Apakah Jahe Bisa Menghangatkan Tubuh Saat Kedinginan? Kenali Fakta dan Manfaatnya
Tata - Monday, 26 October 2026 | 09:15 AM


Jahe merupakan salah satu rempah yang sering digunakan dalam berbagai makanan dan minuman tradisional. Selain memberikan aroma khas, jahe juga populer sebagai bahan minuman yang dikonsumsi ketika hujan, saat udara dingin, atau ketika tubuh terasa kurang nyaman.
Kebiasaan mengonsumsi air jahe hangat menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuannya dalam menjaga suhu tubuh. Untuk memahami manfaatnya, penting mengetahui bagaimana senyawa alami jahe memberikan sensasi hangat serta batas manfaatnya bagi tubuh.
1. Jahe Memberikan Sensasi Hangat pada Tubuh
Jahe mengandung senyawa alami, seperti gingerol dan shogaol, yang berkontribusi terhadap rasa pedas dan sensasi hangat. Senyawa tersebut berinteraksi dengan reseptor sensorik yang berperan dalam merasakan panas.
Ketika seseorang meminum air jahe hangat, suhu minuman dan karakteristik senyawa jahe dapat membuat tubuh terasa lebih nyaman. Namun, sensasi hangat tersebut tidak selalu menunjukkan adanya peningkatan suhu inti tubuh secara signifikan.
2. Air Jahe Hangat Membantu Memberikan Kenyamanan
Minuman hangat dapat memberikan rasa nyaman ketika udara dingin. Air jahe menjadi salah satu pilihan karena memiliki aroma yang khas dan rasa pedas yang disukai banyak orang.
Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, minuman ini dapat dinikmati saat beristirahat atau bersantai. Meski begitu, air jahe bukan pengganti pakaian hangat atau perlindungan yang memadai ketika seseorang berada di lingkungan bersuhu sangat rendah.
3. Jahe Mengandung Senyawa Antioksidan
Selain memberikan sensasi hangat, jahe mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan dalam penelitian laboratorium. Senyawa tersebut menjadi perhatian dalam penelitian mengenai potensi manfaat jahe bagi kesehatan.
Namun, manfaatnya perlu dipahami secara tepat. Mengonsumsi jahe tidak menjamin seseorang terhindar dari penyakit, dan efek kesehatan tertentu masih bergantung pada dosis, bentuk jahe, serta bukti penelitian yang tersedia.
4. Jahe Tidak Selalu Meningkatkan Suhu Inti Tubuh
Meskipun sering disebut sebagai rempah penghangat, bukti ilmiah bahwa jahe dapat meningkatkan suhu inti tubuh secara konsisten pada orang yang kedinginan masih terbatas.
Suhu tubuh dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, pakaian, aktivitas fisik, dan kemampuan tubuh mempertahankan panas. Oleh sebab itu, jahe lebih tepat dipandang sebagai pelengkap untuk memberikan sensasi hangat, bukan sebagai cara utama mengatasi paparan dingin yang berbahaya.
5. Cara Membuat Minuman Jahe untuk Cuaca Dingin
Membuat minuman jahe cukup sederhana dan dapat dilakukan di rumah. Berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan jahe segar secukupnya, kemudian cuci hingga bersih.
- Iris atau memarkan jahe agar aromanya lebih mudah keluar.
- Rebus jahe bersama air selama beberapa menit.
- Tuangkan ke dalam cangkir dan tunggu hingga suhunya nyaman untuk diminum.
- Tambahkan sedikit madu jika diinginkan.
Sebaiknya hindari penggunaan gula secara berlebihan dan jangan meminum minuman ketika suhunya masih terlalu panas.
6. Cara Lain Menjaga Tubuh Tetap Hangat
Selain meminum air jahe, ada beberapa langkah yang lebih efektif untuk membantu mempertahankan panas tubuh ketika udara dingin, antara lain:
- Mengenakan pakaian berlapis sesuai kondisi cuaca.
- Menggunakan kaus kaki dan melindungi bagian tubuh dari paparan angin.
- Berada di ruangan yang hangat dan terlindung.
- Mengonsumsi makanan serta minuman yang cukup.
- Melakukan gerakan ringan jika kondisi memungkinkan.
Jika seseorang mengalami kebingungan, bicara tidak jelas, koordinasi tubuh terganggu, atau menggigil hebat setelah terpapar dingin, kondisi tersebut dapat menandakan hipotermia dan memerlukan pertolongan medis segera.
Kesimpulan
Jahe dapat memberikan sensasi hangat dan membantu meningkatkan kenyamanan saat cuaca dingin, terutama ketika dikonsumsi sebagai minuman hangat. Efek tersebut berkaitan dengan suhu minuman dan senyawa alami yang terkandung di dalam jahe.
Namun, bukti bahwa jahe mampu meningkatkan suhu inti tubuh secara berarti masih terbatas. Karena itu, menjaga tubuh tetap hangat tetap membutuhkan pakaian yang sesuai, tempat berlindung, dan perlindungan dari paparan dingin.
Next News

Mengapa Kaki Bisa Mengeluarkan Bau Tidak Sedap Meski Sudah Dicuci? Ini Penyebabnya
in an hour

Mengapa Latihan Beban Penting bagi Orang yang Ingin Menambah Massa Tubuh?
3 hours ago

Apakah Minum Air Putih Sebelum Makan Bisa Membantu Mengontrol Nafsu Makan?
3 hours ago

Apakah Sarapan Penting untuk Membantu Program Diet?
3 hours ago

Mengapa Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Mengurangi Porsi Makan?
3 hours ago

Apakah Makan Malam Selalu Menyebabkan Berat Badan Bertambah?
3 hours ago

Mengapa Mata Sering Terasa Kering Saat Menggunakan Gadget?
3 hours ago

Mengapa Tubuh Membutuhkan Vitamin D Setiap Hari?
3 hours ago

Mengapa Kuku Bisa Menjadi Rapuh dan Mudah Patah?
3 hours ago

Mengapa Seseorang Membutuhkan Waktu untuk Menyendiri?
4 hours ago





