Rabu, 14 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Sumut Dapat 15.011 Kuota Bedah Rumah pada 2026, Daerah Diminta Percepat Realisasi

icaa - Tuesday, 13 October 2026 | 07:30 PM

Background
Sumut Dapat 15.011 Kuota Bedah Rumah pada 2026, Daerah Diminta Percepat Realisasi

Medan – Provinsi Sumatera Utara memperoleh alokasi 15.011 unit bantuan bedah rumah pada 2026. Pemerintah kabupaten/kota diminta mempercepat proses realisasi agar bantuan tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, menyebutkan bahwa kuota bantuan bedah rumah tahun ini meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang hanya mencapai sekitar 1.900 unit.

Menurut Timur, peningkatan alokasi tersebut menjadi kesempatan untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Sumatera Utara. Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program dapat diselesaikan sesuai target hingga akhir tahun.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten/kota segera melengkapi dokumen administrasi, termasuk berita acara calon penerima bantuan dan berkas pendukung lainnya. Kelengkapan dokumen diperlukan untuk mencegah keterlambatan pelaksanaan program.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatera II, Rizaldi Andi Atjo, menjelaskan bahwa bantuan bedah rumah diberikan sekitar Rp20 juta untuk setiap unit. Dana tersebut dialokasikan sebesar Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah pekerja.



Rizaldi menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan data calon penerima dan dokumen persyaratan telah lengkap. Tahapan yang harus diselesaikan mencakup penyusunan kebutuhan anggaran, penetapan penerima bantuan, serta penerbitan surat keputusan sesuai ketentuan.

Ia menyebutkan, peningkatan kuota dari 1.900 unit pada 2025 menjadi 15.011 unit pada 2026 setara dengan kenaikan sekitar 657 persen. Besarnya alokasi tersebut membutuhkan kesiapan dan kerja sama seluruh pihak agar bantuan dapat terlaksana secara optimal.

Hasil evaluasi program juga akan menjadi bahan perbaikan pelaksanaan pada 2026 sekaligus pertimbangan dalam menyusun perencanaan program tahun berikutnya. Sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan dapat mendukung kelancaran program bedah rumah agar bantuan tepat sasaran.