Kamis, 23 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

IPLM Sumut 2025 Peringkat 10 Nasional, Tingkat Kegemaran Membaca Masuk 9 Besar

RAU - Thursday, 23 April 2026 | 08:16 AM

Background
IPLM Sumut 2025 Peringkat 10 Nasional, Tingkat Kegemaran Membaca Masuk 9 Besar

MEDAN – Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 berhasil menempati peringkat ke-10 secara nasional. Sementara itu, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Sumut berada di posisi ke-9 nasional.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Desni Maharani Saragih, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan pembangunan literasi di Sumut semakin kompetitif dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (23/4/2026).

Menurut Desni, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendukung Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), termasuk memperluas layanan bahan bacaan digital melalui program BACA DISUMUT, khususnya di wilayah Kepulauan Nias.

Selain itu, pembinaan perpustakaan tingkat SMA/SMK juga menjadi fokus perhatian, dengan peningkatan kualitas fasilitas perpustakaan di sejumlah sekolah di Kepulauan Nias.

Program lain yang turut dijalankan meliputi operasional perpustakaan keliling, layanan terpadu perpustakaan sekolah hingga ke daerah terpencil, pengembangan pojok baca, serta penyediaan koleksi bacaan digital.



Upaya peningkatan literasi juga dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti Read Aloud untuk anak usia dini (TK/PAUD), pelatihan storytelling, pelatihan membaca kritis, workshop literasi media, gerakan sepekan satu buku, lomba bertutur, hingga pengawasan kearsipan.

Desni menegaskan bahwa pembangunan literasi dan peningkatan minat baca tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Ia menilai penguatan budaya literasi dan kearsipan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan Sumatera Utara ke depan.