Rabu, 3 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Makan Es Krim Bisa Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasan Ilmiahnya

RAU - Wednesday, 03 June 2026 | 01:19 PM

Background
Kenapa Makan Es Krim Bisa Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Es krim menjadi salah satu makanan favorit banyak orang, terutama saat cuaca sedang panas. Sensasi dingin dan rasa manisnya mampu memberikan kesegaran instan. Namun, tidak sedikit orang yang justru mengalami rasa nyeri tajam di kepala sesaat setelah menyantap es krim atau minuman yang sangat dingin.

Fenomena ini bukanlah hal yang berbahaya dan cukup umum terjadi. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal dengan istilah "brain freeze" atau sakit kepala akibat paparan suhu dingin yang mendadak.

Meski hanya berlangsung beberapa detik, banyak orang penasaran mengapa rasa sakit tersebut bisa muncul dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh.

Apa Itu Brain Freeze?

Brain freeze adalah reaksi tubuh terhadap makanan atau minuman yang sangat dingin yang menyentuh bagian belakang langit-langit mulut.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri tajam yang muncul secara tiba-tiba di bagian dahi atau pelipis. Rasa sakit tersebut biasanya berlangsung singkat, sekitar 20 hingga 30 detik, sebelum akhirnya menghilang dengan sendirinya.



Meskipun tidak berbahaya, sensasi yang ditimbulkan sering kali cukup mengganggu dan membuat seseorang berhenti makan atau minum sejenak.

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Es Krim?

Ketika es krim masuk ke mulut, suhu dinginnya langsung bersentuhan dengan jaringan sensitif di bagian belakang langit-langit mulut.

Di area tersebut terdapat kumpulan saraf dan pembuluh darah yang disebut ganglion sphenopalatine. Bagian ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu.

Saat suhu dingin mengenai area tersebut, pembuluh darah akan menyempit secara cepat sebagai respons alami tubuh.

Otak kemudian mendeteksi perubahan suhu yang mendadak tersebut dan menganggapnya sebagai kondisi yang perlu diatasi. Untuk menjaga suhu jaringan tetap stabil, tubuh meningkatkan aliran darah ke area tersebut.



Akibatnya, pembuluh darah yang sebelumnya menyempit akan melebar kembali dalam waktu singkat. Perubahan ukuran pembuluh darah yang sangat cepat inilah yang memicu sensasi nyeri.

Mengapa Sakitnya Terasa di Kepala, Bukan di Mulut?

Banyak orang bertanya-tanya mengapa nyeri akibat makan es krim justru terasa di kepala, padahal sumber rangsangannya berada di mulut.

Jawabannya berkaitan dengan sistem saraf manusia.

Ganglion sphenopalatine berada sangat dekat dengan saraf trigeminal, salah satu saraf terbesar yang bertanggung jawab mengirimkan sensasi dari wajah dan kepala ke otak.

Ketika ganglion menerima rangsangan dingin yang ekstrem, sinyal nyeri dikirim melalui jalur saraf tersebut.



Otak kemudian salah mengidentifikasi lokasi sumber nyeri dan menafsirkan rasa sakit berasal dari area dahi atau pelipis. Dalam dunia medis, fenomena ini disebut sebagai referred pain atau nyeri alih.

Karena itulah, meskipun pemicunya berada di mulut, rasa sakit justru dirasakan di bagian kepala.

Siapa yang Lebih Rentan Mengalami Brain Freeze?

Pada dasarnya siapa saja bisa mengalami brain freeze. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki riwayat migrain cenderung lebih rentan mengalaminya.

Selain itu, risiko juga meningkat pada orang yang:

  • Mengonsumsi es krim terlalu cepat
  • Sering minum minuman dingin dalam jumlah besar
  • Memiliki sensitivitas tinggi terhadap perubahan suhu
  • Memiliki riwayat sakit kepala atau migrain

Semakin cepat makanan dingin dikonsumsi, semakin besar kemungkinan terjadinya perubahan suhu mendadak yang memicu brain freeze.



Apakah Brain Freeze Berbahaya?

Kabar baiknya, brain freeze bukan kondisi yang berbahaya.

Rasa sakit yang muncul merupakan respons alami tubuh dalam melindungi jaringan sensitif dari perubahan suhu ekstrem.

Pada sebagian besar kasus, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam waktu kurang dari satu menit tanpa memerlukan pengobatan khusus.

Namun, jika sakit kepala berlangsung lama atau disertai gejala lain yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk memastikan tidak ada kondisi kesehatan lain yang mendasarinya.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Setelah Makan Es Krim

Jika mengalami brain freeze, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mempercepat pemulihan.



1. Tempelkan Lidah ke Langit-Langit Mulut

Panas alami dari lidah dapat membantu menghangatkan area yang terkena suhu dingin dan mengembalikan suhu jaringan menjadi normal.

2. Minum Air Hangat

Air hangat membantu menstabilkan suhu di dalam mulut sehingga respons pembuluh darah dapat kembali normal lebih cepat.

3. Hentikan Konsumsi Makanan Dingin Sementara

Berikan waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan suhu sebelum melanjutkan makan atau minum.

4. Bernapas Perlahan Melalui Hidung

Udara hangat yang masuk melalui rongga hidung dapat membantu menghangatkan area sekitar langit-langit mulut.

Cara Mencegah Brain Freeze

Mencegah tentu lebih mudah daripada mengatasinya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:



  • Makan es krim secara perlahan
  • Hindari langsung menelan makanan dingin dalam jumlah besar
  • Jangan meneguk minuman es terlalu cepat
  • Beri jeda antara setiap gigitan atau tegukan
  • Biarkan es krim sedikit meleleh sebelum dimakan

Dengan cara tersebut, tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi terhadap perubahan suhu sehingga risiko brain freeze dapat berkurang.

Sakit kepala setelah makan es krim atau minum minuman dingin merupakan fenomena yang dikenal sebagai brain freeze. Kondisi ini terjadi akibat respons pembuluh darah dan saraf terhadap perubahan suhu yang mendadak di bagian belakang langit-langit mulut.

Meski terasa tidak nyaman, brain freeze umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat. Mengonsumsi makanan dingin secara perlahan serta menghangatkan area mulut dapat membantu mencegah dan meredakan gejala dengan cepat.

Jadi, jika suatu saat Anda merasakan nyeri tajam di kepala setelah menikmati es krim favorit, tidak perlu panik. Itu hanyalah cara tubuh merespons suhu dingin secara alami.