Minggu, 28 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Tubuh Berkeringat Meski Tak Berolahraga? Kenali Penyebabnya

RAU - Sunday, 28 June 2026 | 06:40 AM

Background
Tubuh Berkeringat Meski Tak Berolahraga? Kenali Penyebabnya

Berkeringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur suhu agar tetap normal. Namun, bagaimana jika tubuh tetap mengeluarkan banyak keringat meski Anda sedang duduk santai atau tidak melakukan aktivitas fisik?

Dalam banyak kasus, kondisi ini tidak berbahaya. Akan tetapi, keringat berlebih tanpa aktivitas berat juga dapat menjadi pertanda adanya kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian.

Mengapa Tubuh Bisa Berkeringat Tanpa Berolahraga?

Kelenjar keringat bekerja ketika tubuh mendeteksi peningkatan suhu atau mendapat rangsangan dari sistem saraf. Tidak hanya olahraga, berbagai faktor lain juga dapat memicu produksi keringat.

1. Suhu Lingkungan yang Panas

Cuaca yang panas dan lembap membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

2. Stres dan Kecemasan

Saat merasa gugup, takut, atau cemas, tubuh melepaskan hormon adrenalin. Hormon ini dapat mengaktifkan kelenjar keringat, terutama di telapak tangan, telapak kaki, wajah, dan ketiak.



3. Konsumsi Makanan dan Minuman Tertentu

Makanan pedas, minuman berkafein, serta minuman beralkohol dapat merangsang tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat.

4. Perubahan Hormon

Perubahan hormon akibat kehamilan, menopause, atau gangguan pada kelenjar tiroid dapat menyebabkan seseorang lebih mudah berkeringat.

5. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah kondisi ketika tubuh menghasilkan keringat secara berlebihan tanpa dipicu suhu panas atau aktivitas fisik. Kondisi ini dapat terjadi pada bagian tubuh tertentu, seperti telapak tangan, telapak kaki, wajah, atau bahkan seluruh tubuh.

6. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat, seperti antidepresan, obat penurun gula darah, atau obat tertentu untuk tekanan darah, dapat meningkatkan produksi keringat sebagai efek samping.

7. Infeksi atau Penyakit Tertentu

Demam akibat infeksi, diabetes, gangguan tiroid, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker dapat menyebabkan tubuh berkeringat lebih banyak, terutama pada malam hari.



Kapan Harus Waspada?

Segera konsultasikan dengan dokter jika keringat berlebih disertai gejala berikut:

  • Muncul secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Terjadi hampir setiap hari.
  • Keringat sangat banyak hingga mengganggu aktivitas.
  • Disertai nyeri dada, sesak napas, atau pusing.
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
  • Sering berkeringat pada malam hari hingga pakaian atau tempat tidur basah.

Cara Mengurangi Keringat Berlebih

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  • Gunakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat.
  • Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.
  • Hindari makanan yang terlalu pedas jika memicu keringat.
  • Kelola stres dengan teknik relaksasi atau olahraga ringan.
  • Gunakan antiperspiran sesuai petunjuk.
  • Konsultasikan ke dokter jika keringat berlebih berlangsung terus-menerus.

Kesimpulan

Tubuh berkeringat meski tidak berolahraga umumnya merupakan respons normal terhadap suhu lingkungan, emosi, atau perubahan hormon. Namun, jika keringat muncul secara berlebihan tanpa sebab yang jelas atau disertai gejala lain, kondisi tersebut bisa menjadi tanda gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Mengenali penyebabnya sejak dini dapat membantu menentukan penanganan yang tepat dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.