Resep Bolu Kukus Mekar yang Lembut dan Tidak Bantat
Laila - Tuesday, 22 September 2026 | 01:32 PM


Bolu kukus mekar menjadi salah satu jajanan yang cukup mudah ditemukan dan digemari karena teksturnya yang lembut. Bagian atasnya yang merekah seperti bunga membuat kue ini terlihat menarik, sementara rasanya yang manis cocok disantap sebagai camilan bersama teh atau kopi.
Membuat bolu kukus sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tidak bantat. Adonan yang tidak tercampur dengan baik, pengocokan yang kurang tepat, atau suhu kukusan yang tidak stabil dapat membuat bolu gagal mengembang.
Berikut resep sederhana yang bisa dicoba di rumah.
Bahan-bahan
- 2 butir telur
- 180 gram gula pasir
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 1 sendok teh emulsifier, seperti SP atau TBM
- 1/2 sendok teh baking powder
- 150 ml susu cair atau santan
- 1 sendok teh vanili
- 2 sendok makan minyak sayur
- Pewarna makanan secukupnya jika ingin membuat bolu warna-warni
- Cup kertas secukupnya
Cara Membuat
1. Siapkan kukusan
Sebelum membuat adonan, panaskan kukusan terlebih dahulu. Pastikan air sudah mendidih dan menghasilkan uap yang cukup banyak ketika adonan siap dimasukkan.
Lapisi tutup kukusan dengan kain bersih jika menggunakan tutup yang memungkinkan uap air mengembun. Cara ini membantu mencegah air menetes langsung ke permukaan bolu.
2. Kocok telur dan gula
Masukkan telur, gula pasir, dan emulsifier ke dalam wadah. Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi sampai adonan menjadi putih, kental, dan mengembang.
Tahap ini penting karena udara yang masuk ke dalam adonan membantu memberikan struktur pada bolu. Jangan terburu-buru menghentikan proses pengocokan sebelum adonan mencapai konsistensi yang sesuai.
3. Masukkan bahan kering
Ayak tepung terigu dan baking powder agar tidak menggumpal. Masukkan secara bertahap ke dalam adonan telur.
Aduk perlahan menggunakan spatula dengan teknik melipat dari bawah ke atas. Hindari mengaduk terlalu keras atau terlalu lama karena dapat membuat udara yang sudah terbentuk dalam adonan berkurang.
4. Tambahkan susu dan minyak
Masukkan susu cair atau santan secara perlahan, kemudian tambahkan minyak sayur dan vanili. Aduk kembali sampai seluruh bahan tercampur rata.
Pastikan tidak ada minyak yang mengendap di dasar adonan. Jika minyak tidak tercampur dengan baik, tekstur bolu dapat menjadi kurang merata.
5. Tambahkan pewarna
Jika ingin membuat bolu kukus berwarna, bagi adonan menjadi beberapa bagian lalu tambahkan pewarna makanan sesuai selera. Aduk perlahan hingga warna tercampur.
Pewarna tidak wajib digunakan. Bolu juga dapat dibuat dengan warna alami dari bahan seperti cokelat atau pandan.
6. Tuang ke dalam cup
Masukkan adonan ke dalam cup kertas. Jangan mengisi cup terlalu penuh karena adonan akan mengembang ketika dikukus. Isi sekitar tiga perempat bagian cup agar tersedia ruang untuk adonan merekah.
Letakkan cup di dalam cetakan bolu kukus agar bentuknya tetap tegak selama proses pengukusan.
7. Kukus dengan uap yang cukup
Setelah air kukusan benar-benar mendidih, masukkan cetakan berisi adonan. Gunakan api sedang hingga besar agar uap tetap stabil.
Usahakan tidak terlalu sering membuka tutup kukusan selama proses memasak. Perubahan suhu secara tiba-tiba dapat mengganggu proses pengembangan bolu.
Kukus selama kurang lebih 15–20 menit, tergantung ukuran bolu dan kondisi kukusan. Setelah matang, lakukan pengecekan menggunakan tusuk gigi. Jika tusuk gigi keluar bersih dari bagian tengah bolu, kue sudah dapat diangkat.
Tips Agar Bolu Kukus Tidak Bantat
Ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan jika ingin mendapatkan bolu kukus yang lembut dan mekar.
Pertama, pastikan telur, gula, dan emulsifier dikocok sampai benar-benar mengembang. Struktur udara dari proses pengocokan sangat membantu adonan naik ketika terkena panas.
Kedua, jangan memasukkan tepung sekaligus dalam jumlah besar. Bahan kering yang sudah diayak sebaiknya dimasukkan secara bertahap dan dicampur perlahan.
Ketiga, pastikan kukusan sudah panas sebelum adonan dimasukkan. Bolu membutuhkan panas dan uap yang cukup untuk mengembang dengan baik.
Keempat, jangan terlalu sering membuka tutup kukusan. Jika tutup dibuka ketika proses pengembangan masih berlangsung, suhu di dalam kukusan dapat turun dan membuat hasil bolu kurang maksimal.
Kelima, jangan mengisi cup terlalu penuh. Adonan yang memiliki ruang untuk mengembang akan lebih mudah membentuk bagian atas yang merekah.
Terakhir, pastikan air kukusan tidak sampai habis selama proses memasak. Jumlah air yang cukup membantu menghasilkan uap secara konsisten.
Bolu kukus yang sudah matang dapat langsung dikeluarkan dari kukusan dan dibiarkan sedikit mendingin sebelum disajikan. Teksturnya yang lembut dan bagian atasnya yang merekah membuat kue ini cocok untuk camilan keluarga maupun sajian saat berkumpul.
Excerpt:
Bolu kukus mekar bisa dibuat dengan bahan sederhana. Kunci agar hasilnya lembut dan tidak bantat adalah mengocok telur dan gula hingga mengembang, mencampur adonan secara perlahan, serta memastikan kukusan sudah panas dan menghasilkan uap yang cukup.
Next News

Kenapa Udara Terasa Lebih Panas Menjelang Hujan?
in 7 hours

Kebiasaan Kecil di Rumah yang Diam-Diam Membuat Tagihan Listrik Membengkak
in 7 hours

Anjing Mengibaskan Ekor, Apakah Selalu Berarti Senang?
in 7 hours

Telur Direbus dan Digoreng, Apa yang Membedakan Kandungan Gizinya?
in 6 hours

Resep Roti Pisang Sederhana untuk Sarapan
in 6 hours

Resep Martabak Manis Rumahan dengan Topping Sesuai Selera
6 hours ago

Kenapa Daun Tanaman Bisa Menguning Padahal Rajin Disiram?
in 6 hours

Tenggorokan Terasa Mengganjal Terus, Apa Penyebabnya?
in 6 hours

Kenapa Luka Bisa Lama Sembuh? Ini Faktor yang Memengaruhinya
in 6 hours

Perut Kembung Hampir Setiap Hari, Apakah Normal?
in 6 hours





