Durian Dikonsumsi Berlebihan, Begini Dampaknya bagi Tubuh
Laila - Wednesday, 07 October 2026 | 09:30 AM


Durian menjadi salah satu buah yang banyak digemari karena dagingnya yang lembut, rasa manis, dan aroma yang khas. Saat musim durian tiba, tidak sedikit orang yang dapat mengonsumsi buah ini dalam jumlah cukup banyak.
Meski durian mengandung berbagai zat gizi, mengonsumsinya secara berlebihan tetap perlu diperhatikan. Porsi yang terlalu banyak dapat membuat asupan kalori dan gula meningkat dalam waktu singkat.
Kalori dan Gula Bisa Bertambah
Durian mengandung karbohidrat dan gula alami yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Buah ini juga memiliki kalori yang cukup tinggi dibandingkan sejumlah buah lainnya.
Ketika dikonsumsi dalam jumlah wajar, kandungan tersebut bukan menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Namun, makan durian dalam porsi besar dapat membuat asupan energi harian meningkat, terutama jika ditambah makanan atau minuman manis lainnya.
Jika kondisi tersebut sering terjadi dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, kelebihan energi dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan.
Bisa Menimbulkan Rasa Tidak Nyaman pada Pencernaan
Durian juga mengandung serat. Serat memang penting untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, tetapi konsumsi dalam jumlah berlebihan secara tiba-tiba dapat membuat sebagian orang mengalami gangguan seperti perut terasa penuh, kembung atau tidak nyaman.
Respons setiap orang terhadap durian juga dapat berbeda. Orang yang memiliki pencernaan sensitif mungkin lebih mudah merasakan keluhan setelah mengonsumsi dalam jumlah banyak.
Perhatikan Porsinya
Menikmati durian tidak berarti harus menghindarinya sepenuhnya. Hal yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.
Durian dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam selama porsinya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Konsumsi buah juga sebaiknya tetap bervariasi dan tidak hanya mengandalkan satu jenis buah.
Selain itu, durian sering disantap bersama makanan atau minuman lain yang tinggi gula dan kalori. Kombinasi tersebut dapat membuat total asupan menjadi lebih tinggi tanpa disadari.
Orang dengan Kondisi Tertentu Perlu Lebih Berhati-hati
Orang yang sedang mengatur asupan gula, kalori, atau memiliki kondisi kesehatan tertentu sebaiknya lebih memperhatikan porsi durian yang dikonsumsi.
Bukan berarti durian secara otomatis berbahaya, tetapi jumlah dan pola makan secara keseluruhan tetap perlu diperhitungkan. Jika seseorang memiliki kondisi medis atau sedang menjalani pola makan khusus, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan porsi yang sesuai.
Pada akhirnya, durian tetap dapat dinikmati selama tidak berlebihan. Kuncinya adalah menjaga porsi, memperhatikan makanan pendamping, dan tetap menerapkan pola makan yang seimbang.
Dengan begitu, menikmati buah durian tidak hanya soal memuaskan selera, tetapi juga tetap memperhatikan kebutuhan tubuh.
Next News

Sudah Mendapatkan Hal yang Diinginkan, Kok Malah Terasa Biasa? Ini Fenomenanya
in 6 hours

Kebiasaan Mengganti Makan Utama dengan Buah Bisa Berdampak pada Asupan Nutrisi
in 6 hours

Buah Kering Terlihat Sehat, tetapi Kandungan Gulanya Bisa Lebih Terkonsentrasi
in 6 hours

60 Menit dalam Satu Jam Bukan Angka Sembarangan, Ada Sejarah Panjang di Baliknya
in 6 hours

Kenapa Satu Hari Dibagi Menjadi 24 Jam? Ini Sejarah di Baliknya
in 6 hours

Asap Kebakaran Hutan Bisa Menyebar Jauh, Ini yang Membuatnya Terbawa Angin
10 hours ago

Mengapa Lintah Banyak Muncul Setelah Hujan di Lingkungan Tertentu?
10 hours ago

Lidah Bisa Terluka karena Tergigit, Begini Proses Pemulihannya
10 hours ago

Biji Ceri Tidak Dimakan, Ini Alasan yang Perlu Diketahui
10 hours ago

Kiwi Terlihat Kecil, tetapi Memiliki Beragam Kandungan yang Menarik
11 hours ago





