Cara Memilih Sunscreen Sesuai Jenis Kulit
Liaa - Monday, 29 June 2026 | 09:31 AM


Paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi kesehatan kulit. Sinar ultraviolet (UV), baik UVA maupun UVB, dapat menyebabkan kulit terbakar, munculnya flek hitam, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker kulit jika terpapar secara berlebihan dalam jangka panjang.
Karena itu, penggunaan sunscreen atau tabir surya menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Namun, memilih sunscreen tidak bisa dilakukan secara asal. Produk yang cocok untuk seseorang belum tentu sesuai untuk orang lain karena setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda.
Lantas, bagaimana cara memilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit? Berikut penjelasannya.
Mengapa Sunscreen Penting Digunakan Setiap Hari?
Banyak orang mengira sunscreen hanya diperlukan saat beraktivitas di pantai atau ketika cuaca sedang terik. Padahal, sinar ultraviolet tetap dapat mencapai kulit meskipun cuaca mendung atau saat Anda beraktivitas di luar ruangan dalam waktu singkat.
Penggunaan sunscreen secara rutin membantu melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar UV, menjaga kesehatan skin barrier, serta membantu mengurangi risiko penuaan dini seperti kerutan dan flek hitam.
Kenali Jenis Sinar UV
Sebelum memilih sunscreen, penting memahami dua jenis sinar ultraviolet yang paling sering memengaruhi kulit.
- UVA dapat menembus lapisan kulit lebih dalam dan berkontribusi terhadap penuaan dini serta kerusakan kulit dalam jangka panjang.
- UVB lebih banyak memengaruhi lapisan luar kulit dan menjadi penyebab utama kulit terbakar akibat sinar matahari.
Karena itu, pilihlah sunscreen yang memiliki label broad spectrum, yang berarti mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB.
Pilih SPF yang Tepat
Selain broad spectrum, perhatikan juga nilai Sun Protection Factor (SPF).
Secara umum, dokter kulit menyarankan penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk aktivitas sehari-hari. Jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan atau berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama, sunscreen dengan SPF lebih tinggi dapat menjadi pilihan.
Namun, perlu diingat bahwa SPF tinggi bukan berarti Anda bisa menggunakannya sekali sehari. Sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang sesuai kebutuhan, terutama setelah berkeringat, berenang, atau mengeringkan wajah dengan handuk.
Cara Memilih Sunscreen Berdasarkan Jenis Kulit
1. Kulit Berminyak
Pemilik kulit berminyak sebaiknya memilih sunscreen yang:
- bertekstur gel atau lotion ringan,
- berlabel oil-free,
- non-comedogenic (tidak mudah menyumbat pori-pori),
- serta memiliki hasil akhir matte agar wajah tidak tampak terlalu mengilap.
2. Kulit Kering
Untuk kulit kering, pilih sunscreen yang mengandung bahan pelembap, seperti:
- gliserin,
- hyaluronic acid,
- ceramide,
- atau squalane.
Produk berbentuk krim biasanya lebih nyaman digunakan pada kulit kering karena membantu menjaga kelembapan.
3. Kulit Sensitif
Jika memiliki kulit sensitif, pilih sunscreen yang:
- bebas pewangi,
- bebas alkohol yang dapat mengiritasi,
- serta mengandung bahan mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide, yang umumnya lebih mudah ditoleransi oleh kulit sensitif.
Sebelum menggunakan produk baru, lakukan uji coba pada area kecil kulit terlebih dahulu.
4. Kulit Berjerawat
Bagi pemilik kulit berjerawat, pilih sunscreen yang ringan, non-comedogenic, dan tidak mengandung minyak berlebih.
Hindari produk yang terasa sangat berat di wajah karena dapat meningkatkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
5. Kulit Normal
Kulit normal umumnya lebih mudah beradaptasi dengan berbagai jenis sunscreen. Meski demikian, tetap pilih produk dengan perlindungan broad spectrum dan SPF minimal 30 agar kulit terlindungi secara optimal.
Sunscreen Kimia atau Mineral, Mana yang Lebih Baik?
Secara umum, sunscreen terbagi menjadi dua jenis.
Sunscreen Kimia (Chemical Sunscreen)
Produk ini bekerja dengan menyerap sinar UV sebelum merusak kulit. Teksturnya biasanya lebih ringan dan tidak meninggalkan warna putih pada wajah.
Sunscreen Mineral (Physical Sunscreen)
Mengandung bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang membantu memantulkan dan menyebarkan sinar UV dari permukaan kulit. Jenis ini sering direkomendasikan bagi pemilik kulit sensitif karena lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi.
Keduanya sama-sama efektif jika digunakan sesuai petunjuk.
Cara Menggunakan Sunscreen yang Benar
Agar perlindungan maksimal, lakukan langkah berikut:
- Gunakan sunscreen sekitar 15–20 menit sebelum keluar rumah.
- Oleskan secara merata ke seluruh area wajah, telinga, leher, dan bagian tubuh yang terpapar sinar matahari.
- Gunakan dalam jumlah yang cukup.
- Aplikasikan ulang setiap dua jam jika berada di luar ruangan, atau lebih sering setelah berenang dan berkeringat.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
Beberapa kebiasaan berikut dapat mengurangi efektivitas sunscreen:
- hanya mengoleskan sedikit produk,
- tidak mengaplikasikan ulang,
- hanya memakai sunscreen saat cuaca cerah,
- melewatkan area leher, telinga, atau punggung tangan,
- serta menggunakan sunscreen yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Kesimpulan
Memilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar ultraviolet. Selain memilih produk dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad spectrum, pastikan tekstur dan kandungannya sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.
Yang tidak kalah penting, gunakan sunscreen setiap hari dan aplikasikan ulang sesuai anjuran. Dengan perlindungan yang tepat, kulit akan lebih terjaga dari risiko kerusakan akibat sinar matahari sekaligus membantu mempertahankan kesehatan dan penampilannya dalam jangka panjang.
Next News

Teh Hijau atau Teh Hitam, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan dan Manfaatnya
in 6 hours

Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Perut Kosong agar Lambung Tetap Sehat
in 6 hours

Mengapa Kulit Mudah Kering Saat Berada di Ruangan Ber-AC? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
in 5 hours

Mengapa Tidur Cukup Berpengaruh pada Kecantikan Kulit?
in 5 hours

Mengapa Kulit Tetap Membutuhkan Pelembap? Ini Manfaat dan Cara Memilihnya
in 5 hours

Mengapa Menulis To-Do List Bisa Membantu Produktivitas? Ini Manfaat dan Cara Membuatnya
in 5 hours

Makanan yang Cocok Dikonsumsi Sebelum Berolahraga
in 5 hours

Benarkah Makan Terlalu Cepat Bisa Berdampak Buruk? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours

Apakah Minum Susu Sebelum Tidur Baik untuk Tubuh? Ini Manfaat dan Risikonya
in 5 hours

Benarkah Mencuci Wajah Terlalu Sering Tidak Baik? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit
in 5 hours





