Senin, 29 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Fakta Fisika Aneh: Benarkah Lari Cepat Bisa Menambah Berat Badan?

Laila - Friday, 05 June 2026 | 01:42 PM

Background
Fakta Fisika Aneh: Benarkah Lari Cepat Bisa Menambah Berat Badan?

Fakta Fisika Aneh: Lari Cepat Bisa Menambah Berat Badan?

Sekilas, gagasan bahwa berlari cepat dapat membuat berat badan bertambah terdengar seperti lelucon. Namun, jika dilihat dari sudut pandang fisika modern, pernyataan tersebut memiliki dasar ilmiah yang menarik.

Menurut teori Albert Einstein, benda yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi akan mengalami peningkatan energi. Dalam relativitas khusus, energi dan massa memiliki hubungan yang sangat erat.

Konsep ini sering dijelaskan melalui persamaan terkenal:

E=mc2E=mc^2E=mc2

Persamaan tersebut menunjukkan bahwa massa dan energi pada dasarnya merupakan dua bentuk dari hal yang sama. Ketika energi suatu benda meningkat karena bergerak sangat cepat, sifat inersianya juga meningkat.



Pada kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, efek relativistik menjadi sangat besar. Partikel-partikel di dalam akselerator, misalnya, membutuhkan energi yang semakin besar untuk terus dipercepat karena sifat inersianya meningkat.

Lalu bagaimana dengan manusia yang sedang berlari?

Jawabannya, secara teori memang ada peningkatan yang sangat kecil. Ketika seseorang bergerak, energinya bertambah sehingga massa relativistiknya juga sedikit meningkat. Namun, jumlah peningkatan tersebut sangatlah kecil hingga mustahil dirasakan atau diukur dengan timbangan biasa.

Sebagai gambaran, pelari tercepat di dunia hanya mampu mencapai kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Angka ini masih sangat jauh dibandingkan kecepatan cahaya yang mencapai sekitar 300 juta meter per detik. Karena perbedaannya begitu ekstrem, efek relativistik pada tubuh manusia praktis tidak memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, jika Anda berlari mengelilingi lapangan, berat badan Anda tidak akan bertambah secara nyata. Bahkan, yang terjadi justru sebaliknya: tubuh membakar kalori sehingga berat badan cenderung berkurang dalam jangka panjang.



Meski demikian, fakta ini tetap menjadi contoh menarik tentang bagaimana hukum fisika dapat menghasilkan fenomena yang terdengar aneh. Secara teoritis, bergerak lebih cepat memang dapat menambah massa, tetapi efek tersebut baru terlihat pada kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya.