Rabu, 1 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sering Merasakan Hidung Tersumbat Bergantian? Ini Penjelasannya

RAU - Wednesday, 01 July 2026 | 09:28 AM

Background
Sering Merasakan Hidung Tersumbat Bergantian? Ini Penjelasannya

Coba perhatikan napas Anda sekarang.

Tutup lubang hidung kanan, lalu tarik napas melalui lubang hidung kiri. Setelah itu lakukan sebaliknya.

Kemungkinan besar, Anda akan merasakan salah satu lubang hidung terasa lebih lega dibandingkan yang lain.

Banyak orang mengira hal ini terjadi karena flu, debu, atau alergi.

Padahal, jika Anda sedang sehat, kondisi tersebut bisa jadi merupakan bagian dari nasal cycle, yaitu siklus alami yang dimiliki hampir setiap manusia.



Apa Itu Nasal Cycle?

Nasal cycle adalah mekanisme alami yang membuat kedua lubang hidung bergantian menjadi lebih dominan dalam mengalirkan udara.

Saat satu sisi bekerja lebih aktif, sisi lainnya akan sedikit mengalami pembengkakan pada jaringan di dalam hidung sehingga aliran udaranya terasa lebih sempit.

Beberapa jam kemudian, kondisi ini akan berganti secara otomatis.

Menariknya, sebagian besar orang tidak menyadari bahwa proses ini sedang berlangsung.




Kenapa Tubuh Melakukan Hal Ini?

Di dalam hidung terdapat jaringan yang kaya akan pembuluh darah.

Jaringan ini dapat mengembang dan mengempis secara alami di bawah kendali sistem saraf otonom, yaitu bagian dari sistem saraf yang mengatur berbagai fungsi tubuh tanpa kita sadari, seperti detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan.

Dengan bergantian mengatur aliran udara, tubuh dapat:



menjaga kelembapan saluran hidung;

membantu menyaring debu, bakteri, dan partikel lain dari udara;

menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru;

memberi waktu bagi jaringan di salah satu sisi hidung untuk "beristirahat" sebelum kembali bekerja lebih aktif.




Berapa Lama Siklus Ini Berlangsung?

Pada orang sehat, satu siklus biasanya berlangsung sekitar 2 hingga 6 jam, meski bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung kondisi masing-masing orang.

Karena terjadi secara perlahan, kebanyakan orang tidak menyadarinya hingga salah satu lubang hidung terasa sedikit lebih mampet.


Kenapa Saat Flu Terasa Lebih Parah?



Saat mengalami flu, pilek, atau alergi, jaringan di dalam hidung sudah mengalami peradangan.

Akibatnya, ketika nasal cycle membuat salah satu sisi sedikit membengkak, penyumbatan terasa jauh lebih jelas dibandingkan saat kondisi tubuh sehat.

Inilah sebabnya mengapa banyak orang merasa hidung tersumbat bergantian saat sedang pilek.


Apakah Posisi Tidur Berpengaruh?



Ya.

Saat Anda tidur menyamping, gaya gravitasi dapat menyebabkan pembuluh darah di sisi bawah tubuh lebih mudah terisi darah.

Akibatnya, lubang hidung yang berada di sisi bawah sering kali terasa lebih tersumbat dibandingkan sisi atas.

Kondisi ini bersifat sementara dan biasanya akan berubah ketika posisi tubuh berubah.




Kapan Hidung Tersumbat Perlu Diwaspadai?

Nasal cycle merupakan kondisi normal.

Namun, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter jika:

hidung hanya tersumbat pada satu sisi selama berminggu-minggu tanpa membaik;

disertai mimisan yang sering berulang;



muncul nyeri hebat pada wajah;

terdapat benjolan di dalam hidung;

kemampuan mencium bau menurun drastis;

hidung tersumbat mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.

Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan kondisi lain, seperti polip hidung, deviasi septum, infeksi, atau penyakit tertentu yang memerlukan penanganan medis.




Bisakah Siklus Ini Dihentikan?

Tidak perlu.

Nasal cycle merupakan bagian dari cara tubuh menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Selama tidak disertai keluhan lain, kondisi ini tidak memerlukan pengobatan.



Yang terpenting adalah menjaga kelembapan hidung, cukup minum, menghindari asap rokok, dan mengendalikan alergi bila ada.