21 Blok Huntara di Tapanuli Selatan Capai 70 Persen, Ditargetkan Rampung Sepekan Ramadan
RAU - Wednesday, 18 February 2026 | 11:43 AM


MEDAN – Pembangunan 21 blok Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Tapanuli Selatan telah mencapai progres sekitar 70 persen. Fasilitas tersebut nantinya akan ditempati oleh 245 kepala keluarga terdampak banjir.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan huntara ditargetkan selesai pada pekan pertama Ramadan.
"Total yang dibangun ada 21 blok untuk menampung 245 kepala keluarga," ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa untuk wilayah Sumatera Utara, pembangunan huntara oleh Kementerian PU saat ini difokuskan di Tapanuli Selatan.
Meski progres sudah mencapai 70 persen, terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama faktor cuaca dan keterbatasan material. Namun, menurutnya, persoalan material kini telah teratasi dan pengerjaan terus dipercepat agar dapat selesai sesuai target.
"Target kami, minggu pertama puasa sudah siap," katanya.
Huntara tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti musala, gedung serbaguna, lapangan olahraga, ruang bermain anak, kamar mandi, serta dapur umum. Di dalam setiap kamar telah disediakan perabot, termasuk dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin.
Kurniawan memastikan hunian sementara itu dirancang cukup nyaman bagi para penyintas banjir. Dari sisi ketahanan material, bangunan diperkirakan dapat bertahan hingga 20 sampai 30 tahun.
Pemerintah berharap kondisi cuaca mendukung agar pembangunan dapat segera dirampungkan, sehingga para korban banjir sudah memiliki tempat tinggal yang layak sebelum Hari Raya Idulfitri.
Next News

Reli Asia Pasifik dilepas dari Kota Pematangsiantar, diikuti 45 peserta
2 hours ago

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara
2 hours ago

Gelombang panas melanda sebagian besar Korea Selatan
2 hours ago

BI Sumut kaji potensi wisata Danau d d Toba jadi ekonomi khusus
20 hours ago

Disdik Tapsel turun tangan tindaklanjuti dugaan guru dan kasek jarang masuk di SD Tapus Nabolak
20 hours ago

Pusdalops Sumut catat satu hektare terdampak karhutla di Simalungun
20 hours ago

Cuaca Sumatra Utara 8 Agustus 2026: Hujan Berpotensi Turun hingga Malam
14 hours ago

Indonesia dan Korea Selatan Bangun Pusat Pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan untuk Perkuat Mitigasi Kebakaran Hutan
2 days ago

Pemerintah Matangkan Pembaruan Buku Ajar Nasional, Prabowo Soroti Kualitas Materi dan Fisik Buku Pelajaran
2 days ago

BGN Proses Pemberhentian Tidak Hormat 66 Kepala Dapur MBG, Diduga Langgar Disiplin hingga Hukum
2 days ago





