Kamis, 23 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bulog Sumut salurkan bantuan pangan kepada 280.517 penerima manfaat

Liaa - Wednesday, 22 April 2026 | 08:55 AM

Background
Bulog Sumut salurkan bantuan pangan kepada 280.517 penerima manfaat

Medan

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan bantuan pangan

berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng merek Minyakita kepada 280.517 penerima manfaat."

Bantuan pangan itu sudah mencapai 15,97 persen dari total jumlah keseluruhan yang diberikan 1.756.846 penerima manfaat di Sumut," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Senin.

Budi melanjutkan, dari 15,97 persen penerima manfaat yang telah diberikan tersebut telah tersalur sebanyak 5.610 ton dan Minyakita 1.120.000 liter.



"Kami terus mengintensifkan penyaluran bantuan pangan untuk diberikan kepada penerima manfaat tersebut yang ditargetkan pada Mei 2026 telah selesai," ucapnya.

Budi mengatakan bantuan pangan tersebut tinggal menunggu waktu penjadwalan penyaluran, proses angkutan ke lokasi maupun administrasi di wilayah tersebut.

"Seperti di Kabupaten Humbang Hasundutan tinggal menunggu proses administrasi saja," ucap Budi.

Sementara untuk Kabupaten Tapanuli Utara sebagian warga kartu identitas hilang karena bencana, jadi dilakukan proses penyaluran secara kolektif.

Budi menambahkan untuk Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Gunungsitoli, dan Kota Tebing Tinggi penyaluran bantuan pangan sudah dilalukan secara 100 persen.



Ia mengatakan secara keseluruhan untuk memenuhi alokasi bantuan tersebut, Bulog menyiapkan sekitar 35.000 ton beras dan tujuh juta liter minyak goreng merek Minykita.

Jumlah penerima bantuan pangan pada tahun ini meningkat dibandingkan periode Oktober - November 2025 yang tercatat sebanyak 844.696 penerima manfaat.

Bulog berharap penyaluran bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi serta kabupaten/kota dalam mengendalikan inflasi pangan.