, 9 Kementerian dan Lembaga Teken SKB Penanganan Kesehatan Jiwa Anak
Liaa - Thursday, 05 March 2026 | 04:37 PM


Masalah kesehatan mental pada anak dan remaja semakin mendapat perhatian di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai laporan menunjukkan peningkatan kasus depresi, kecemasan, hingga tekanan psikologis yang dialami anak usia sekolah.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjelaskan adanya urgensi luar biasa mengatasi isu kesehatan jiwa anak-anak Indonesia, menyoroti sejumlah kasus bunuh diri yang dilakukan anak dalam beberapa waktu terakhir serta kekerasan yang dilakukan anak terhadap orang tua.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah mengambil langkah strategis dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Melalui kerja sama sejumlah kementerian dan lembaga, upaya perlindungan kesehatan mental anak diharapkan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh sembilan kementerian dan lembaga pemerintah terkait penanganan kesehatan jiwa anak, dengan Kolaborasi Lintas Kementerian
berbagai bidang,yaitu :Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Komunikasi dan Digital Sosial , Pendidikan Dasar dan Menengah, Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Agama, dan lainnya.
Dengan adanya kerja sama lintas sektor ini, pemerintah berharap upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan mental anak dapat dilakukan secara lebih sistematis, mulai dari lingkungan keluarga hingga sekolah.
Salah satu fokus utama dalam SKB ini adalah memperkuat deteksi dini terhadap masalah kesehatan mental pada anak.
Hal ini penting karena banyak gangguan mental pada anak sering kali tidak terdeteksi sejak awal. Padahal, jika dikenali lebih cepat, penanganan dapat dilakukan lebih efektif.
Beberapa langkah yang didorong dalam kebijakan ini antara lain:
••peningkatan literasi kesehatan mental
••pelatihan guru dan tenaga pendidik untuk ••mengenali tanda gangguan psikologis
••penyediaan layanan konseling yang lebih mudah diakses
••peningkatan peran keluarga dalam mendukung kesehatan mental anak
Perhatian pemerintah terhadap kesehatan mental anak bukan tanpa alasan. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa jutaan anak di Indonesia mengalami berbagai bentuk gangguan kesehatan mental.
Bahkan dalam sejumlah pemeriksaan kesehatan mental yang dilakukan pemerintah, ditemukan bahwa sekitar dua juta anak di Indonesia mengalami gangguan kesehatan jiwa.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental bukan lagi isu kecil, tetapi sudah menjadi tantangan besar dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Para ahli menilai bahwa kesehatan mental anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, terutama keluarga, sekolah, dan pergaulan sosial.
Tekanan akademik, penggunaan gawai yang berlebihan, hingga masalah sosial dapat memengaruhi kondisi psikologis anak.
Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup upaya edukasi masyarakat serta penciptaan lingkungan yang lebih ramah bagi perkembangan mental anak.
Melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga ini, pemerintah berharap dapat memperkuat sistem perlindungan kesehatan mental anak secara nasional.
Langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam memastikan generasi muda Indonesia dapat tumbuh sehat, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara mental.
Next News

Maulid Nabi di Tapsel: Bupati Gus Irawan Ajak Teladani Rasulullah untuk Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat
in 6 hours

Sebaran Asap Terpantau Meluas di Sejumlah Wilayah Sumatera Utara
9 hours ago

Wagub Sumut Surya Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Bawa Pesan Khusus Bobby Nasution
a day ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 14 September 2026: Hampir Semua Wilayah Diguyur Hujan Ringan
17 hours ago

1.583 Warga Sumut Jadi Korban TPPO, Wagub Surya Sebut Masih Membutuhkan Penanganan yang Serius
2 days ago

1.653 Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, BGN Alihkan Layanan ke Wilayah 3T
2 days ago

Dari Medan Hingga Langkat, BULOG Cabang Medan Salurkan Bantuan Pangan Bagi Masyarakat
2 days ago

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik 23 Pejabat, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana
3 days ago

Mayoritas Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 12 September 2026
3 days ago

Mulai Oktober 2026, Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Berprestasi dan Prasejahtera
3 days ago





