Anak Jarang Main di Luar, Apa Dampaknya untuk Otak?
Tata - Monday, 23 February 2026 | 09:34 AM


Mengapa Main di Luar Penting?
Paparan cahaya matahari membantu produksi vitamin D, yang penting untuk perkembangan tulang dan sistem imun.
Menurut American Academy of Pediatrics, aktivitas fisik dan permainan bebas sangat penting untuk perkembangan sosial dan kognitif anak.
Dampaknya pada Otak
Bermain di luar ruangan bisa :
•Merangsang kreativitas
•Mengembangkan problem solving
•Melatih regulasi emosi
•Meningkatkan koneksi sosial
Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan alami membantu menurunkan kadar hormon stres pada anak dan meningkatkan fokus.
Sebaliknya,Risiko Jika Terlalu Banyak di Dalam Ruangan:
•Risiko obesitas meningkat
•Gangguan tidur
•Ketergantungan layar
•Gangguan perhatian
Anak usia 5–17 tahun disarankan aktif secara fisik minimal 60 menit per hari.
Manfaat Psikologis
Anak yang sering bermain di luar cenderung:
•Lebih stabil secara emosional
•Lebih percaya diri
•Memiliki risiko kecemasan lebih rendah
•Alam membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan produksi serotonin.
Kesimpulan
Bermain di luar bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi kebutuhan biologis untuk perkembangan otak dan kesehatan mental anak. Orang tua dapat mulai dengan aktivitas sederhana seperti berjalan sore atau bermain di taman.
Next News

Di Mana Bayamnya? Menguak Rahasia di Balik Sayur Bening Pasien
3 hours ago

Mata Panda Kaum Lembur: Benarkah Eye Pad Solusi Cepat Atasi Kantung Mata?
3 hours ago

Rahasia Gurun Sahara: Eksportir Debu Terbesar ke Seluruh Dunia
3 hours ago

Chiropractic: Si Ahli "Kretek-Kretek" Tulang, Amankah?
15 hours ago

Seberapa Penting Donor Darah bagi Kesehatan?
15 hours ago

Vitamin Apa Saja yang Diperlukan Usia 40 Tahun ke Atas?
15 hours ago

Robotik Medis: Masa Depan Pelayanan Kesehatan di Indonesia
15 hours ago

Benarkah Diet Tinggi Protein Bisa Menurunkan Berat Badan?
15 hours ago

Telinga Berdenging Tiba-Tiba, Normal atau Bahaya?
15 hours ago

Tanda-Tanda Anak Cerdas Sejak Dini
15 hours ago





