Festival "Rondang Bulan" Ramaikan Alun-alun Panyabungan, Bupati Madina: Budaya Adalah Identitas Kita
RAU - Monday, 25 May 2026 | 10:55 AM


Panyabungan
Suasana Alun-alun Taman Kota Panyabungan, Sabtu (23/5/2026) malam, berubah menjadi panggung kebudayaan yang semarak. Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, hadir langsung membuka Festival Seni dan Budaya "Rondang Bulan" yang dihadiri ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya, Saipullah Nasution memberikan apresiasi kepada panitia yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan bernilai pelestarian budaya di tengah masyarakat.
Menurutnya, festival tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat terhadap tradisi leluhur Mandailing.
"Rondang Bulan bukan sekadar hiburan, tetapi upaya nyata menjaga warisan budaya agar tidak tergerus zaman. Budaya adalah identitas kita," ujar Saipullah di hadapan masyarakat yang memadati area alun-alun.
Ia juga berpesan kepada generasi muda Madina agar aktif mengenal, mempelajari, dan mencintai kesenian daerah. "Jangan sampai anak cucu kita hanya mengenal budaya luar," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Madina menyatakan siap memfasilitasi generasi muda yang ingin berkarya secara positif di bidang seni dan budaya.
Pemkab Madina, lanjutnya, telah menyiapkan ruang bagi pengembangan adat dan budaya lokal melalui kreativitas dan inovasi, baik dalam bentuk pertunjukan seni, konten digital, maupun produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kemeriahan acara diawali penampilan Tari Kreasi Panen Padi yang dibawakan siswa-siswi SMAN 3 Panyabungan. Tarian tersebut menggambarkan proses tradisional masyarakat Mandailing, mulai dari memanen padi, mengangkut hasil panen, hingga menumbuk padi menjadi beras.
Penampilan itu langsung menyita perhatian penonton. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema saat gerakan tarian mencapai puncak pertunjukan.
Ketua Panitia, Dedi Tanjung, mengatakan festival tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus wadah memperkenalkan seni budaya lokal kepada masyarakat luas.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar tradisi dan budaya Madina semakin dikenal, dicintai, dan tetap lestari," ujarnya.
Sepanjang acara berlangsung, kawasan alun-alun dipadati masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua yang antusias menyaksikan setiap penampilan.Beragam atraksi seni turut ditampilkan, di antaranya musik tradisional Gordang Sambilan, pembacaan pantun Mandailing, fashion show busana adat, hingga pertunjukan teater rakyat yang mengangkat cerita lokal.Selain masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Madina, Sekretaris Daerah (Sekda) Madina, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Madina.Kehadiran para pejabat daerah itu menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya pelestarian seni dan budaya di Mandailing Natal.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Festival "Rondang Bulan" diharapkan mampu menjadi pemantik semangat baru dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Mandailing Natal di tengah arus globalisasi.
Next News

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
an hour ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
an hour ago

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
an hour ago

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
5 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
8 hours ago

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
2 days ago

KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
2 days ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Besok 23 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
a day ago

Pemerintah Benahi DTSEN, Mayoritas Desil 10 Masyarakat Kelas Menengah
2 days ago





