Universitas Republik Indonesia Akan Dibangun di Lahan Eks Perkebunan Sawit di Bogor
RAU - Thursday, 23 July 2026 | 02:17 PM


JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) direncanakan memiliki kampus yang dibangun di kawasan Bogor, Jawa Barat. Pembangunan tersebut akan memanfaatkan lahan bekas perkebunan sawit milik PTPN yang disebut sudah tidak lagi produktif.
Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan mengatakan, lokasi yang disiapkan berada di kawasan Cikasungka, Bogor Utara. Lahan tersebut sebelumnya digunakan sebagai area perkebunan sawit.
Menurut Donny, lahan perkebunan yang sudah tidak produktif tersebut nantinya akan dialihfungsikan, salah satunya untuk pembangunan kampus URI.
Sementara pembangunan kampus utama belum selesai, URI akan menggunakan gedung sementara di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Gedung eks Kementerian BUMN tersebut rencananya akan dipinjam untuk digunakan sementara oleh URI dengan memanfaatkan dua lantai bangunan.
Fokus pada Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pembentukan URI disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Donny menjelaskan, lembaga pendidikan tersebut dirancang untuk mendukung penyiapan calon pemimpin Indonesia pada masa mendatang. Pendidikan yang dikembangkan nantinya mencakup berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga perguruan tinggi.
Selain pendidikan formal, lembaga tersebut juga diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai program pendidikan dan pembinaan yang sudah ada.
URI nantinya direncanakan memiliki 10 universitas yang terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Fokus utamanya adalah pendidikan, pembinaan, dan penyiapan sumber daya manusia yang diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Tiga Institusi di Bawah Pengelolaan URI
Dalam struktur pengelolaannya, URI atau yang juga disebut sebagai Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan akan menaungi tiga institusi utama.
Ketiganya terdiri atas Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Melalui struktur tersebut, pembinaan pendidikan diharapkan dapat terhubung dengan kebutuhan pengembangan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN.
Dengan demikian, pendidikan yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan kompetensi sesuai kebutuhan negara.
Program Pemimpin Masa Depan
Salah satu program yang telah berjalan dalam konteks pembinaan sumber daya manusia adalah Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).
Program tersebut disebut telah membina sebanyak 399 pegawai baru dari lingkungan BUMN. Pembinaan diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis sekaligus karakter yang kuat.
Konsep tersebut disebut memiliki kemiripan dengan lembaga pendidikan kepemimpinan yang terdapat di sejumlah negara lain.
Sebagai contoh, Prancis memiliki lembaga pendidikan yang secara historis dikenal sebagai École nationale d'administration (ENA) dan kemudian bertransformasi menjadi Institut national du service public (INSP). Lembaga tersebut dikenal sebagai salah satu institusi yang berperan dalam pendidikan dan pelatihan calon pejabat tinggi negara.
Dengan konsep yang dikembangkan URI, pemerintah berharap dapat membangun sistem pendidikan dan pembinaan yang terintegrasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengisi posisi strategis di pemerintahan maupun BUMN.
Kesimpulan
Universitas Republik Indonesia (URI) direncanakan dibangun di kawasan Cikasungka, Bogor, Jawa Barat, dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan sawit milik PTPN yang sudah tidak produktif.
Sebelum kampus utama selesai dibangun, URI akan menggunakan gedung eks Kementerian BUMN di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sebagai kantor sementara.
URI dirancang sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia dan calon pemimpin masa depan Indonesia. Lembaga ini akan mengintegrasikan sejumlah institusi pendidikan dan pembinaan, termasuk sekolah unggulan, perguruan tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara.
Next News

Dukung Atlet Akuatik, Bupati Deli Serdang Rencanakan Bangun Kolam Renang Berstandar Prestasi 2027
in 4 hours

Menkomdigi sebut 10 juta pengguna telah registrasi kartu SIM biometrik
in 4 hours

HAN 2026 gaungkan gerakan Main Raya Anak Nusantara
in 4 hours

Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton, Bapanas Pastikan RI Siap Hadapi El Nino 2026
an hour ago

Kelurahan Pasar Sibuhuan akan Dimekarkan Menjadi Empat
6 hours ago

Peringatan Dini BMKG 23 Juli 2026, Sumatera Utara dan Bali Berpotensi Hujan Lebat
6 hours ago

Kelurahan Pasar Sibuhuan akan Dimekarkan Menjadi Empat
17 hours ago

Kakek Nenek Keliling Dunia Bertemu Sultan Brunei di Perayaan Hari Keputeraan ke-80 di Tutong
21 hours ago

Pemkab Palas Gelontorkan Anggaran Rp54 M Lebih untuk Tujuh Proyek Strategis
a day ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
a day ago





