BMKG Deteksi 48 Titik Panas di Sumut, Warga Diminta Waspada Potensi Karhutla
Tata - Wednesday, 28 January 2026 | 02:48 AM


MEDAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya 48 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Afriza, menyampaikan bahwa sejumlah daerah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, wilayah pesisir barat Sumut, Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, sebagian kawasan pesisir timur, serta wilayah selatan Sumatera Utara.
Menurutnya, hasil analisis kondisi meteorologi menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Sumut dalam beberapa hari terakhir mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan dengan intensitas penyinaran matahari yang cukup tinggi, terutama pada pagi hingga siang hari.
"Cuaca panas ini dipengaruhi oleh minimnya tutupan awan akibat terbatasnya pertumbuhan awan konvektif, khususnya di wilayah Sumatera Utara bagian timur," ujar Putri Afriza kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal tanpa hambatan awan yang signifikan. Selain itu, dominasi massa udara yang relatif kering di lapisan bawah atmosfer turut menghambat proses pembentukan awan hujan.
Faktor lainnya adalah pola angin regional yang cenderung lemah sehingga sirkulasi dan distribusi panas di atmosfer tidak berjalan optimal. Akibatnya, panas terakumulasi di wilayah daratan, terutama di kawasan perkotaan.
Putri menambahkan, keberadaan titik panas menjadi indikator kondisi lahan atau vegetasi yang sangat kering dan mudah terbakar, sehingga berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Berdasarkan data BBMKG Wilayah I per Selasa (27/1/2026), sebanyak 48 titik panas terpantau pada Senin (26/1/2026). Titik panas tersebut tersebar di berbagai daerah, di antaranya dua titik di Kabupaten Dairi, enam titik di Humbang Hasundutan, empat titik di Kabupaten Karo, tiga titik di Kabupaten Labuhanbatu, satu titik di Labuhanbatu Selatan, tujuh titik di Mandailing Natal, dua titik di Nias Utara, tiga titik di Padang Lawas Utara, serta dua titik di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Next News

Bupati Gus Irawan Buka Puasa Bersama Ormas dan OKP, Ajak Bersatu Bangkitkan Tapanuli Selatan Pasca Bencana
5 hours ago

RSUD Panyabungan Segera Operasikan Cath Lab, Layanan Jantung untuk Warga Madina Makin Dekat
a day ago

Jelang Idulfitri 1447 H, KPPU dan Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Empat Pasar di Medan
a day ago

Pemko Medan Pastikan Keamanan dan Pelayanan Maksimal Saat Idul Fitri 1447 H
a day ago

Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Bangun Desa
a day ago

Polda Sumut Kerahkan 11.002 Personel dalam Operasi Ketupat Toba 2026
a day ago

Bupati Madina Minta Warga Aktif Awasi Program Makan Bergizi Gratis
2 days ago

Satgas PRR Salurkan Rp528,76 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana di Sumatera
2 days ago

Polda Sumut Siapkan Operasi Ketupat Toba 2026 untuk Amankan Mudik Lebaran
2 days ago

Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Desa
3 days ago





