Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Memengaruhi Kesehatan Jantung?
RAU - Saturday, 27 June 2026 | 07:07 PM


Di era modern, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, baik saat bekerja di depan komputer, belajar, mengemudi, maupun menikmati hiburan melalui ponsel atau televisi. Aktivitas ini sering kali dianggap tidak berbahaya. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung.
Lantas, benarkah kebiasaan duduk dalam waktu lama dapat memengaruhi kesehatan jantung? Berikut penjelasannya.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Duduk Terlalu Lama?
Saat duduk dalam waktu yang lama, aktivitas otot tubuh, terutama di kaki, menjadi sangat minim. Kondisi ini membuat pembakaran kalori melambat dan aliran darah tidak seefisien ketika tubuh bergerak.
Selain itu, metabolisme tubuh juga ikut menurun sehingga kemampuan tubuh mengatur kadar gula darah, tekanan darah, dan lemak menjadi kurang optimal.
Hubungan Duduk Terlalu Lama dengan Kesehatan Jantung
Berikut beberapa alasan mengapa kebiasaan duduk terlalu lama dapat berdampak pada kesehatan jantung.
1. Melancarkan Aliran Darah Menjadi Lebih Sulit
Kurangnya gerakan membuat sirkulasi darah, terutama pada tungkai, menjadi lebih lambat. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem pembuluh darah.
2. Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
Orang yang jarang bergerak cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi), terutama jika disertai pola makan yang kurang sehat dan berat badan berlebih.
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.
3. Memengaruhi Kadar Gula Darah
Duduk terlalu lama dapat mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin. Akibatnya, kadar gula darah lebih sulit dikendalikan sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Diabetes sendiri merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular.
4. Meningkatkan Kolesterol Jahat
Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, sekaligus menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Kondisi ini dapat memicu penumpukan plak pada pembuluh darah yang meningkatkan risiko serangan jantung.
5. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan
Semakin lama duduk, semakin sedikit kalori yang dibakar tubuh. Jika asupan kalori tetap tinggi, berat badan akan lebih mudah meningkat.
Obesitas merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.
Berapa Lama Duduk yang Dianggap Terlalu Lama?
Tidak ada batas waktu yang berlaku sama untuk semua orang. Namun, banyak ahli menyarankan untuk menghindari duduk tanpa jeda lebih dari 30–60 menit.
Jika pekerjaan mengharuskan Anda duduk sepanjang hari, usahakan untuk berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan setiap setengah hingga satu jam.
Apakah Olahraga Saja Sudah Cukup?
Berolahraga secara rutin memang sangat penting, tetapi olahraga tidak sepenuhnya menghilangkan dampak negatif dari kebiasaan duduk terlalu lama.
Sebagai contoh, seseorang yang berolahraga selama 30 menit setiap pagi tetap dapat berisiko jika setelah itu menghabiskan 8–10 jam duduk tanpa banyak bergerak.
Karena itu, aktivitas fisik ringan yang dilakukan sepanjang hari juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan.
Tips Mengurangi Dampak Duduk Terlalu Lama
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Berdiri dan berjalan setiap 30–60 menit.
- Lakukan peregangan ringan saat bekerja.
- Gunakan tangga daripada lift jika memungkinkan.
- Berjalan kaki saat menerima panggilan telepon.
- Parkir kendaraan sedikit lebih jauh agar lebih banyak berjalan.
- Lakukan olahraga intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu sesuai anjuran kesehatan.
Kapan Harus Waspada?
Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda sering duduk dalam waktu lama dan mengalami gejala seperti:
- Nyeri dada.
- Sesak napas.
- Jantung berdebar tidak normal.
- Pembengkakan pada kaki.
- Mudah lelah tanpa sebab yang jelas.
Gejala tersebut dapat berkaitan dengan gangguan pada jantung atau pembuluh darah dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kesimpulan
Duduk terlalu lama memang dapat memengaruhi kesehatan jantung. Kebiasaan ini dapat memperlambat sirkulasi darah, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hingga obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.
Untuk mengurangi dampaknya, jangan hanya mengandalkan olahraga rutin. Biasakan pula bergerak secara berkala sepanjang hari, misalnya dengan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan setiap 30–60 menit. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
8 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in 4 hours

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in 4 hours

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
in 2 hours

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
in 2 hours

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
in 2 hours

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
in 2 hours

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
in 2 hours

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
in 2 hours

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
in 2 hours





