Rabu, 14 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bulog Medan Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Capai 13.000 Ton

icaa - Monday, 12 October 2026 | 09:29 PM

Background
Bulog Medan Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Capai 13.000 Ton

MEDAN – Perum Bulog Kantor Cabang Medan, Sumatera Utara, memastikan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penyaluran dilakukan melalui sejumlah saluran distribusi, termasuk Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pemimpin Cabang Bulog Medan, Lutfillah Barus, mengatakan beras SPHP menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Ia mengimbau masyarakat agar membeli beras sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasalnya, Bulog terus mengupayakan ketersediaan pasokan secara bertahap melalui pasar dan jaringan pengecer resmi.

Saat ini, stok beras di gudang Bulog Medan mencapai 13.000 ton. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah dengan adanya pasokan dari provinsi lain untuk memperkuat persediaan.

Bulog juga melakukan pemantauan terhadap penjualan beras SPHP guna memastikan distribusi tepat sasaran dan harga sesuai ketentuan pemerintah. Harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan untuk beras SPHP tersebut sebesar Rp13.100 per kilogram.



Pengelolaan stok dilakukan sesuai kebutuhan dan penugasan pemerintah agar penyaluran beras dapat berjalan melalui berbagai program. Langkah ini diharapkan menjaga pemerataan distribusi sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap beras dengan harga terjangkau.

Berdasarkan catatan Bulog Medan, realisasi penyaluran beras SPHP sejak Maret hingga 10 Oktober 2026 mencapai 15.265 ton. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 14.553 ton.

Capaian itu menunjukkan penyaluran beras SPHP telah melewati sasaran yang ditentukan. Bulog Medan pun terus berupaya menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.