17 April Hari Hemofilia Sedunia: Kenali Gangguan Pembekuan Darah yang Perlu Diwaspadai
RAU - Friday, 17 April 2026 | 11:00 AM


Hari ini, 17 April, diperingati sebagai Hari Hemofilia Sedunia.
Peringatan ini pertama kali dimulai pada tahun 1989 oleh World Federation of Hemophilia dan tanggal tersebut dipilih untuk menghormati hari lahir pendirinya, Frank Schnabel.
Tema global tahun 2026 adalah "Diagnosis: First Step to Care", yang menekankan pentingnya diagnosis sebagai langkah awal untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Tema ini sangat relevan, karena secara global diperkirakan lebih dari tiga perempat penderita hemofilia masih belum terdiagnosis.
Apa Itu Hemofilia?
Hemofilia adalah kelainan darah bawaan di mana darah tidak membeku secara normal karena tubuh kekurangan faktor pembekuan darah, yaitu protein yang membantu menghentikan perdarahan.
Secara umum ada dua jenis yang paling sering dikenal:
•Hemofilia A → kekurangan faktor VIII
•Hemofilia B → kekurangan faktor IX
Hemofilia A lebih sering ditemukan dibanding hemofilia B.
Kondisi ini umumnya diturunkan secara genetik dan lebih sering terjadi pada laki-laki.
Gejala yang Perlu Dikenali
Gejalanya tidak selalu terlihat sejak lahir, tetapi biasanya mulai tampak saat anak mulai aktif bergerak.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
•mimisan yang sulit berhenti
•mudah memar
•perdarahan lama setelah luka kecil
•perdarahan setelah cabut gigi atau imunisasi
•sendi bengkak dan nyeri
•darah pada urine atau feses
Pada kasus berat, perdarahan bisa terjadi tanpa benturan yang jelas.
Yang paling perlu diwaspadai adalah perdarahan di sendi seperti lutut, siku, atau pergelangan kaki.
Jika berulang, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen.
Kenapa Peringatan Ini Penting?
Banyak orang masih menganggap mudah memar atau mimisan berulang sebagai hal biasa.
Padahal, untuk sebagian anak, itu bisa menjadi tanda gangguan pembekuan darah.
Hari Hemofilia Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar diagnosis tidak terlambat.
Semakin cepat diketahui, semakin baik penanganannya.
Apakah Bisa Diobati?
Sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan hemofilia, tetapi kondisi ini bisa dikendalikan.
Pengobatan utama biasanya berupa terapi pengganti faktor pembekuan.
Pasien akan diberikan faktor VIII atau IX sesuai jenis hemofilianya.
Dengan pengobatan yang tepat, penderita dapat menjalani hidup yang relatif normal.
Pesan Hari Hemofilia Sedunia
Peringatan hari ini bukan hanya untuk pasien, tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat.
Kesadaran dini dapat membantu banyak anak dan orang dewasa mendapatkan diagnosis lebih cepat.
Karena sering kali, langkah pertama menuju perawatan adalah mengenali gejalanya.
Next News

Kenali Penyebab Stres: Hal-Hal yang Sering Memicu Tekanan Mental dalam Kehidupan Sehari-hari
in 6 hours

Rasa Diterima Ternyata Tidak Datang Begitu Saja, Ini Cara Membangunnya
7 hours ago

Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Manis di Lidah, Risiko bagi Kesehatan
in 5 hours

8 Janji Allah dalam Al-Qur'an yang Menenangkan Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup
in 5 hours

Mengenal Angin Duduk: Kondisi Serius yang Kerap Disalahartikan sebagai Masuk Angin
8 hours ago

Benarkah Otak Lebih Aktif Saat Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 2 hours

Korek Api Ternyata Ditemukan Secara Tak Sengaja, Berawal dari Kesalahan Seorang Apoteker
in 2 hours

Sejarah Tahu di Indonesia, Berawal dari Tiongkok hingga Melahirkan Tahu Sumedang yang Legendaris
in 2 hours

Benarkah Asam Jawa Bisa Mengikat Mikroplastik? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 2 hours

Shanay-Timpishka, Sungai Hampir Mendidih di Hutan Amazon yang Bukan Berasal dari Gunung Berapi
in 2 hours





