Sering Lupa? 7 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Diam-diam Mengganggu Daya Ingat
RAU - Saturday, 12 September 2026 | 01:36 PM


Lupa sesekali merupakan hal yang wajar. Namun, jika sering terjadi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, ada baiknya mengevaluasi kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Beberapa rutinitas ternyata dapat memengaruhi konsentrasi dan kemampuan otak dalam menyimpan informasi.
Berikut sejumlah kebiasaan yang perlu diperhatikan agar fungsi daya ingat tetap terjaga.
1. Sering tidur terlalu larut
Tidur memiliki peran penting dalam membantu otak memproses dan menyimpan informasi. Kurang tidur dapat membuat tubuh lelah, konsentrasi menurun, dan kemampuan mengingat menjadi kurang optimal. Karena itu, kebiasaan begadang, termasuk akibat terlalu lama menggunakan gawai, sebaiknya dikurangi.
2. Terlalu sering melakukan multitasking
Mengerjakan banyak hal sekaligus belum tentu membuat pekerjaan lebih efektif. Ketika perhatian terus berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya, otak dapat kesulitan memproses informasi secara mendalam. Kondisi tersebut akhirnya bisa membuat seseorang lebih mudah kehilangan detail atau melupakan sesuatu.
3. Jarang melakukan aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan otak. Berolahraga secara rutin membantu menjaga sirkulasi darah dan mendukung fungsi otak. Sebaliknya, terlalu banyak duduk dan minim bergerak dapat menjadi kebiasaan yang kurang baik bagi kesehatan secara keseluruhan.
4. Tidak memenuhi kebutuhan vitamin B1 dan B12
Asupan nutrisi turut berperan dalam menjaga fungsi sistem saraf. Vitamin B1 atau tiamin dibutuhkan tubuh untuk berbagai proses penting, sementara vitamin B12 berperan dalam menjaga kesehatan saraf dan pembentukan sel darah merah. Kekurangan nutrisi tertentu dapat dikaitkan dengan gangguan fungsi kognitif.
5. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dan dalam jangka panjang dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan otak. Salah satu fungsi yang dapat terdampak adalah kemampuan mengingat. Karena itu, membatasi konsumsi alkohol merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan otak.
6. Kebiasaan merokok
Merokok memiliki dampak luas terhadap kesehatan, termasuk sistem kardiovaskular dan otak. Paparan berbagai zat dalam rokok dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah serta berpotensi memengaruhi fungsi kognitif. Mengurangi atau berhenti merokok dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
7. Membiarkan lingkungan terlalu berantakan
Ruangan yang penuh barang dan tidak tertata dapat menjadi sumber distraksi. Kondisi tersebut bisa membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi, terutama ketika harus mencari barang tertentu. Membiasakan diri menempatkan barang di lokasi yang sama, membuat daftar tugas, dan menjaga ruang tetap tertata dapat membantu mengurangi gangguan sehari-hari.
Pada dasarnya, menjaga daya ingat tidak hanya berkaitan dengan usia. Pola tidur yang cukup, aktivitas fisik, pola makan seimbang, kemampuan berkonsentrasi, serta kebiasaan hidup sehat turut berperan dalam menjaga fungsi otak.
Jika keluhan mudah lupa terjadi terus-menerus atau mulai mengganggu pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, jangan langsung menganggapnya sebagai hal biasa. Evaluasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui penyebabnya.
Next News

Dari Sawi Segar Menjadi Kimchi, Mengenal Proses Fermentasi Sayuran Korea
5 hours ago

Mengapa Susu Oat dan Susu Kedelai Sering Digunakan sebagai Alternatif Latte?
5 hours ago

Mengapa Cabai Kecil Terkadang Lebih Pedas daripada Cabai Besar?
6 hours ago

Mengapa Bawang Bombay Mentah Terasa Lebih Tajam daripada yang Sudah Dimasak?
7 hours ago

Bawang Bombay Putih, Kuning, dan Merah, Apa Perbedaan Rasa dan Penggunaannya?
7 hours ago

Apakah Puding Agar-Agar Mengandung Serat? Ini Manfaatnya bagi Pencernaan
in 5 hours

Apakah Makan Cabai Setiap Hari Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya
in 5 hours

Apa Perbedaan Ubi Jalar dan Singkong dari Segi Kandungan Gizi? Ini Faktanya
in 5 hours

Capsaicin dalam Cabai, Senyawa yang Membuat Lidah Terasa Terbakar
7 hours ago

Mengapa Rasa Air Jeruk Bisa Berubah Setelah Dipanaskan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours





