Baju Bisa Terasa Lebih Bau Setelah Kering di Dalam Rumah, Ini yang Perlu Diperhatikan
Laila - Saturday, 26 September 2026 | 08:10 PM


Baju yang sudah dicuci seharusnya memiliki aroma bersih dan segar. Namun, kondisi berbeda bisa terjadi ketika pakaian dijemur di dalam rumah. Bukannya harum, baju terkadang justru mengeluarkan bau apek atau terasa kurang segar setelah kering.
Menjemur pakaian di dalam rumah sebenarnya bisa dilakukan ketika cuaca tidak mendukung. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena pakaian membutuhkan sirkulasi udara yang cukup agar air di dalam serat kain dapat menguap dengan baik.
Berikut beberapa penyebab baju bisa terasa lebih bau setelah dikeringkan di dalam rumah.
1. Sirkulasi udara kurang baik
Ruangan yang tertutup membuat udara lembap dari pakaian lebih sulit keluar. Akibatnya, pakaian membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar kering.
Semakin lama kain berada dalam kondisi lembap, semakin besar kemungkinan munculnya aroma apek.
2. Pakaian terlalu berdekatan
Menjemur banyak pakaian dalam satu tempat memang menghemat ruang, tetapi dapat menghambat aliran udara di antara kain.
Pakaian yang saling menempel akan lebih sulit mendapatkan udara sehingga proses pengeringan menjadi lebih lambat. Sebaiknya beri jarak antar pakaian saat menjemurnya.
3. Baju tidak segera dijemur setelah dicuci
Pakaian yang dibiarkan terlalu lama berada di dalam mesin cuci atau keranjang dalam kondisi basah dapat mulai mengeluarkan bau kurang sedap.
Setelah proses pencucian selesai, sebaiknya pakaian segera dikeluarkan dan dijemur agar tidak terlalu lama berada dalam kondisi lembap.
4. Deterjen terlalu banyak
Menggunakan deterjen dalam jumlah berlebihan tidak selalu membuat pakaian menjadi lebih bersih. Sisa deterjen dapat tertinggal di serat kain apabila proses pembilasan tidak optimal.
Residu tersebut dapat membuat kain terasa kurang segar dan dalam kondisi tertentu justru berkontribusi terhadap munculnya bau.
5. Mesin cuci juga perlu dibersihkan
Baju yang sudah dicuci tetapi tetap berbau bisa saja berkaitan dengan kondisi mesin cuci. Sisa deterjen, kotoran, kelembapan, dan residu dari pencucian sebelumnya dapat menumpuk pada bagian tertentu.
Karena itu, mesin cuci juga perlu dibersihkan secara berkala sesuai petunjuk dari produsennya.
6. Pakaian terlalu lama berada di ruangan lembap
Kamar mandi atau ruangan dengan kelembapan tinggi bukan tempat yang ideal untuk mengeringkan banyak pakaian. Udara yang sudah lembap membuat air dari pakaian lebih sulit menguap.
Jika harus menjemur di dalam rumah, pilih area yang memiliki ventilasi dan aliran udara lebih baik.
7. Tidak menggunakan kipas atau ventilasi saat diperlukan
Aliran udara dapat membantu mempercepat penguapan air dari pakaian. Membuka jendela atau menggunakan kipas di ruangan yang sesuai dapat membantu meningkatkan sirkulasi udara.
Namun, pastikan ruangan tetap aman dan tidak membuat pakaian terkena kelembapan dari luar.
8. Pakaian belum benar-benar kering ketika disimpan
Kadang pakaian terasa kering di bagian luar, tetapi masih menyimpan sedikit kelembapan di bagian yang tebal, seperti kerah, saku, lipatan, atau bagian pinggang.
Jika langsung dilipat dan dimasukkan ke lemari, kelembapan tersebut dapat terperangkap dan membuat pakaian berbau.
Untuk mencegah bau, pastikan pakaian benar-benar kering sebelum dilipat. Beri jarak antar pakaian ketika menjemur dan hindari memenuhi satu rak dengan terlalu banyak cucian.
Jika pakaian sudah terlanjur berbau, mencucinya kembali dan mengeringkannya dengan sirkulasi udara yang baik dapat menjadi pilihan. Jika bau terus muncul meski cara mencuci dan mengeringkan sudah diperbaiki, periksa juga kebersihan mesin cuci dan kondisi tempat penyimpanan pakaian.
Jadi, bukan semata-mata karena pakaian dijemur di dalam rumah. Cara menjemur, kondisi ruangan, jumlah pakaian, kebersihan mesin cuci, dan lama waktu pengeringan turut menentukan apakah pakaian tetap segar atau justru menjadi bau setelah kering.
Next News

Bau Mulut Mengganggu Aktivitas? Kenali Bahan Alami yang Sering Digunakan untuk Menyegarkan Napas
in 5 hours

Kulit Tangan Kasar Karena Sering Cuci Tangan? Coba Perawatan Sederhana dengan Bahan Alami
in 5 hours

Siku dan Lutut Menghitam? Kebiasaan Sederhana dan Bahan Alami Ini Bisa Membantu Perawatannya
in 5 hours

Kenapa Garam Bisa Mengubah Tekstur Sayuran? Ternyata Ada Proses yang Terjadi
7 hours ago

Mahkota yang Terlihat Mewah Bisa Menyimpan Sejarah Panjang, Ini Hal Menarik yang Perlu Diketahui
12 hours ago

Kenapa Jambu Monyet Disebut Demikian? Nama Uniknya Punya Cerita
12 hours ago

Jambu Monyet Terlihat Sederhana, Tapi Punya Bagian yang Bernilai Ekonomi Tinggi
12 hours ago

Kenapa Buah Jambu Monyet Tumbuh di Atas Kacangnya? Ini Penjelasan Uniknya
13 hours ago

Kenapa Umbut Kelapa Harus Diolah dengan Cara Tertentu? Ini Alasannya
13 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Es Krim Bisa Membuat Kepala Sakit? Ini Penjelasannya
13 hours ago





