Selasa, 15 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

8 Daun yang Bisa Membantu Meredakan Gatal pada Kulit, Jangan Asal Digaruk

RAU - Saturday, 12 September 2026 | 03:54 PM

Background
8 Daun yang Bisa Membantu Meredakan Gatal pada Kulit, Jangan Asal Digaruk

Gatal pada kulit atau pruritus bisa muncul karena berbagai penyebab, seperti alergi, gigitan serangga, iritasi, eksim, hingga infeksi. Menggaruk memang dapat memberikan rasa lega sementara, tetapi jika dilakukan terus-menerus justru dapat menyebabkan luka dan memperburuk iritasi.

Untuk keluhan gatal yang ringan, beberapa bahan herbal secara tradisional dapat digunakan sebagai perawatan tambahan. Sejumlah tanaman mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antiradang atau antimikroba yang berpotensi membantu menenangkan kulit.

Berikut beberapa jenis daun yang dapat digunakan sebagai pilihan alami untuk membantu meredakan gatal.

1. Daun lidah buaya

Gel bening dari lidah buaya dikenal memberikan sensasi dingin dan menenangkan pada kulit. Kandungan tertentu di dalamnya juga memiliki aktivitas antiinflamasi sehingga dapat membantu meredakan iritasi ringan.

Gel lidah buaya yang bersih dapat dioleskan tipis pada area kulit yang gatal. Sebaiknya lakukan uji pada area kecil terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi reaksi alergi.



2. Daun mint

Mint mengandung mentol yang memberikan sensasi sejuk ketika diaplikasikan pada kulit. Sensasi tersebut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gatal ringan, misalnya setelah gigitan serangga.

Jika menggunakan minyak esensial mint, jangan mengoleskannya langsung ke kulit. Encerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa dan hindari area sensitif.

3. Daun sirih

Daun sirih telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan memiliki berbagai senyawa yang menunjukkan aktivitas antimikroba dan antiinflamasi.

Namun, penggunaan daun sirih langsung pada kulit dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang. Karena itu, penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati dan dihentikan jika muncul kemerahan atau rasa terbakar.

4. Daun pegagan

Pegagan atau Centella asiatica dikenal luas sebagai bahan dalam berbagai produk perawatan kulit. Tanaman ini memiliki senyawa aktif yang banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung proses pemulihan kulit.



Pegagan dapat digunakan sebagai bahan perawatan tambahan untuk kulit yang mengalami iritasi ringan, tetapi bukan pengganti pengobatan jika gatal disebabkan penyakit kulit tertentu.

5. Daun neem

Neem atau Azadirachta indica merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Daunnya mengandung berbagai senyawa yang memiliki aktivitas antimikroba dan antiinflamasi.

Jika menggunakan minyak neem, sebaiknya pilih produk yang memang diformulasikan untuk kulit dan ikuti petunjuk pemakaiannya. Hindari mengoleskan minyak esensial secara langsung tanpa pengenceran.

6. Daun kemangi

Kemangi tidak hanya digunakan sebagai pelengkap makanan, tetapi juga memiliki kandungan senyawa antioksidan dan antimikroba. Secara tradisional, daun ini dapat digunakan untuk membantu menenangkan kulit yang mengalami gatal ringan.

Air rebusan kemangi yang sudah dingin dapat digunakan sebagai kompres pada area kulit yang terasa gatal.



7. Daun peppermint

Peppermint memiliki kandungan mentol yang memberikan sensasi dingin pada kulit. Efek tersebut dapat membantu mengurangi rasa gatal untuk sementara, terutama pada keluhan ringan.

Minyak peppermint harus diencerkan terlebih dahulu sebelum digunakan pada kulit. Pemakaian dalam bentuk pekat dapat menyebabkan iritasi atau sensasi terbakar.

8. Daun basil

Basil mengandung berbagai senyawa aktif, termasuk eugenol yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Tanaman ini juga secara tradisional digunakan untuk membantu menenangkan berbagai masalah kulit.

Meski demikian, bukti klinis mengenai efektivitas basil sebagai pengobatan gatal masih terbatas sehingga penggunaannya sebaiknya hanya sebagai perawatan pendamping.