Rabu, 14 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Impor Bahan Bakar Mineral dan Plastik ke Sumut Turun pada Juli 2026

icaa - Tuesday, 13 October 2026 | 07:42 AM

Background
Impor Bahan Bakar Mineral dan Plastik ke Sumut Turun pada Juli 2026

Medan – Nilai impor bahan bakar mineral ke Sumatera Utara mengalami penurunan sebesar 28 persen pada Juli 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai impor komoditas tersebut tercatat sebesar US$98,2 juta atau sekitar Rp1,75 triliun.

Angka tersebut turun dari US$136,5 juta atau sekitar Rp2,4 triliun pada Juni 2026. Meski mengalami penurunan secara bulanan, nilai impor bahan bakar mineral masih meningkat 27 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebesar US$77 juta.

Komoditas bahan bakar mineral yang diimpor ke Sumut meliputi petroleum bitumen, bahan bakar diesel untuk kendaraan, serta bensin dengan nilai oktan RON 90 ke atas hingga di bawah RON 97.

Penurunan juga terjadi pada impor plastik dan barang berbahan plastik. Pada Juli 2026, nilai impor komoditas ini mencapai US$23,2 juta atau sekitar Rp416 miliar, turun 32 persen dibandingkan Juni 2026 yang sebesar US$34,1 juta atau sekitar Rp611 miliar.

Selain itu, impor buah-buahan turut mengalami penurunan. Nilainya tercatat sebesar US$7 juta atau sekitar Rp125 miliar pada Juli 2026, berkurang 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$10,6 juta atau sekitar Rp190 miliar.



Di sisi lain, impor mesin-mesin ke Sumatera Utara justru meningkat tajam. Nilainya mencapai US$89 juta atau sekitar Rp1,59 triliun pada Juli 2026, naik 96 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebesar US$45,4 juta atau sekitar Rp813,8 miliar.

Secara keseluruhan, nilai impor berbagai komoditas ke Sumatera Utara pada Juli 2026 mencapai US$577 juta atau sekitar Rp10,3 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$551 juta atau sekitar Rp9,8 triliun.