Minggu, 28 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Bunglon Berubah Warna? Ketahui Penyebabnya

RAU - Sunday, 28 June 2026 | 07:36 PM

Background
Mengapa Bunglon Berubah Warna? Ketahui Penyebabnya

Bunglon merupakan salah satu reptil paling unik di dunia. Hewan ini dikenal karena kemampuannya mengubah warna kulit dalam waktu singkat. Banyak orang mengira bunglon selalu berubah warna agar menyatu dengan lingkungan, padahal kenyataannya lebih kompleks dari itu.

Perubahan warna pada bunglon dipengaruhi oleh kondisi tubuh, lingkungan, emosi, hingga kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesama bunglon.

Bagaimana Bunglon Mengubah Warna?

Kulit bunglon memiliki lapisan sel khusus yang disebut kromatofor dan iridofor.

  • Kromatofor mengandung pigmen berwarna seperti kuning, merah, dan cokelat.
  • Iridofor mengandung kristal kecil yang dapat memantulkan cahaya.

Saat bunglon menerima rangsangan, seperti perubahan suhu, cahaya, atau kondisi emosional, susunan kristal di dalam sel iridofor berubah. Perubahan ini memengaruhi cara cahaya dipantulkan sehingga warna kulit yang terlihat juga berubah.

Proses tersebut dikendalikan oleh sistem saraf dan hormon, sehingga dapat terjadi dalam hitungan detik hingga beberapa menit.



Apakah Bunglon Berubah Warna untuk Berkamuflase?

Ya, tetapi itu bukan satu-satunya alasan.

Kamuflase memang membantu bunglon menghindari predator atau mendekati mangsa. Namun, penelitian menunjukkan bahwa banyak spesies bunglon lebih sering mengubah warna sebagai bentuk komunikasi.

Fungsi Perubahan Warna pada Bunglon

1. Berkomunikasi

Bunglon menggunakan warna tubuh untuk mengirimkan "pesan" kepada bunglon lain.

Misalnya:

  • Warna cerah dapat menunjukkan bahwa seekor jantan sedang menarik perhatian betina.
  • Warna gelap atau kontras bisa menjadi tanda ancaman terhadap pesaing.

2. Mengatur Suhu Tubuh

Sebagai hewan berdarah dingin, bunglon bergantung pada suhu lingkungan.



  • Warna gelap membantu menyerap lebih banyak panas saat cuaca dingin.
  • Warna lebih terang membantu memantulkan sinar matahari saat cuaca panas.

3. Menunjukkan Kondisi Emosi

Perubahan warna juga dapat terjadi ketika bunglon merasa:

  • Marah
  • Takut
  • Terkejut
  • Stres
  • Siap kawin

4. Membantu Berkamuflase

Dalam kondisi tertentu, perubahan warna membuat bunglon lebih sulit terlihat oleh predator atau mangsanya.

Namun, bunglon tidak dapat meniru semua warna lingkungan secara sempurna seperti yang sering digambarkan dalam film atau kartun.

Apakah Semua Bunglon Bisa Berubah Warna Drastis?

Tidak.

Kemampuan berubah warna berbeda-beda pada setiap spesies.



Ada spesies yang hanya berubah dari hijau menjadi cokelat, sementara spesies lain mampu menampilkan warna biru, kuning, merah, hingga oranye yang sangat mencolok.

Fakta Menarik Tentang Bunglon

  • Mata bunglon dapat bergerak secara independen sehingga mampu melihat ke dua arah sekaligus.
  • Lidahnya dapat meluncur dengan sangat cepat untuk menangkap serangga.
  • Bunglon memiliki kaki yang dirancang khusus untuk mencengkeram ranting.
  • Ekor bunglon dapat melilit cabang pohon sehingga membantu menjaga keseimbangan.
  • Sebagian besar bunglon hidup di pepohonan dan aktif pada siang hari.

Kesimpulan

Kemampuan bunglon mengubah warna merupakan hasil adaptasi yang luar biasa. Perubahan warna tidak hanya berfungsi untuk kamuflase, tetapi juga sebagai alat komunikasi, pengatur suhu tubuh, dan respons terhadap kondisi emosional maupun lingkungan. Keunikan ini menjadikan bunglon sebagai salah satu reptil paling menarik untuk dipelajari dalam dunia biologi.