Ingin Beli Kacamata Lensa Photochromic? Kenali Dulu Fungsinya
RAU - Monday, 20 April 2026 | 09:04 AM


Saat membuat kacamata di optik, salah satu jenis lensa yang sering ditawarkan adalah photochromic.
Banyak orang mengenalnya sebagai lensa transition, yaitu lensa yang dapat berubah warna secara otomatis.
Di dalam ruangan, lensa ini tampak bening atau hampir bening.
Namun saat terkena sinar matahari, terutama sinar ultraviolet (UV), lensanya akan berubah menjadi lebih gelap seperti kacamata hitam.
Karena sifatnya yang otomatis, lensa ini sangat praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Lensa photochromic bekerja melalui reaksi molekul yang sensitif terhadap cahaya UV.
Ketika terkena sinar UV dari matahari, molekul di dalam lensa akan berubah struktur sehingga lensa menjadi gelap.
Saat kembali berada di dalam ruangan atau jauh dari sinar UV, molekul tersebut kembali ke bentuk semula dan lensa menjadi bening lagi.
Biasanya lensa mulai menggelap dalam 30–60 detik, lalu kembali bening dalam beberapa menit.
Apa Kelebihannya?
Lensa photochromic punya beberapa keunggulan yang membuatnya populer.
1. Praktis 2 in 1
Tidak perlu membawa dua kacamata.
Satu kacamata bisa dipakai sebagai:
•kacamata biasa
•kacamata hitam saat di luar
2. Melindungi dari Sinar UV
Sebagian besar lensa photochromic memberikan perlindungan 100% terhadap sinar UVA dan UVB.
Ini penting untuk menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.
3. Mengurangi Silau
Saat matahari terik, lensa membantu mengurangi rasa silau dan membuat mata lebih nyaman.
4. Cocok untuk Orang yang Mobile
Sangat cocok untuk orang yang sering berpindah dari:
•kantor
•rumah
•luar ruangan
•perjalanan harian
Apakah Cocok untuk Pengguna Laptop?
Bisa, apalagi beberapa produk modern juga membantu menyaring sebagian cahaya biru.
Namun fungsi utamanya tetap adaptasi terhadap cahaya luar dan perlindungan UV, bukan khusus untuk layar digital.
Kalau kebutuhan utama adalah kerja depan laptop, biasanya bisa dikombinasikan dengan blue light coating.
Kenapa Kadang Tidak Gelap di Dalam Mobil?
Nah ini yang sering ditanya.
Banyak pengguna merasa lensa photochromic tidak terlalu gelap saat naik mobil.
Penyebabnya karena kaca depan mobil memblokir sebagian besar sinar UV, sehingga reaksi penggelapan tidak maksimal.
Sekarang beberapa merek punya varian khusus yang tetap bisa aktif di mobil.
Apa Kekurangannya?
Selain kelebihan, ada beberapa hal yang perlu diketahui:
•butuh waktu untuk kembali bening,
di cuaca dingin kadang lebih lambat.
•tidak semua model gelap maksimal di mobil
•harga biasanya lebih mahal dari lensa biasa.
Pendapat Ahli
Menurut ulasan medis dari All About Vision, photochromic cocok untuk orang dewasa maupun anak-anak karena memberikan perlindungan UV sekaligus kenyamanan visual tanpa perlu membawa sunglasses terpisah.
Next News

Mitos Menjemur Pakaian di Malam Hari: Antara Kepercayaan Tradisional dan Penjelasan Ilmiah
in 7 hours

World Bee Day: Apa Jadinya Dunia Tanpa Lebah?
5 hours ago

Black Box-Bagian Penting Pesawat,Yang Tidak Berwarna Hitam
6 hours ago

Barcode-Garis-Garis Hitam yang Mengubah Dunia Belanja,Dari Mana Asalnya?
6 hours ago

Apakah ibu hamil boleh makan ubi rebus?
in 6 hours

Berbagai Jenis Kubis dan Manfaatnya Bagi Tubuh
6 hours ago

Kenapa Kepala Tiba-Tiba Pusing Saat Berdiri dari Posisi Tidur? Ini Penyebabnya
in 6 hours

Si Paling Sehat vs Si Gampang Tumbang: Kenapa Stamina Orang Bisa Beda Jauh?
in 5 hours

Rahasia Pilih Semangka Super Manis Tanpa Takut Kecewa
in 5 hours

Pernah lihat nggak orang yang memiliki fobia gelap, tapi sebenarnya mereka lihat apa sih Kenapa bisa takut?
in 4 hours





