Jumat, 11 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara, Warga Diminta Siaga

RAU - Friday, 11 September 2026 | 09:32 AM

Background
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara, Warga Diminta Siaga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 11 September 2026. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Kondisi tersebut berkaitan dengan adanya sirkulasi siklonik serta daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pembentukan awan hujan.

Untuk wilayah barat Indonesia, sejumlah kota diprakirakan mengalami cuaca beragam. Padang berpotensi diguyur hujan disertai petir, sedangkan Medan diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandung, dan Tanjung Selor. Sementara itu, Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal.

Kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Pontianak, dan Samarinda. Sementara Palangkaraya dan Banjarmasin diprakirakan mengalami kondisi asap atau kabut.



Untuk wilayah timur Indonesia, hujan ringan diprakirakan turun di Mamuju, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, serta Merauke diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Palu, Kendari, dan Mataram.

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di kawasan Laut Cina Timur dan Vietnam. Kondisi tersebut turut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah perairan.

Daerah perlambatan angin juga diprakirakan muncul dari perairan barat Sumatera Utara hingga Aceh, Riau bagian utara hingga Selat Malaka, serta wilayah Laut Jawa bagian barat hingga Lampung.

Konvergensi juga diprakirakan terbentuk di beberapa kawasan lain, antara lain Selat Makassar bagian selatan, wilayah Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah bagian utara, Pulau Alor hingga Laut Flores, serta kawasan Sulawesi Utara dan Laut Sulawesi.



Kondisi serupa juga dapat terjadi di sekitar perairan Papua Barat Daya hingga wilayah utara Pulau Biak. Situasi atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di sejumlah daerah.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama warga yang berada di wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Kewaspadaan diperlukan karena hujan dengan intensitas tinggi dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki potensi genangan, banjir, maupun gangguan perjalanan.

Masyarakat disarankan mengikuti informasi dan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.