Benarkah Tertawa Bisa Meningkatkan Imunitas?
Liaa - Thursday, 26 February 2026 | 03:43 AM


Tertawa bukan sekadar respons emosional.
Saat kita tertawa, tubuh mengalami serangkaian perubahan fisiologis yang melibatkan sistem saraf, hormon, dan bahkan sistem kekebalan.
Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, tertawa dapat merangsang pelepasan endorfin—zat kimia alami otak yang meningkatkan rasa nyaman dan menurunkan stres.
1️⃣ Tertawa dan Hormon Stres
Saat seseorang mengalami stres, tubuh memproduksi hormon seperti kortisol dan adrenalin. Kadar stres yang tinggi dalam jangka panjang dapat menekan sistem imun.
Penelitian yang dirujuk oleh National Institutes of Health menunjukkan bahwa respons relaksasi—termasuk tertawa—dapat membantu menurunkan kadar hormon stres.
Ketika hormon stres menurun, sistem kekebalan memiliki kesempatan bekerja lebih optimal.
2️⃣ Pengaruh pada Sel Imun
Beberapa studi menemukan bahwa tertawa dapat meningkatkan aktivitas:
•Natural Killer (NK cells)
•Sel T
•Antibodi tertentu
Natural Killer cells berperan penting dalam melawan virus dan sel abnormal.
Walau efeknya tidak instan seperti obat, perubahan ini menunjukkan adanya hubungan antara kondisi psikologis dan fungsi imun.
3️⃣ Konsep Psikoneuroimunologi
Hubungan antara pikiran, sistem saraf, dan imunitas dipelajari dalam bidang yang disebut psikoneuroimunologi.
Emosi positif dapat memengaruhi respons inflamasi dan keseimbangan imun dalam tubuh.
Artinya, suasana hati memang memiliki dampak biologis.
Apakah Tertawa Bisa Menggantikan Obat?
Tidak.
Tertawa bukan pengganti pengobatan medis. Namun, sebagai bagian dari gaya hidup sehat, tertawa dapat menjadi faktor pendukung kesehatan secara menyeluruh.
Tubuh manusia tidak memisahkan antara kondisi mental dan fisik. Keduanya saling terhubung.
Cara Praktis "Terapi Tertawa"
✔️ Menonton konten komedi
✔️ Berkumpul dengan keluarga
✔️ Berinteraksi sosial
✔️ Latihan pernapasan sambil tersenyum
Terkadang hal sederhana seperti bercanda bersama keluarga sudah cukup memberi efek biologis positif.
Next News

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Berisiko Memicu Pertumbuhan Sel Kanker
in 6 hours

Perut Sering Kembung? Kenali Kemungkinan Infeksi Bakteri Helicobacter pylori
in 6 hours

10 Satwa Paling Langka di Dunia yang Terancam Punah
17 hours ago

Walt Disney: Tokoh di Balik Dunia Animasi Modern
17 hours ago

Pulau Berpenghuni Yang Paling Terpencil di Dunia
17 hours ago

Asal Usul Tradisi Pulang Kampung Saat Lebaran
17 hours ago

Kebiasaan Pagi yang Baik untuk Memulai Hari
5 hours ago

Mengapa Baterai Smartphone Cepat Habis?
a day ago

Apa Itu Deepfake dan Mengapa Teknologi Ini Bisa Berbahaya?
a day ago

Kota Terpanas di Dunia: Tempat dengan Suhu Ekstrem di Bumi
a day ago





