Impor Bahan Bakar Mineral ke Sumut Turun 28 Persen pada Juli 2026
RAU - Tuesday, 13 October 2026 | 04:46 PM


Medan – Nilai impor bahan bakar mineral ke Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan pada Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, nilai impor komoditas tersebut tercatat sebesar US$ 98,2 juta atau sekitar Rp 1,75 triliun.
Angka tersebut turun 28 persen dibandingkan Juni 2026, ketika nilai impor bahan bakar mineral mencapai US$ 136,5 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Dengan penurunan itu, nilai impor bahan bakar mineral di Sumatera Utara kembali berada di bawah US$ 100 juta.
Meski mengalami penurunan secara bulanan, nilai impor bahan bakar mineral justru meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Secara tahunan atau year on year (YoY), impor komoditas ini naik 27 persen dari US$ 77 juta atau sekitar Rp 1,38 triliun.
Komoditas bahan bakar mineral yang diimpor ke Sumatera Utara mencakup sejumlah produk, seperti petroleum bitumen, bahan bakar diesel untuk kendaraan bermotor, serta bensin dengan angka oktan atau RON 90 hingga di atasnya, tetapi di bawah RON 97.
Impor Plastik dan Buah-buahan Ikut Menurun
Penurunan impor tidak hanya terjadi pada bahan bakar mineral. Impor plastik dan barang-barang dari plastik ke Sumatera Utara juga mengalami penyusutan pada Juli 2026.
Nilai impor kelompok komoditas tersebut tercatat sebesar US$ 23,2 juta atau sekitar Rp 416 miliar. Jumlah ini turun 32 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai US$ 34,1 juta atau sekitar Rp 611 miliar.
Impor buah-buahan juga menunjukkan tren penurunan. Pada Juli 2026, nilai impor buah-buahan ke Sumatera Utara tercatat sebesar US$ 7 juta atau sekitar Rp 125 miliar.
Nilai tersebut berkurang 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya, ketika impor buah-buahan mencapai US$ 10,6 juta atau sekitar Rp 190 miliar.
Penurunan pada ketiga kelompok komoditas tersebut menunjukkan adanya perubahan nilai impor dari bulan ke bulan. Namun, angka penurunan itu tidak serta-merta menggambarkan berkurangnya kebutuhan masyarakat atau aktivitas ekonomi karena nilai impor juga dapat dipengaruhi oleh harga barang, volume pembelian, dan waktu kedatangan barang.
Impor Mesin-Mesin Justru Meningkat Tajam
Berbeda dengan bahan bakar mineral, plastik, dan buah-buahan, impor mesin-mesin ke Sumatera Utara justru mengalami peningkatan signifikan pada Juli 2026.
Berdasarkan data yang dikutip, nilai impor mesin-mesin mencapai US$ 89 juta atau sekitar Rp 1,59 triliun. Angka tersebut melonjak 96 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebesar US$ 45,4 juta atau sekitar Rp 813,8 miliar.
Kenaikan impor mesin-mesin menjadi salah satu perkembangan penting dalam perdagangan luar negeri Sumatera Utara selama periode tersebut. Meski demikian, data nilai impor saja belum cukup untuk memastikan penyebab peningkatan maupun jenis kegiatan usaha yang paling banyak mendorong permintaan mesin.
Total Impor Sumut Tetap Mengalami Kenaikan
Secara keseluruhan, nilai impor berbagai komoditas ke Sumatera Utara pada Juli 2026 tercatat sebesar US$ 577 juta atau sekitar Rp 10,3 triliun.
Nilai tersebut meningkat dibandingkan Juni 2026 yang mencapai US$ 551 juta atau sekitar Rp 9,8 triliun. Dengan demikian, meskipun beberapa kelompok komoditas mengalami penurunan, total impor Sumatera Utara tetap bertambah dari bulan sebelumnya.
Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan bahwa perkembangan impor tidak selalu seragam pada setiap kelompok barang. Penurunan impor bahan bakar mineral, plastik, dan buah-buahan terjadi bersamaan dengan kenaikan impor mesin-mesin serta peningkatan nilai impor secara keseluruhan.
Data impor tersebut memberikan gambaran mengenai perubahan arus barang dari luar negeri ke Sumatera Utara. Untuk memahami kondisi perdagangan secara lebih menyeluruh, perkembangan nilai impor perlu dilihat bersama data volume barang, harga komoditas, serta nilai ekspor pada periode yang sama.
Next News

BMKG: Asap Terdeteksi di Seluruh Sumatera Utara, Jarak Pandang Menurun
in 6 hours

Tapanuli Utara Berpotensi Kabut/Asap, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (14/10)
in 2 hours

Medan Fashion Culture Festival 2026 Angkat Inovasi Ulos dan Promosikan Desainer Lokal
12 hours ago

Pengguna Vape Narkotika di Sumut Didominasi Remaja Usia 15–20 Tahun
a day ago

Impor Bahan Bakar Mineral dan Plastik ke Sumut Turun pada Juli 2026
a day ago

Sumut Dapat 15.011 Kuota Bedah Rumah pada 2026, Daerah Diminta Percepat Realisasi
13 hours ago

BMKG: Kualitas Udara Sumut Sedang hingga Tidak Sehat akibat Sebaran Asap
13 hours ago

BNNP Sumut Soroti Pengguna Vape Narkotika dari Kalangan Remaja, Prevalensi Narkoba Jadi Perhatian
15 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Selasa 13 Oktober 2026: Semua Wilayah Rata Diguyur Hujan Ringan
a day ago

Bulog Medan Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Capai 13.000 Ton
a day ago





