Rabu, 8 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Ini Alasan Kenapa Ada Mobil yang Setir Kiri, dan Ada yang Setir Kanan.

RAU - Wednesday, 08 April 2026 | 09:35 AM

Background
Ini Alasan Kenapa Ada Mobil yang Setir Kiri, dan Ada yang Setir Kanan.

Awal Mula Posisi Pengemudi Berasal dari Kereta Kuda

Sebelum mobil ditemukan, manusia menggunakan kereta kuda sebagai sarana transportasi utama.

Pada kendaraan ini, pengemudi yang disebut kusir biasanya duduk di salah satu sisi kereta.

Banyak kusir memilih duduk di sisi kanan kereta.

Alasannya cukup sederhana. Sebagian besar orang menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan.



Dengan posisi tersebut, kusir dapat lebih mudah:

•mengendalikan tali kekang kuda

•menggunakan cambuk

•melihat pergerakan kendaraan lain di jalan

Kebiasaan ini kemudian memengaruhi desain kendaraan bermotor pertama ketika mobil mulai dikembangkan pada akhir abad ke-19.



Mobil Pertama di Dunia Banyak Menggunakan Setir Kanan

Ketika mobil pertama kali diproduksi pada akhir abad ke-19, banyak kendaraan menggunakan setir di sebelah kanan.

Hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan kusir kereta kuda yang sebelumnya duduk di sisi kanan kendaraan.

Desain tersebut dianggap paling familiar bagi para pengemudi pada masa itu.

Selain itu, posisi setir kanan dianggap memudahkan pengemudi untuk memperkirakan posisi kendaraan di jalan serta melihat kendaraan dari arah berlawanan.



Banyak mobil awal dari Eropa menggunakan konfigurasi ini sebelum akhirnya standar desain kendaraan mulai berubah.

Revolusi Industri Mobil Mengubah Posisi Setir

Perubahan besar dalam posisi setir mobil terjadi pada awal abad ke-20 ketika industri otomotif mulai berkembang pesat.

Salah satu tokoh penting dalam perubahan ini adalah Henry Ford, pendiri Ford Motor Company.

Pada tahun 1908, Ford memproduksi mobil Ford Model T secara massal dan memilih desain setir di sebelah kiri.



Keputusan ini dibuat karena beberapa alasan praktis, antara lain:

•memudahkan pengemudi melihat kendaraan lain di jalan

•memudahkan penumpang turun dari sisi kendaraan yang lebih aman

•meningkatkan kenyamanan saat mengemudi jarak jauh

Karena Ford Model T diproduksi dalam jumlah sangat besar dan diekspor ke berbagai negara, desain setir kiri kemudian menjadi standar di banyak negara di dunia.



Mengapa Kedua Sistem Setir Tetap Bertahan?

Walaupun industri mobil akhirnya banyak menggunakan desain setir kiri, sistem setir kanan tidak hilang begitu saja.

Hal ini terjadi karena berbagai negara telah memiliki aturan dan standar kendaraan masing-masing.

Selain itu, perubahan posisi setir kendaraan tidak mudah dilakukan karena berkaitan dengan:

•desain jalan dan infrastruktur



•kebiasaan masyarakat

•regulasi kendaraan

industri otomotif nasional

Akibatnya, hingga saat ini dunia tetap mengenal dua jenis kendaraan utama, yaitu mobil dengan setir kiri dan mobil dengan setir kanan.

Kedua sistem tersebut berkembang secara paralel sesuai dengan kebutuhan dan sejarah transportasi di masing-masing negara.



Negara dengan Mobil Setir Kiri (Left Hand Drive)

Di negara-negara ini, setir mobil berada di sebelah kiri kendaraan dan pengemudi duduk di sisi kiri.

Contoh negara:

Amerika

•Amerika Serikat



•Kanada

•Meksiko

•Brasil

•Argentina

Eropa



•Jerman

•Prancis

•Italia

•Spanyol

•Belanda



Asia

•China

•Korea Selatan

•Vietnam

•Filipina



•Arab Saudi

Afrika

•Mesir

•Maroko

•Aljazair



Fakta

Sekitar 70% negara di dunia menggunakan sistem ini, sehingga mobil setir kiri adalah yang paling umum secara global.

Negara dengan Mobil Setir Kanan (Right Hand Drive)

Di negara-negara ini, setir mobil berada di sebelah kanan kendaraan dan pengemudi duduk di sisi kanan.

Contoh negara:



Asia

•Indonesia

•Jepang

•Thailand

•Malaysia



•India

•Singapura

Oseania

•Australia

•Selandia Baru



Eropa

•Inggris

•Irlandia

Afrika

•Afrika Selatan



•Kenya

Karibia

•Jamaika

•Barbados

Fakta Menarik



•Sekitar 75 negara di dunia menggunakan setir kanan.

•Sistem ini banyak dipengaruhi oleh Inggris dan negara-negara bekas koloninya.

•Indonesia juga mengikuti sistem ini sejak masa pemerintahan kolonial Belanda