Sering Menahan Bersin, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
icaa - Sunday, 18 October 2026 | 09:33 AM


Bersin merupakan reaksi alami tubuh ketika hidung mengalami iritasi akibat debu, serbuk sari, asap, atau partikel asing lainnya. Melalui refleks ini, tubuh berusaha mengeluarkan zat yang mengganggu saluran hidung. Meski sering terjadi secara spontan, sebagian orang memilih menahan bersin, terutama ketika berada di tempat umum, sedang rapat, atau berbicara dengan orang lain.
Kebiasaan tersebut mungkin dianggap sebagai cara sederhana untuk menjaga kesopanan. Namun, menahan bersin dengan mencubit hidung sekaligus menutup mulut rapat-rapat bukanlah tindakan yang dianjurkan karena dapat meningkatkan tekanan di dalam saluran pernapasan.
Mengapa Tubuh Perlu Bersin?
Bersin terjadi ketika ujung saraf di dalam hidung mendeteksi rangsangan yang mengganggu. Rangsangan tersebut kemudian memicu refleks yang melibatkan otot pernapasan, sehingga udara terdorong keluar melalui hidung dan mulut.
Proses ini membantu membersihkan saluran hidung dari partikel yang mengganggu. Bersin juga dapat muncul akibat alergi, infeksi saluran pernapasan, perubahan suhu, atau paparan aroma tertentu.
Karena merupakan refleks alami, bersin tidak perlu selalu ditekan. Sebaliknya, tubuh perlu diberi kesempatan untuk menjalankan mekanisme tersebut secara wajar.
Apa Risiko Menahan Bersin?
Menahan bersin dengan menutup hidung dan mulut secara bersamaan dapat membuat tekanan udara yang seharusnya keluar menjadi tertahan di dalam saluran pernapasan. Dalam kondisi tertentu, tekanan ini berpotensi menyebabkan cedera.
Salah satu risiko yang pernah dilaporkan dalam kasus medis adalah kerusakan pada bagian tenggorokan akibat tekanan yang tinggi. Meski jarang terjadi, cedera tersebut dapat menimbulkan nyeri, pembengkakan, kesulitan menelan, hingga perubahan suara.
Tekanan saat menahan bersin juga berpotensi memengaruhi telinga tengah dan pembuluh darah kecil. Namun, komplikasi serius seperti ini tergolong jarang dan tidak berarti setiap orang yang pernah menahan bersin akan mengalaminya.
Risiko lebih perlu diperhatikan jika seseorang menahan bersin dengan sangat kuat, terutama dengan cara menjepit hidung dan menutup mulut rapat-rapat.
Apakah Menahan Bersin Bisa Merusak Telinga?
Telinga tengah terhubung dengan bagian belakang hidung melalui saluran yang disebut tuba Eustachius. Saluran ini berfungsi membantu menyeimbangkan tekanan udara di telinga.
Ketika bersin ditahan, tekanan di dalam saluran pernapasan dapat meningkat dan berpotensi memengaruhi struktur tersebut. Dalam kasus tertentu, perubahan tekanan yang kuat dapat menyebabkan nyeri telinga atau gangguan pada telinga tengah.
Meski demikian, tidak semua orang yang menahan bersin akan mengalami gangguan telinga. Cara paling aman adalah tidak menghalangi keluarnya bersin dengan menutup hidung dan mulut secara bersamaan.
Cara Bersin yang Aman dan Tetap Sopan
Bersin di tempat umum tetap perlu memperhatikan kebersihan agar percikan cairan tidak menyebarkan kuman kepada orang lain. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.
Pertama, tutup hidung dan mulut menggunakan tisu saat bersin. Setelah digunakan, buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan.
Kedua, jika tidak tersedia tisu, arahkan bersin ke lipatan siku, bukan ke telapak tangan. Cara ini membantu mengurangi penyebaran percikan ke benda yang sering disentuh.
Ketiga, jangan mencubit hidung sambil menutup mulut rapat-rapat untuk menghentikan bersin. Biarkan udara keluar secara alami dengan tetap menjaga kebersihan.
Keempat, apabila bersin sering terjadi akibat debu atau alergi, usahakan menghindari pemicunya dan menjaga kebersihan lingkungan. Jika keluhan berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Jika setelah menahan bersin muncul nyeri hebat pada tenggorokan atau telinga, pembengkakan pada leher, kesulitan menelan, perubahan suara, atau gangguan pendengaran, segera cari pertolongan medis. Kesulitan bernapas atau nyeri dada yang berat memerlukan penanganan darurat.
Pada dasarnya, bersin merupakan mekanisme perlindungan alami tubuh. Menahannya sesekali tidak selalu menimbulkan masalah, tetapi sengaja menghambat bersin dengan menutup hidung dan mulut rapat-rapat sebaiknya dihindari. Membiarkan bersin keluar secara alami dengan cara yang higienis merupakan pilihan yang lebih aman bagi kesehatan.
Next News

Telapak Tangan Berkeringat saat Gugup, Begini Respons Tubuh terhadap Stres
3 hours ago

Menjelang Haid Sering Bad Mood? Perubahan Hormon Bisa Berperan
3 hours ago

Anti-Hancur, Ini Tips Membuat Nugget Rumahan dengan Tekstur Padat
3 hours ago

Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Rahasia Tekstur Nugget Favorit Banyak Orang
3 hours ago

Sosis Bakar Lebih Harum daripada Sosis Rebus, Ini Alasannya
3 hours ago

Daun Kelor Kerap Disebut Superfood, Ini Kandungan Gizinya
4 hours ago

Serai Bukan Hanya Bumbu Dapur, Rempah Ini Juga Sering Dijadikan Minuman
4 hours ago

Daun Sirih Punya Aroma Khas, Ini Senyawa yang Berperan di Dalamnya
4 hours ago

Beras Kencur Punya Rasa Khas, Ini yang Membuatnya Berbeda dari Jamu Lain
4 hours ago

Wedang Jahe Jadi Favorit saat Hujan, Ini Alasan di Baliknya
4 hours ago





