Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu Kunjungi Keluarga Korban Longsor Batangtoru, Pastikan Pencarian dan Bantuan Maksimal
Liaa - Wednesday, 20 May 2026 | 08:43 AM


BATANGTORU
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu didampingi Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan Sofyan Adil Siregar, Kalaksa BPBD Tapsel dan Asisten III Trianta mengunjungi keluarga korban longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Selasa (19/05/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah longsor yang menimpa seorang ibu dan anak akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Batangtoru sehari sebelumnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi secara tidak terduga tersebut.
"Ini musibah yang sangat kita sesalkan dan tentu kita semua berduka. Dari cerita keluarga, kejadian ini bermula saat hujan deras menyebabkan aliran parit kecil tersumbat hingga air melimpah ke arah rumah. Ibu bersama anaknya keluar untuk memastikan aliran air kembali normal, namun justru terjadi longsor saat mereka berada di lokasi," ujar Bupati.
Ia mengaku langsung menerima informasi kejadian saat perjalanan dari Medan pada malam hari dan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempercepat proses pencarian korban.
Menurutnya, proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama akses jalan menuju lokasi yang sempit sehingga hanya alat berat berukuran kecil yang dapat masuk.
"Kita sudah minta penambahan alat berat dengan spesifikasi yang memungkinkan masuk ke lokasi agar pencarian bisa lebih cepat. Saat ini fokus utama kita adalah pencarian korban yang masih tertimbun," katanya.
Sebelumnya, tim gabungan BPBD Tapanuli Selatan bersama TNI, Polri, SAR, dan masyarakat berhasil menemukan korban atas nama Yasine Gulo (43) dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.15 WIB, tidak jauh dari titik longsor. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Batangtoru sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Selatan, Idham Halid Pulungan, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang bersama anaknya, Sariman Gulo (22), setelah tertimbun material longsor pada Senin (18/05/2026).
Hingga Selasa sore, proses pencarian terhadap Sariman masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan dukungan alat berat dan penerangan malam. Upaya evakuasi juga terkendala hujan serta kondisi jalan licin di sekitar lokasi bencana.
Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus mendampingi keluarga korban serta menyiapkan bantuan yang dibutuhkan setelah proses pencarian selesai.
"Kehadiran kami di sini untuk memastikan pencarian berjalan maksimal dan nanti pemerintah akan memberikan bantuan serta pendampingan bagi keluarga korban," tutupnya.
Next News

Kakek Nenek Keliling Dunia Bertemu Sultan Brunei di Perayaan Hari Keputeraan ke-80 di Tutong
in 6 hours

Pemkab Palas Gelontorkan Anggaran Rp54 M Lebih untuk Tujuh Proyek Strategis
21 minutes ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
4 hours ago

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional
a day ago

Menhub: Bandara Husein untuk Rute Domestik, Internasional di Kertajati
a day ago

BGN kenalkan lima deputi baru, sukseskan perbaikan tata kelola MBG
a day ago

Mendikdasmen siapkan rekrutmen guru PNS Sekolah Nasional Terintegrasi
a day ago

1.000 Tiket Gratis untuk Pemilik KTP Medan Bermarga Batak Toba di PRSU 2026
a day ago

Wamenkes Tinjau Kesiapan RSUD dr Pirngadi Medan Dukung Penanggulangan TB
a day ago

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pendopo Bupati Tapsel Berlangsung Seru, Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol
a day ago





